
Zaki masih mencari Lila, yang entah kemana pergi nya.
"Tu cewe merepotkan banget ya, dia tu emang egois, nggak mikirin papanya, apa dia nggak tau kalo papanya punya riwayat penyakit jantung" grutu Zaki menelusuri jalan melajukan mobilnya dengan pelan
Kembali lagi di pasangan Riky dan Santi
Pukul 20:00 Riky lagi lembur dengan Dika biasanya pulang jam 5 sore.
Riky mengobrol sebentar dengan Dika di kafe.
"Sayang, saya pulang telat, ada yang harus di bahas sama Riky, sayang jangan tidur terlalu malam ya." pesan Wa Dika ke istrinya
"Iya, kamu juga jangan malam-malam pulangnya, o.iya sudah makan belum?" balas Diana
"Iya sayang, sudah makan sayang, sayang udah makan belum?" balas Dika
"belum, kan, nunggu kamu pulang." balas Diana
"ya sudah,sekarang makan dong sayang, udah malam ini"
"iya, ini mau makan." Diana mengirim foto makanannya lauk dan nasi di piring setelah tahu suaminya pulang telat langsung ke dapur.
kemudian Diana makan
sedangkan Riky yang sengaja tidak ngasih kabar istrinya, Riky ingin tau perasaan istrinya
"Rik, kamu nggak ngabarin istri kamu." tanya Dika
"Nggak pak, saya ingin tahu perasaan dia, kalo saya pulang telat dia khawatir tidak gitu, lagian ponsel saya juga tertinggal di kantor," jawab Riky lalu menyeruput kopinya.
"Mba santi pasti khawatir lah, buktinya waktu kamu tenggelam mba santi yang ngasih nafas buatan buat kamu"ujar Dika
" Tapi dia belum membalas cinta saya pak, jujur sampai saat ini saya belum merasakan malam pertama, atau pengantin baru kaya orang-orang lain," Riky curhat tentang rumah tangganya kepada bos plus sahabatnya tersebut.
"Hahaha, kasihan banget kamu, inget saya dulu, tapi saya waktu itu rasanya canggung banget, orang belum pernah nggak pernah kenal sebelumnya, harusnya kamu bilang aja sama dia, istri tidak boleh menolak ajakan suami, kamu jangan kaku, bilang aja kamu pengen gitu." Dika ketawa dan mengingat tentang malam pengantin dulu.
"Saya pengennya sama-sama seneng gitu,/bukannya karna terpaksa."Jawab Riky
"Ya sudah, terserah kamu Rik, semoga kamu bisa menahannya." ucap Dika
"Sebenernya emang sudah nggak tahan, nanti saya coba, semoga mau." Riky yang penuh harap
Kemudian mereka membahas dokumen tentang rapat tadi.
Sementara Santi sedang menunggunya di ruang TV,
"Riky, kamu di mana? kenapa jam segini belum pulang?." Santi melihat ponselnya siapa tahu Riky ngasih kabar, tetapi tidak ada pesan atau telepon.
__ADS_1
Lalu Santi meneleponnya dan mengirim pesan
"iihhh kenapa nggak di angkat sih bikin khawatir aja." kemudian santi mengirim pesan "kamu, sedang apa? kalo pulang telat ngasih kabar dong." pesan Wa Santi yang kesal tapi masih ceklis 1
lalu Santipun ketiduran.
kembali ke Zaki yang merasa khawatir karna menelpon Lila tapi tidak aktif.
Kemudian zaki menelpon ART pak agus,
"Halo pak," Zaki memberhentikan mobil setelah di angkat telepon nya
"Iya pak, apa nona Lila sudah ketemu pak? " tanya nya
"Belum pak, saya mau tanya biasanya Lila main di mana?" Zaki balik tanya
"Di bar pak, saya pernah lihat, nona lila main di bar bersama teman-temannya."jawab pak ART
" iya udah, terima kasih infonya, o.iya, apa pak agus sudah sadar?"
"Alhamdulillah sudah pak, beliau mencari nona lila"Pak ART sedang di samping pak Agus
"Syukurlah, ya sudah saya tutup ya teleponnya."
"Baik, pak"
Lila sedang di dalam bar, dia sedang minum, tapi beum mabuk, di kira lila mabuk itu bisa melupakan masalahnya, lalu diapun menhgktifkan ponselnya
Ternyata ada pesan dari Zaki.
"Lila kamu di mana, papamu masuk di rumah sakit." pesan Zaki
"Apa?, papa masuk rumah sakit,..ini semua gara-gara aku, papa maafkan aku." Lila panik langsung bergegas bangun dari duduknya dan menuju keluar mau ke rumah sakit.
Tetapi di parkiran ada 2 laki-laki mau menggoda nya....
"Hay cantik, mau kemana, ayo masuk lagi kita besenang senang." ajak salah satu cowo mengajaknya masuk ke dalam bar sambil memegang tangan Lila.
"Lepaskan, gue mau pulang..iihh lepaskan!" teriak Lila
"Sudah, lu jangan jual mahal, gua akan bayar lu, emang lu pengen gua bayar berapa hah?" ucap cowo tadi sambil menarik tangan Lila
"Iya, pura-pura jual mahal lu, kalo lu ada di tempat ini berarti ingin bersenang- senang sama kami." imbuh temen cowo tadi
"Berengsek, Lepasin gue, gue pengen pulang ! " teriak Lila sambil menginjak kakinya tu cowo
"Awww..kurang ajar ni cewe, ayo kita paksa aja dia." Lila di tarik dua cowo tersebut sampai baju Lila sobek.
__ADS_1
Tetapi Zaki datang dengan tepat waktu.
"Lepaskan, cewe itu !" ucap Zaki yang menahan emosi
"Apa, hah, lu siapa, gue duluan yang dapatin ne cewe, lu nggak usah urusan." ucap cowo tersebut
"dia calon istri gua, lepaskan !"teriak Zaki
"Gua nggak peduli, suruh siapa ne cewe ada di sini, ayo kita hajar aja dia." imbuh temen cowo di bar tersebut salah satu dari mereka melepaskan tangan Lila, langsung menyerang Zaki.
Kemudian mereka pun berkelahi. Zaki jago bela diri.
Singkat cerita
Zakipun menang
"Ayo pulang, papa kamu sedang menunggumu di rumah sakit" ucap Zaki sambil melepaskan jaket nya lalu memakekannya ke lila karna baju lila sobeknya lebar
"Iya." jawab Lila singkat sambil menyeka air matanya.
Merekapun ke rumah sakit dengan mengandarai mobil masing-masing, lila mengikuti Zaki dari belakang.
Kembali lagi dengan Dika dan Riky.
Pukul 21:30 merekapun bergegas mau pulang setelah dari kafe balik lagi ke kantornya
"Riky, besok tanggal merah, kita libur " ucap Dika yang sudah siap-siap mau keluar.
"Asiik terima kasih pak, sudah mengingatkan, saya emang belum lihat tanggal." jawab Riky yang juga mau keluar
Merekapun pulang
25 menit kemudian Riky sudah nyampe di rumah setelah menikah mereka sudah menepati rumah sendiri, dengan pintu yang pake sandi, setelah menekan sandinya Riky masuk lalu mengucap salam tapi tidak di jawab.lalu mendapati istrinya yang sedang tidur pulas
"Mba santi kok tidur di sini, apa dia sedang menungguku, aku nggak boleh kegeeran mungkin saja mba santi sedang nonton TV" lalu Riky mematikan TVnya, dan mengangkat atau menggendong istrinya masuk ke dalam kamar kemudian meletakannya dengan pelan ke atas ranjang.
Tetapi Santi bangun
"Kenapa aku bisa berada di sini.?" Santi bangun langsung terkejut.
"Aku, yang mengangkat mba Santi, lagian mba santi tidur kok di sana, kalo masuk angin gimana?" Riky sembari melepaskan pakaiannya mau membersihkan diri
"Kamu kenapa baru pulang, kenapa nggak ngasih kabar, apa kamu sudah lupa kalo kamu sudah punya istri yang menunggu."jawab santi sambil duduk, yang merasa sedih dan kesal.
" ohhh, jadi mba Santi menungguku,kirain aku mba Santi sedang menonton TV, dan kirain mba Santi nggak mengkhawatirkan aku, buktinya cintaku belum di balas." jawab Riky yang mau memakai handuk.
"Saya mau bersih-bersih dulu ya."imbuh nya lalu masuk ke kamar mandi.
__ADS_1
Bersambung