Sisi Gelap Ku

Sisi Gelap Ku
episode 40


__ADS_3

Tik... tik... tik.... Suara detikan jam berdetik perlahan merasuki indra pendengaran ku, seakan menghipnotis ku untuk bangun dari tidurku. Tubuh ku pun reflek terbangun dan kaki ku mulai melangkah perlahan keluar dari ruangan ku. Perlahan kaki ku seakan menuntun ke atas gedung. Sampainya disana aku berhenti dan tersadar. Mata ku terbelalak saat mengetahui diriku sudah berada di atas atap rumah sakit.


"Kenapa aku bisa ada disini... ". Gumam ku yang bingung.


Seketika Suasana di atas atap tampak berubah, berhembus angin perlahan menerpa pori - pori kulit ku. Membuat bulu kuduk ku berdiri. Rasa angin ini sama seperti biasanya sebelum kedatangannya, dia selalu memberikan hawa ini. Aku mulai menebak dalam hati ku, apakah mungkin itu dia lagi? . Apakah dia ingin bertemu lagi dengan ku disini?. Apa dia akan membunuhku... Seluruh otak ku penuh dengan pertanyaan. Dan saat aku sedang menebak - nebaknya. Sosok itu benar muncul, Bayangan hitam itu mulai tampak merambat dari bawah tembok dan timbul kepermukaan, Bayangan itu langsung berubah wujud menjadi wanita berbaju putih dengan wajah pucatnya yang khas.


"Suju.... ".Ucap ku lirih


Aku langsung menjatuhkan diriku ke lantai dengan kedua kaki ku tertekuk seakan berlutut. Aku hanya bisa diam memandanginya, tak mampu mulut ku berkata satu patah kata pun. Aura yang dia berikan ini terasa menyerap seluruh energi yang ku miliki sehingga tubuh ku terasa lemas tak berdaya.


Mata ku berkaca - kaca. rasa takut, rasa marah, rasa khawatir menjadi satu. Ada 1000 bertanyaan di otak ku yang ingin ku lontarkan untuknya, tapi... aku benar - benar di posisi yang tidak berdaya. Aku lemas, aku tertunduk disana tidak mampu melakukan apa pun.

__ADS_1


Tiba-tiba saja tangan kanan ku terangkat, padahal aku tidak menggerakan tangan ku.


"Kenapa ini... kenapa tanganku terasa tak terkendalikan".Gumam ku dalam hati.


Suju tampak pelan mendekat ke arah ku, dekat... dekat... dia semakin mendekati ku. Sampai dia berdiri di depan mata ku dan dia mulai duduk menghadap ke arah ku.


Jantung ku rasanya ingin berhenti, aku benar - benar ketakutan. Aku mencoba untuk tidak melihatnya tapi, wajah ku terasa terangkat dan menghadap dia begitu saja.


"Apa yang ingin dia lakukan". Batin ku lagi


Suju menyentuh tangan ku dan mulai menggenggamnya dengan begitu erat.

__ADS_1


Aku langsung tampak melihat sesuatu, iya...


aku melihat seluruh alam disini. semua aktifitas di luar sana tampak terlihat jelas di mata ku meski terhadang tembok sekali pun. Kenapa aku bisa melihat itu semua, telinga ku pun rasanya sangat peka, Aku mendengar langkah kaki yang naik ke atas atap ini dengan sangat terburu - buru.


Aku mulai berani melempar tatapan mata ku ke arah Suju. Dan suju mulai menyeringai dingin kepada ku dan menghilang begitu saja seperi asap.


Saat Suju menghilang, tiba - tiba badan ku menjadi normal kembali, aku bisa mengendalika tubuhku sesuai keinginan ku lagi. Aku terdiam dan terheran disana membuat diriku melamun sejenak, kenapa dia langsung pergi begitu saja setelah menyentuhku.


"Lily... ". Panggil Budhe Ana dari pintu atap. menghentikan lamunanku.


" Budhe... ". ucap ku yang mulai menengok ke arahnya.

__ADS_1


Ternyata tadi itu Suara langkah kaki Budhe, jadi itu alasannya kenapa Suju pergi begitu saja. Dia menghindari orang lain untuk bertemu denganku.


__ADS_2