Suami Muda

Suami Muda
Part 43


__ADS_3

"Kenapa kamu bisa tenggelam Rik?."tanya Dika bingung


"Iya kenapa Riky.?" Sambung Diana bertanya


."Kaki saya keram, baru kali ini saya berenang kakinya keram." jawab Riky


"Mungkin kamu punya penyakit rematik kali." ujar Dika


"Enak aja, itu mah penyakitnya orang tua, saya masih muda gini" jawab Riky nggak terima


"Udah Dika jangan sok tahu, coba nanti di konsultasikan aja ke dokter"seru papa Surya


Berhubung Seharusnya Riky yang menang, jadi, hadiahnya buat Riky ya, nanti kamu ke dokter aja, Kan kamu habis minum air kolam yang banyak kaporitnya takut bahaya nanti."Sambung pak Surya khawatir


"Iya pak, nanti habis pulang ini saya konsultasi ke dokter, terima kasih pak sarannya." jawab Riky


"Weh papa, kan, saya yang menang, tapi ya sudah deh nggak aapapa buat Riky aja hadiahnya." ujar Dika


"Ya sudah. ayo kita ganti baju, papa sudah menyewa kapal pesiar, mau pada ikut naik tidak." Seru papa Surya


"Berarti nggak ada acara gendongan dong, padahal mama pengen banget di gendong papa." ucap mama Seli yang kaya anak kecil


"Mama nggak malu itu sama besan, ada-ada aja mama, ya sudah ayo papa gendong." papa Surya mendekati mama Seli dan membukukan badannya ingin mengendong istrinya


"Hehe. bercanda kok pa, lagian baju papa basah, mama nggak mau ganti baju, cepetan ganti baju, mama sudah nggak sabar ingin naik kapalnya" mama seli menyunggingkan bibir manisnya


Pak fauzan dan bu Fauziah hanya tersenyum melihat kelakuan besannya tersebut.


"Papa, beneran nyewa kapalnya.?" tanya Dika


"Ya beneran dong, komplit sama koki buat masaknya, kita makan-makan di sana." jawab papa Surya


"Asekk, kita makan-makan lagi," ucap Dika


"Hemm.. kalo ngomongin makan, paling terdepan semangat banget."Sahut Diana


"Nggak papa dong sayang, kan jarang banget kita makan bersama" jawab Dika


merekapun antusias ingin menaiki kapal pesiar dan bergegas ganti baju.


Sementara Santi hanya Diam.


"Santi kamu nggak papa, saya lihat kamu kaya sedang ada yang di pikirkan, apa gara-gara Riky tadi itu"


"Iya dia menyebalkan banget, aku mah sangat khawatir banget tadi, eh malah dia ketawa ngerjain aku" jawab Santi


"Cie-cie...kayaknya ada yang mulai jatuh cinta" ledek Diana


"Apa-an sih, kan, emang semuanya tadi pada menghawatirkan Riky" jawab Santi yang nggak mau ketahuan perasaannya


"Ya sudah, semoga kamu cepat membalas cinta suami kamu, kalian pasangan yang cocok banget " ujar Diana


Santi hanya diam


"Lihat, tu istri kamu, kok kaya sedih gitu, pasti gara-gara tadi kamu kerjain" ucap Dika jalan bareng sama Riky di belakang Diana dan Santi.


"Iya kayaknya dia marah sama saya, dari tadi ngediemin saya" jawab Riky


Kemudian merekapun sampai di kamar masing-masing lalu mengganti pakaian.


Singkat cerita.


Mereka sekarang sudah menaiki kapal dan kapalnya sudah mulai berlayar di tengah laut yang airnya biru begitu indah


dan angin ya sepoi-sepoi membuatnya tersana nyaman.

__ADS_1


"Masyaa Allah kapalnya bagus banget ya, pemandangannya juga" ucap Diana takjub.


"Iya, ya sayang, ayo dong kita foto-foto" Seru Dika.


Merekapun foto-foto.


Sementara Riky bingung Santi masih ngediemin dirinya


"Mba santi, ayo foto-foto kaya mereka tu" ucap Riky melihat Dika dan Diana yang sedang asik berfoto selfi


"Nggak mau" jawab Santi singkat


"Mba santi masih marah ya, mba Santi ayo dong nikmatin liburannya, aku minta maaf" ucap Riky memohon maaf


"Nggak usah minta maaf, kamu nggak salah apa-apa kok." jawab Santi dingin


"Riky sini foto bareng, Zaki tolong fotoin ya"pinta Dika


"Iya, ka" zakipun menfotonya


"Riky sama mba Santi, jangan jauhan gitu dong, ino menfotonya bagaimana?" Ucap Zaki fokus melihat kamera


"Iya, kenapa kalian berjauhan gitu sih" Sambung Dika


"Ayo mba Santi cepetan deket sini"pinta Riky


Kemudian Santi mendekat, karna merasa nggak enak sama temannya pas mau mendekat kaki santi keseleo lalu Riky menangkap istrinya yang mau jatuh, karna tidak seimbang Riky Santi terjatuh di atasnya Riky


Gubbraakkkk


"Haduh mba Santi berat sekali" ucap Riky meringis


"Enak aja," Santi langsung bangun


"Mba Santi hati-hati dong" ucap Riky


"Nggak papa mba." jawab Riky


"Hati-hati dong, ayo cepetan fotonya" seru Dika


"Ini saya sudah dapat, fotonya..kalian serasi banget." ucap Zaki yang menfotonya pas mereka terjatuh.


"Sini coba Saya lihat" pinta Santi mendekati Zaki


"Zaki, kenapa pas jatuh di foto sih...ih, udah mah posisinya kaya gini, hapus, ah." ucap Santi melihat foto terkejut


"Jangan, nanti biar saya kirim ya" Dika langsung mengambil kamera ke tangan Zaki


Singkat cerita mereka pun pulang dari pantai waktunya beraktifitas kembali


Riky sedang menyiapkan dokumen karna nanti siang mau ada rapat.


"Riky, ini bekal nya, terus ini susu nya di minumnya" ucap Santi menyiapkan keperluan suaminya


"Isritku, baik banget, terima kasih ya, mba Santi sudah nggak marahkan Sama aku"


"Iya sudah nggak, ya sudah cepetan, aku mau.berangkat juga sudah siang ini" Santi bersiap-siap mau berangkat ngajar juga, Santi mengajar di SD


"Kamu jangan bawa motor ah, biar aku yang nganter" ujar Riky yang sudah siap .


"Nanti kalo kamu telat gimana, kan sekolahnya juga nggak searah dengan tempat kerja kamu" jawab Santi


"Iya juga sih, ya sudah hati-hati ya"


Merekapun bergegas keluar pas di teras Santi lupa bersalaman langsung menaniki motornya

__ADS_1


"Mba Santi kok malah langsung mau berangkat aja sih, biasanya kan suami istri saling cium tangan gitu" gumam Riky Di hati


"Mba Santi tunggu" sahut Riky Di teras langsung mendekati istrinya yang sudah mau keluar pagar


"Kok, nggak pamitan dulu sih, terus lagi nggak pake helm lagi, pasti lupa ya" ucap Riky memberikan helmnya


"O.iya. kamu juga hati-hati ya." Santi pun Salaman mencium tangan suaminya da


Riky langsung menariknya dan mencium nya bibir istrinya.


"Mba,I love you..Semangat.! Sini biar aku pakein helmnya ." seru Riky setelah mencium istrinya lalu memakaikan helmya


"iiih kok kamu malah mencium aku sih,"


"Nggak papa dong, kan, aku suami kamu mba Santi"


"Ya sudah aku berangkat..dah"Santi mencet starter dan bergegas berangkat


Skip


Riky sudah sampai di kantor dan Dika pun sudah sampe


"Pak, ini berkas nya " ucap Riky lalu menyimpannya di atas meja


"Iya, terima kasih Riky, o.iya katanya nanti kita rapat dengan perusahaan bapaknya lila ya, Zaki juga ikut?"Dika yang sedang duduk lalu memeriksa dokumen tadi


"Iya pak, Zaki sekarang jadi Asitennya bapaknya."jawab Riky


Sementara Zaki baru nyampe ke tempat kerjanya.


Kemudian Zaki melihat cewe yang dompet nya jatuh karna salah nanro. harusnya masuk di dalam tas malah belum masuk, dan jatuh.


"Nona tunggu ..!" Zaki memanggil cewe tersebut tetapi cewe tersebut tidak mendengar ia terus berjalan, dan sampai di di depan lift lalu menekan tombol nya dan pintunya terbuka kemudian masuk yang kebetulan liftnya sepi hanya Lila sendiri.


Lila datang ke tempat kerja papanya karna ada yang di minta ia naik taxi, setelah bayar dompetnya salah naro.


Sementara Zaki masih mengejarnya.


"Tu cewe cepat banget sih jalannya, gimana ini dompetnya."ucap Zaki fokus mengikuti Lila tetapi sudah jauh dari pandangannya


Di dalam lift, Lila mau mengecek pesan dari temannya, lalu membuka tasnya kemudian bingung dompet nya tidak ada di dalam tasnya.


"Mana dompet gue, prasaan tadi naronya di dalam tas ini, apa tas gue kecopetan apa di kantor papah ada copet, masa iya sih,? Di mana sih dompet gue" Lila mengecek tasnya dan bingung


"ya sudah ah, biar nanti gue lapor polisi aja" Lila ngomong di hati


Zakipun sudah berda di dalam Lift 5menit kemudian keluar tetapi kehilangan jejak cewe tersebut.


"Di mana cewe tadi." Zaki matanya yang melirik ke mana-mana.


Kemudian Zaki melihatnya masuk ke ruangan pak Agus bapaknya Lila


"kenapa tu cewe masuk keruangannya pak Agus, apa dia putrinya itu?." Zaki yang inget pak Agus pernah cerita kalo pak Agus punya anak perempuan tapi belum tahu namanya.


"ya sudah. sebaiknya aku tunggu di sini aja." Zaki menunggu di luar


Lila sudah masuk di dalam ruangan, sementara pak Agus sedang ke tolilet kemudian keluar dan melihatnya sedang duduk.


"Papah kemana sih.? kok nggak ada? apa gue keluar aja kali ya nanya sama pegawai di sini" Lila ngomong sendiri kemudian Lilapun keluar dan melihat Zaki serta dompet yang sedang di pegannya.


Zaki sedang mengobrol dengan karyawan lain jadi ia tidak memperhatikan Lila yang sedang memperhatikannya


"itukan, dompet gue, kenapa bisa berada di cowo itu, apa dia yang nyopet dompet gue?" lalu Lilapun menyamperin Zaki


"eh.. ini dompet gue, jadi lu ya yang nyopet dompet gue?"Lila menuduh Zaki

__ADS_1


"eh, nona. yang nyopet dompet kamu siapa, ini tadi saya nemu di parkiran, saya lihat kamu salah naro belum kemasukan di tas dasar cewe aneh" Zaki terkejut karna di tuduh


__ADS_2