Sisi Gelap Ku

Sisi Gelap Ku
episode 1


__ADS_3

Di depan gerbang sekolah, seorang gadis berambut ikal dan memakai kacamata melambaikan tangannya kepada ku, aku yang melihatnya langsung menghampiri dirinya.


"Tumben, gak telat. " kata gadis kacamata.


"heh, ini sudah ku usahakan untuk secepat mungkin". bantahku


" oh, ayo masuk kelas". ajak gadis itu sambil menggandeng lengan kanan ku.


Dia merupakan teman, sekaligus sahabat dekat ku. Karena sejak kejadian meninggalnya kedua orang tua ku. aku putuskan untuk menyendiri dan menghabiskan waktu bermain di taman belakang rumah Budhe sendirian, Dan awal kami berteman yaitu pada saat dia melihatku memindahkan beberapa Bunga ke dalam pot pot kecil yang indah. Dia mulai menghampiri ku dan menyodorkan tangan mungilnya untuk berjabat tangan dan berkenalan denganku.


"Hai, aku Vivi... ", ucap dia tersenyum ramah pada ku.


" Hai,, ". ucapku mengusap tangan kotor ku dan mulai menjabat tangan mungilnya.


" aku Lily... ". lanjut ku memperkenalkan diri.

__ADS_1


" kita mulai berteman ya,,? ". ucap Vivi yang tersenyum lagi pada ku, dan mulai duduk bersama merapikan pot pot bunga.


Sejak saat itu dan sampai saat ini di mana kita sudah menduduki Bangku SMA kelas 2. Kita selalu bersama dan selalu berbagi.


suka dan duka kita lewati dengan penuh canda dan tawa. sampai pada Hari ini kita akan memasuki tes mesester ke-2.


"baik, Anak-anak mulai lah duduk dengan rapi, ibu akan membagikan soal tes pada kalian". Ucap Guru pengawas yang memiliki wajah dingin dan sadis, Bak polisi pengintrogasi.


" baik, Bu... ". ucap serentak satu kelas.


Ibu pengawas itu namanya Bu mina, ya... dia memiliki wajah yang sadis dan dingin. aku pun langsung merinding jika di tatap oleh kedua matanya itu... Brrrrr bulu kuduk ku langsung berdiri dan menari nari.


" ya... ". jawab ku pelan tanpa suara.


" toilet... ". ucap Vivi yang menutup sebagian mulutnya dan menunjuk arah keluar.

__ADS_1


" ok". jawab ku singkat dengan anggukan kepala.


Aku langsung berdiri dan meminta izin untuk ke toilet, dan beberapa saat kemudian Vivi pun membuntutiku.


Di Kamar mandi wanita.


"heh, Vi... kenapa nyuruh ke sini sih? ". tanya ku padanya.


" aku tahu, kamu tidak belajar semalam. ini bawa". ucap dia sembari menempelkan kertas di tanganku.


"whatt?. apa ini?", tanya ku lagi


" haizttt, itu contekan lah... apa lagi...?", ucap Vivi memutarkan kedua bola matanya dan menepuk keningnya.


"ha.. haa.. haa....", aku tertawa terbahak bahak.

__ADS_1


" hei, kamu kok malah tertawa, sudah bawa ini. aku mau balik ke kelas dulu, nanti ada yang curiga lagi kita berdua di kamar mandi". ucap Vivi yang lalu memutar badan dan pergi meninggalkanku.


"hahaha... Vivi.. Vivi..., kamu sungguh teman yang pengertian". ucap ku yang masih berdiri di kamar mandi dan tertawa kecil mengingat tingkah laku sahabatku itu.


__ADS_2