Sisi Gelap Ku

Sisi Gelap Ku
episode 18


__ADS_3

Sampai di depan rumah aku masih berdiri lesu, mengingat asal kejadian kecelakaan itu. Aku berhenti berjalan dan tetap berada di luar rumah. Vivi yang masih menemani ku mencoba menenangkan hati ku kembali, dia merangkulku dan mengajak ku untuk masuk kedalam rumah, Langkah kaki ku pun mulai bergerak mengikutinya hingga sampai ke dalam rumah, Disana tampak Budhe sedang duduk membaca majalah. Budhe yang melihat ku langsung meletakan majalah yang dia baca dan mulai menghampiri ku, dia pun sama mulai menenangkan hati ku yang kalut mencoba meredam emosi yang terlintas dalam fikiran ku dia merangkulku dengan hangat dalam dekapannya, mereka berdua mulai mengarahkan ku ke sofa dan mendudukan ku disana.


"Sudah, tenangkan dirimu". ucap Budhe yang masih mendekapku dan menaruh kepala ku di pundaknya. sesekali dia mengelus rambut dan lenganku. Aku masih terdiam dan air mata mengalir di sudut mata ku tanpa sengaja.


" Li... Kamu harus kuat". ucap sahabatku vivi yang memberi motifasi dengan senyuman hangatnya.


Aku tidak tahu harus bagaimana. Hati ku tetap saja pilu dan resah. Rasa bersalah, gejolak hati yang ingin memaki diriku sendiri itu pun muncul dan tak mudah menghilang begitu saja, aku tidak bisa biasa - biasa saja setelah aku melihat dengan mata kepala ku sendiri bahwa aku Adalah PENYEBABNYA. Aku adalah Sumber dari kecelakaan maut itu, tidak hanya orang lain. Tapi, kedua orang tua ku pun ikut terseret dalam tragedi itu.

__ADS_1


Hati ku hancur, Aku merasa tidak pantas hidup setelah itu, mengapa aku bisa selamat sedangkan puluhan nyawa melayang begitu saja. Aku mulai menangis dengan keras rasa nya sakit, mungkin sakit ini tidak seberapa dengan mereka yang mengalami tragedi itu. tapi sungguh... ini benar - benar menyakitkan hati ku, aku merasa kacau aku resah aku pilu. Hati ku bergejolak penuh rasa bersalah.


"Li... Lihat Budhe... ". ucap Budhe yang mulai memegang kedua pipi ku dan memberikan pandangannya pada ku. Aku pun membalas tatapannya itu dengan mata yang penuh dengan aura putus asa.


Rasanya air mataku tak bisa berhenti dan mengalir begitu saja tanpa bisa ku kendalikan lagi.


Budhe langsung memeluku dan mengelus kepala ku. Dia mungkin sudah tidak mampu berkata lagi, ingin menenangkan diriku seperti apa pun, dia sudah tak mampu. karena dia tahu, Aku akan seperti ini sampai batasan ku tiba.

__ADS_1


Aku yang mulai merasa lelah, Ku taruh kepala ku dalam pangkuan Budhe Ana dan mulai memejamkan mataku, Aku tertidur... ya aku tertidur karena merasa sangat lelah hati dan fikiran. Aku hanya ingin seperti ini saja untuk saat ini, tidak ingin itu dan yang lain. Aku hanya ingin tidur di pangkuan Budhe Ana.


Mata ku terpejam dan aku mulai tertidur lelap. sampai aku memasuki mimpi ku, dimana aku bermimpi tentang sebelum kejadian tragedi itu. Mimpi itu terasa nyata.


Aku melihat mama ku yang sedang gelisah kesana kemari menunggu ke datangan papa, hingga pada waktunya dia menelfon papa. Ekspresi wajahnya yang langsung berubah mendung dan kaget, dia mulai menjatuhkan handphonenya begitu saja, dan mulai berlari ke arah garasi mobil, aku yang bingung mulai berlari menghampirinya dan ingin ikut dengannya, tapi... mungkin karena dia terlalu panik, dia mendorong ku dan membentak ku begitu saja. aku menangis disana aku memanggil mama ku berkali - kali tapi dia tidak kunjung kembali, malah semakin hilang dan menghilang dari pandanganku. Aku yang menangis tersedu - sedu keluar dan berjalan mencoba mengikutinya, tapi sayang sekali. Aku tidak bisa menemukannya, Terlihat wanita berbaju putih menghampiri, ku kira dia mama ku. dia begitu baik pada ku dan menggandeng ku pergi.


Aku tersadar, sudah berada di tengah jalan kejadian kecelakaan itu, dan benar... beberapa detik kemudian bus datang dan tidak bisa menghindari ku, tunggu bukan aku, bukan aku yang di tabrak bus itu, tapi wanita berbaju putih yang menggandeng ku yang tertabrak bus itu, tapi... kenapa. Kenapa bisa terjadi? wanita itu menghalangi ku dari hantaman bus itu. setelah kejadian itu wanita itu mengantarkan diriku di tepi jalan dan meninggalkan ku pergi begitu saja.

__ADS_1


__ADS_2