Sisi Gelap Ku

Sisi Gelap Ku
episode 3


__ADS_3

Aku yang kalut dalam ingatan masa lalu ku mulai sadar. Dan langsung berlari ke dalam kelas.


"Lily... dari mana saja kamu? ". Tanya Bu Mina kepada ku dengan tatapannya yang khas.


" Lily, da... dari kamar mandi Bu". Jawab ku terbata karena terlalu merinding melihat tatapannya.


"Ya sudah. cepat duduk dan kerjakan lembar soalmu". perintah Bu Mina yang mulai mengelilingi dan memantau para muridnya".


" baik, terimakasih Bu". ucapku yang langsung duduk di bangku ku.


"ssssttt..... ssttt, lily.... lily... ". bisik Vivi kepada ku


" ya... ". jawab ku tanpa suara


" jangan lupa ya tadi... ". ucap sahabat Karib ku sambil menunjuk kertas yang dia beri.


aku hanya memberi kan isyarat jari melingkar yang menandakan " OK".


Dia mulai tersenyum dan mengerjakan Tugasnya.


Beberapa waktu telah berlalu. Suara Bell berbunyi pertanda kegiatan belajar mengajar sudah selesai. Segera ku kemasi alat tulis dan buku peralatan sekolahku. Saat hendak memasukan semua buku buku itu, terlihat barang aneh dalam tas ku. saat ku ambil ternyata itu bunga cempaka. Aku mulai merinding dan teringat kejadian tadi di toilet. Aku hanya bisa merasa heran dan bingung. Dari mana asal bunga ini. Lalu ku buang saja bunga itu di samping bangku ku. dan ku mulai beranjak pergi keluar kelas.


"woy, li.... ". Ucap vivi menepuk pundakku dan mulai berjalan berdampingan denganku.


" ngagetin aja sih, kamu". ucap ku sambil terus berjalan.


"sory, lily... ku lihat dari tadi pagi, kamu banyak melamunkan diri ya? ".


" masak sih? ".

__ADS_1


" iyap, betul".


"punya masalahkah dirimu? cerita dong.... ".


" nggak... nggak ada kok". jawab ku singkat


"beneran nih... ayo dong cerita... ". ucap vivi begitu manja. yah...seperti biasa dia sering menggunakan jurus andalannya untuk mengorek informasi dari masalah pribadi ku.


" Baik, ku ceritakan nanti saat kita bertemu di rumahku". jawab ku yang mencoba menghentikan rengekan manjanya.


"ok, tentu. setelah selesai berganti baju dan makan, aku akan langsung ke rumahmu". Ucap vivi tersenyum senang.


 


\# \# \#


 


" Ayo, makan yang banyak". ucap Budhe Ana yang memberi piring ku beberapa centong nasi.


"sudah budhe, jangan banyak banyak". ucap ku menghentikannya.


" Lihat dirimu ini, tadi pagi tidak makan dengan baik. sekarang pun mau makan sedikit". Omel budhe Ana kepada ku


" iya iya, Lily makan dengan baik kok. nih... Lily habiskan nasinya". ucapku menenangkan hati budhe.


"nah, gitu dong... ".jawab Budhe tersenyum manis.


tokkk... tokkkk.... tokkk

__ADS_1


" siapa itu ya? ". tanya budhe


" Coba Lily lihat dulu... ". ucap ku yang mulai berdiri dan beranjak menuju pintu.


ceklekkk......


Sunyi.... Tiada orang satu pun terlihat di luar pintu.


" siapa sayang...? ". tanya budhe dari meja makan.


" Bukan siapa siapa kok Budhe". jawab ku yang lalu menutup pintu dan melangkah kan kaki perlahan.


Aku heran, perasaan tadi ada yang mengetuk pintu. Bahkan Budhe saja mendengarnya, tapi kenapa tidak ada orang satu pun di luar sana. Aneh, aneh sekali. sekejab lamunan ku buyar dengan ketukan pintu kedua kalinya.


tokkkk... tokkkk.... tokkk...


"Permisi... ". suara perempuan dari balik pintu.


aku mulai berjalan mendekat dan membuka pintu lagi. Ternyata di luar adalah Sahabat karib ku Vivi.


" masuk... ". ucapku singkat


" eh, kamu kok kesal kenapa? ".


" bukan kah, tadi sudah ku bukakan pintunya kenapa malah bersembunyi?". jawab ku kesal


"lho... kamu ngaco ya? aku baru sampai, dan tadi baru ketuk pintu kamu langsung buka". bantah vivi membenarkan posisinya.


" lalu... tadi... ah sudah lah, ayo duduk". ucap ku mengakhiri percakapan itu.

__ADS_1


__ADS_2