Suami Muda

Suami Muda
Part 12


__ADS_3

Nyampe ke ruangan inap mama seli kembali


Dika memberi salam dan membuka pintu.


"Assalamu'alaikum" dika mengucap salam


"Wa'alaikumussalam" jawab diana dan mama seli.


"Dika kok kamu lama banget sih belinya" tanya mama seli


"Iya ma maaf, tadi nyari-nyarinya bingung" jawab dika


"Ya Allah dika kamu banyak banget beli pembalutnya, kamu mau jualan pembalut" tanya mama seli, tertawa diana juga ikut tertawa


"Mama kok malah ketawa sih, saya beli ini tu menahan malu banget, terus saya ngga tau merek apa yang di pake diana, jadi semua merek tak beli"jawab dika, kesal


"Ada-ada aja kamu" sahut diana


"Dika mama lupa tadi bilang ke kamu, beli salep buat luka kamu, maaf ya" ucap mama


"Ini luka dikit doang mah, ngga usah di obatin juga in syaa Allah sembuh" jawab dika


"Ya sudah kalo gitu semoga cepet sembuh, sebelum kamu masuk sekolah" ucap mama seli


"mah saya mau ke kamar mandi dulu ya, dika terima kasih banyak" ucap diana yang membawa pembalut dan baju barunya menuju kamar mandi.


"Iya nak, semoga bajunya pas ya" ucap mama seli.


Diana pun keluar kamar mandi


"Bajunya bagus, terus pas banget, terima kasih dika" ucap diana seneng


"Iya" jawab dika singkat


Malam pun tiba, dika dan diana manginap di rumah sakit, karna papa surya masih meeting.


"Hoamm ngantuk banget" dika menguap


"Kamu tidur aja, mama juga sudah ngantuk" ucap mama seli melihat dika yang menguap


"Iya mah" jawab dika lalu berbaring di sofa


"Dika kamu tidurnya jangan begitu, diana tidurnya dimana" tanya mama


"Ya di kursi itu mah yang sebelah mama itu" jawab dika


"Kamu tidurnya saling bersandar aja"ucap mama seli


udah diana kamu, duduk gih di sebelah dika" mama seli melanjutkan bicaranya, dan sengaja agar mereka tambah deket, soalnya menurut mama seli, mereka itu kaku banget,


dianapun menuruti perkataan mama seli, duduk di sebelah dika.


"Ah mama ada-ada aja tidur aja di atur" gumam dika yang membetulkan posisi duduknya agar deket diana,seperti mama seli katakan.


Mereka saling bersandar, dan mereka pun tertidur


Singkat cerita


malam senin, dika yang besok mau sekolah dan diana jadwal kuliah nya hari rabu, papa surya yang akan menjaga mama seli karna mama seli masih kelihatan lemah jadi pulang nya hari selasa.


Papa surya sebelum ke rumah sakit, pulang ke rumah dulu, membawa kan keperluan mama seli


Malam senin papa surya sampai ke rumah sakit


"Dika ,diana kalian pulang dulu gih besok kan kamu sekolah diana kamu juga kuliah kan" ucap papa surya


"Iya pa" jawab dika.

__ADS_1


" saya hari rabu pa kuliahnya" jawab diana


"Oh gitu, ya udah kalian pulang aja, papa yang nungguin mama, biar diana juga tau rumah kita" ucap papa surya


"Iya kalian pulang aja, papa ke sini sama pak supir kan?" mama seli melanjutkan perkataan papa surya dan bertanya


"Iya mah supirnya masih di parkiran".jawab pak surya


"kalian pulang sama pak supir, sekarang sedang menunggu di parkiran, papa juga sudah menyiapkan kamar untuk kalian berdua, soalnya kamar dika yang dulu sempit kalo untuk berdua" seru papa


"Tapi pah dika ga pengen pindah kamar, biar diana aja ya yang nempatin kamar barunya" jawab dika


"ya ga dong, kalian suami istri ya harus satu kamar, kamu juga harus berbuat baik dika kepada istri kamu, walaupun usia kamu lebih muda, kamu tetep menjadi imam buat diana, dan tanggung jawab diana juga sudah ke kamu" pak surya menasehati dika


"Baik pa,in syaa Allah dika akan menjadi suami yang baik, ya sudah ,kita pulang dulu ya pa, ma" ucap dika mencium tangan papa dan mama


Singkat cerita


Mereka sampai di rumah dika, waktu naik mobil dika duduknya di depan dengan pak supir, diana belakang sendiri, sengaja dika ngga mau duduk sebelahan dengan diana, pak supir dan dika melihat ke belakang diana tertidur pulas, diana tertidur waktu di perjalanan.


dika tidak tega mau membangunkan istrinya itu


"Mba diana mau di bangunin aja mas ?" tanya pak supir


"ngga... biarkan dia tidur, saya akan menggendongnya" ucap dika


Pak supir hanya tersenyum lalu membukakan pintu mobil dan dika menggendongnya


"Kamu berat banget sih" grutu dika


diana Yang ngga nyaman tidurnya lalu kebangun, tapi diana pura-pura tidur, diana merasa senang di gendong sama suami bocahnya itu diana juga bingung dengan sikap dika.


"Kamu kadang dingin, tapi kamu juga kadang perhatian sama aku , apa kamu sudah mencintai aku?" ah aku tidak boleh terlalu berharap, dia sudah perhatian aja aku udah seneng banget" kata batin diana


kemudian dika tau kalo diana sudah bangun, lalu menurunkan diana,


"Iya maaf, lagian siapa yang suruh kamu gendong saya " ucap diana melanjutkan jalan.


Skip


Diana dan dika masuk rumah,


"Nak dika sudah pulang," tanya bi ela ARTnya rumah dika


"Iya bi" jawab dika


"Istri nak dika cantik sekali" Bi ela memuji diana..


Dan diana hanya tersenyum


"Ayo bibi tunjukan kamar baru kalian di lantai atas" ucap bi ela


mereka berjalan menuju kamar baru di atas.


"Masyaa Allah rumah dika mewah banget" diana Ngomong di hati


kemudian mereka sampai di kamar barunya itu


"Terima kasih bi" ucap dika


"Iya nak, sama-sama" jawab bi ela


Diana dan dika masuk di kamar baru mereka, yang sangat rapih itu


"Kamarnya bagus banget ya" ucap diana memecahkan keheningan


"Biasa aja" jawab dika

__ADS_1


Diana masih liat-liat kamar barunya, dan duduk di kasur yang empuk banget menurutnya


"Kamu mau mandi dulu ngga" tanya dika


"Kamu dulu aja" jawab diana


Kemudian dika melepaskan bajunya di luar kamar mandi.


"Dika kenapa ngga di dalam aja lapas bajunya" ucap diana menutup mata dengan ke dua tangannya


"Suka -suka saya lah,ini kan kamar saya" jawab dika


Dika menggoda diana menghampiri tampat tidur yang diana sedang duduk di atas nya


"kamu tergoda dengan tubuh saya yang bagus ini" ucap dika sambil mendekati diana, dan duduknya sampe terpojok, diana tidak mampu menghindari tubuh dika yang kekar itu lalu dika memegang tangan diana dan mata dika teruju pada bibir diana, seperti ingin mencium diana


"Dika apa yang ingin kamu lakukan, kamu belum mencintai saya, dika stop" ucap diana sambil mengatur nafas karna jantung diana berdetak tidak karuan saat dika membuatnya terpojok di atas tempat tidurnya


"Ha haha" dika tertawa dan bangun


Diana muka nya yang merah dan bingung.


"Kenapa kamu ketawa" tanya diana sebal


"Ga kenapa-kenpa" jawab dika kaya orang ga punya salah.


"Dasar bocah aneh ! berani sekali kamu menggoda orang dewasa" ucap diana kesal, lalu bangun dari tempat tidur dan berdiri


"Kalo saya bocah, ga bakalan nikah sama kamu dong mba" jawab dika menggoda diana lagi


diana kepikiran kalo dirinya dulu yang mandi..


"Awas saya dulu yang mandi" ucap diana kesal,berjalan melewati dika.


Diana dengan cepat membuka pintu kamar mandi dan masuk


Dika kalah ke duluan diana


Kemudian mereka mandi bergantian, dan setelah selesai mandi dika dan diana, Lagi-lagi merasa canggung dan bingung


"Kamu tidur di bawah aja ini kan kamar saya" ucap dika sambil melemparkan selimut tebal dan bantal


Diana sedih menahan air matanya keluar


,"kamu tadi baik banget menggdong saya , kenapa sekarang begini" batin diana


Diana melemparkan selimut dan bantal membalas lemparan dika


"Ngga mau,! saya ngga mau tidur di bawah" ucap diana sembari merebahkan tubuhnya di Sebelah dika.


Lalu dika bangun


"Kamu ingin tidur bersama saya, ayo kita lakukan" jawab dika menindih diana, dan memegang tanganya sesekali dia memandang wajah diana


"kamu cantik sekali diana" batin dika yang hasrat seksualnya seketika memuncak melihat kecantikan diana, yang tadinya hanya ingin menggoda istrinya saja.


Lagi-lagi jantung diana berdetak, cepat lalu mendorong dika.


"Dika hentikan, saya lagi haid tau, kamu mau menggoda saya lagi ! ? Ucap diana meninggi


"Sudah ah saya sudah ngantuk banget, kamu boleh tidur di atas ini bantal guling sebagai pembatasnya, kamu ngga mau kan kalo saya ngapa-ngapain kamu"ucap dika yang hasrat anunya mulai meredup, mendengar ucapan istrinya yang lagi haid


Diana hanya diam dan tidur membelakangi suami bocahnya itu.


Mereka pun tertidur


Bersambung

__ADS_1


__ADS_2