Sisi Gelap Ku

Sisi Gelap Ku
episode 14


__ADS_3

Aku masih duduk termenung di ruang tengah bersama dengan vivi yang asyik dengan handphone nya. Dia sesekali tersenyum dan tertawa dengan teman chatnya.


"Vi... seru amat sih". ucap ku yang penasaran dengan tingkahnya itu.


" iya nih, Li... ". jawab vivi sambil tersenyum memandangi handphonenya.


" Chat dengan siapa sih? aku jadi kepo". Tanya ku yang mulai menjatuhkan diri di pangkuan vivi.


"Teman Li... ". jawabnya singkat dan pandangannya masih terfokus dengan handphonenya.


" Hmm... ya sudah. Aku mau tidur ya capek banget aku". aku mulai bangun dari pangkuan vivi dan duduk memandangi vivi.


"iya, sana...". jawabnya lagi singkat.


Aku pun mulai pergi menuju kamar, Dan meninggalkan vivi yang tengah asyik dengan handphonenya. di kamar aku mulai merebahkan tubuhku dan membuatnya rilex. perlahan ku pejamkan mata ku hingga tertidur lelap.


Tiba - tiba aku membuka mata ku secara perlahan, suasana di kamar tampak berbeda. apakah aku bermimpi tapi ini terasa nyata sekali. kenapa dengan tubuhku, aku tidak bisa menggerakan tubuhku rasanya berat sekali. aku hanya bisa melihat sekeliling ku tapi tak mampu untuk bangun dari posisi tidurku, angin ini... suasana ini. Tubuh ku merinding merasakan hembusan nya. angin itu mulai berhembus dari ujung kaki ku dan merambat ke seluruh tubuhku. Dingin... panas... rasa di dalam hati mulai gelisah, Aku mulai melempar pandanganku ke seluruh ruangan, hingga terfokus dalam satu sudut. Siapa dia, aku seperti melihat seseorang di sana. Aku tengok lebih jelas lagi dan dia semakin nyata, Dia duduk diam disana tanpa memperlihatkan wajahnya. hanya diam membisu. Rasanya aku ingin bangkit dan pergi dari sini. Tapi tidak bisa, tubuhku rasanya berat sekali dan tak mampu bergerak sama sekali. Aku mulai panik, dan mencoba berteriak tapi tetap sama saja tidak bisa. Aku mulai bingung hingga jiwa ku meronta ronta untuk mencoba bangkit. aku berusaha susah payah agar bisa bangkit dari sana. Setelah beberapa saat aku mampu menggerakan tubuhku. Dan mata ku terbuka lebar...


ini... ini hanya mimpi... tapi kenapa rasanya nyata sekali. Aku sampai tidak bisa membedakan suasa asli dan dalam mimpi. nafasku begitu tidak beraturan aku yang terengah - engah mulai mengatur nafas dengan sebaik - baiknya. ku usap kringat dingin yang keluar dari kening dan tubuhku. Aku mulai duduk dan merilexan diri. Terlihat vivi mulai memasuki kamar ku dan menutup pintunya lagi, dia mulai mendekat ke arah ku dan duduk di sampingku.


"Li.... ".


" ya vi... ".

__ADS_1


" Kamu pernah merasakan jatuh cinta tidak?".


"maksut mu? apa kamu sedang....".


Vivi tersenyum malu, dan mulai mengambil bantal dan memeluknya. Dia mulai menganggukan kepalanya beberapa kali.


" What... dengan siapa? coba cerita... ". Aku yang penasaran dengan cerita vivi mulai melupakan kejadian yang aku alami tadi dan terfokus dengan cerita sahabatku.


" emmm... Dia alumni Sekolah kita, lulusan 3 tahun yang lalu".


"Siapa nama nya? ".


" Roy Wijaya".


"Roy Wijaya? aku belum pernah mendengar nama dia".


"kamu, sudah pernah bertemu dengannya?".


" Belum sih, katanya besok dia mau jemput aku di sekolah".


"Terus kamu mau? ".


" iya, kan ini kesempatan buat ketemu dia".

__ADS_1


"oh, ya bener juga".


tok... tok... tok.....


suara pintu menghentikan berbincanganku dengan vivi dan aku mulai pergi membukakan pintu,


" Budhe... ".


" Li... kamu sudah makan? ". ucap budhe yang memasuki rumah dan meletakan tas belanjaannya di atas meja.


" Belum... ". jawab ku menggelengkan kepala.


" makan dulu kalau begitu, Budhe beli makanan tadi sebelum pulang belanja". ucap budhe sambil mengeluarkan barang belanjaannya.


"Hai budhe.... ". ucap Vivi yang keluar dari kamar ku.


" eh ada Vivi juga, sini mau makan bareng juga? ".


" enggak deh, vivi kenyang.. Vivi mau pamit pulang dulu".


"kenapa buru - buru?".


" iya, barusan di telfon mama di suruh segera pulang".

__ADS_1


"ya sudah kalau begitu, hati - hati di jalan ya".


" ya budhe... Li... pamit dulu ya". ucap vivi melambaikan tangannya dan keluar dari rumah.


__ADS_2