Suami Muda

Suami Muda
Part 21


__ADS_3

Kemudian zaki sudah sampai di mink market Diana pingsan, lalu zaki menggendongnya.


"ya Allah kaka sampe pingsan gini, "zaki panik melihat kakanya


"ayo kita bawa ke rumah sakit, " ucap irfan


"iya ka, tapi naik apa?" tanya zaki


"iya naik mobil, ayo di angkat diananya, " jawab irfan


"iya ka," zaki menggendong diana dan memasukannya ke dalam mobil


sementara dika masih mencari istrinya.


"Diana kamu di mana sih? ponselmu kenapa ngga aktif, apa Diana pulang ke rumah ibunya, Ya Sudah biar tanya aja ke ibunya" Dika yang sudah khawatir banget dan menelepon ibu mertuanya dan bu fauziah mengangkat teleponnya


kemudian bu fauziah melihat hpnya ada yang menelepon


"tumben banget nih, menantu nelepon ada apa ya?" bu fauziah ngomong sendiri dan mengangkat teleponnya


"Assalam'ualaikum ibu" ucap Dika


"wa'alaikumussalam.. " jawab bu fauziah


"ibu maaf diana pulang ke rumah ibu ngga? " tanya Dika


"ngga nak, ! apa terjadi sesuatu?" tanya bu fuziah


"iya bu ada kesalah pahaman, ini saya lagi mencari diana" Jawab dika


"salah paham gimana?" tanya ibu fauziah khawatir


"nanti bu saya jelasin, maaf bu saya tutup dulu ya saya mau ke rumah teman diana? ibu tau rumah teman Diana"? Dika yang perasaannya ngga enak karna membuat ibu mertuanya merasa khawatir


"iya tau nak, rumahnya di jakrta perumahan ****** kalo sudah ketemu langsung hubungi ibu ya" jawab bu fauziah yang di sampingnya ada pak fauzan yang baru pulang


"baik bu, maaf sudah membuat ibu khawatir" ucap dika


"iya nak" jawab bu fauziah


kemudian Dika menutup teleponnya dan mencari rumah temannya diana yaitu Santi


"ibu siapa yang nelepon kok serius banget, tadi ibu juga menyebutkan rumah temannya diana, ada apa dengan diana" tanya pak fauzan menyelidik


"tadi itu menantu pa yang nelepon, nanyain Diana apa ada di sini gitu? " jawab bu fauziah


"kok bisa dia menanyakan itu ke kita ya bu apa terjadi sesuatu, di mana kamu nak, kamu ngga biasanya kabur, sampai suamimu mencari-cari " pak fauzan merasa khawatir


Diana yang tadinya masih di jalan menuju rumah sakit akhirnya sampai


"kaka bertahan ya ini kita sudah nyampe rumah sakit " ucap zaki cemas


lalu zaki menggedong diana yang pingsan

__ADS_1


irfan yang mencari bantuan ke suster


"maaf suster saya minta tolong, di sana teman saya pingsan " ucap irfan menunjuk ke arah depan


"iya mas di mana"? tanya suster


"di sana suster di depan "jawab irfan


"ya sudah mas tunggu di sini, saya mau ambil brankar dorong dulu" ucap suster...


"iya sus" jawa irfan


kemudian suster dan irfan menghampiri diana dan meletakkan diana di brankar dorong dan langsung di bawa ke ruangan periksa


"suster tolong kaka-ku sus" pinta zaki yang masih cemas dan ingin masuk ke ruangan periska


"iya.. ini mau di periksa dokter, maaf kalian tunggu di luar aja ya" ucap suster


"iya sus" ucap zaki dan irfan


kemudian zaki menelepon orang tuanya


"ka irfan saya mau telepon orang tuaku dulu ya" ucap zaki


"iya telepon aja" jawab irfan


"Assalamu'alaikum pa" zaki menelepon pak fauzan


"wa'alaikumussalam ya zaki ada apa?"pak fauzan mengangkat telepon dari zaki


"kakamu kenapa zaki" jawab pak fauzan


"kaka masuk rumah sakit" ucap zaki yang gugup karna cemas


"apaaa !!!??? di rumah sakit!? kakamu sakit apa !?" pak fauzan terkejut


"tadi bilangnya sakit perut, terus pingsan, sekarang lagi di periksa sama dokter" zaki menjelaskan


"ya sudah bapa mau ke situ. di rumah sakit mana?" tanya pak fauzan


"di rumah sakit umum ****" jawab zaki


"ya sudah bapa dan ibu mau ke situ" ucap pak fauzan


"ya sudah pa buruan, zaki takut" jawab zaki


kemudian zaki menutup teleponnya


"zaki yang tentang, in syaa Allah kaka kamu ngga papa," irfan memegang pundak zaki


"iya ka irfan..terima kasih sudah menolong kaka saya" ucap zaki


sementara di rumah pak fauzan dan bu fauziah yang tadi menyimak pembicaraan telepon zaki dan bapaknya

__ADS_1


"pa diana sakit apa" tanya bu fauziah


"sakit perut katanya bu, tapi sekarang pingsan " jawab pak. fauzan


"ya Allah sakit apa kamu nak, ya sudah ayo pak. kita siap-siap ke rumah sakit" bu fauziah cemas


pak fauzan dan bu fauziah langsung berangkat


merekapun sampai di rumah sakit zaki langaung memeluk kedua orangtuanya dan dokter keluar setelah memerikasa diana


"keluarga bu diana" dokter memanggil


"iya dok, kita keluarga diana" ucap pak fauzan


"anak bapak diagnosa Apendisitis atau Radang usus buntu, sudah parah jadi harus segera di operasi" dokter menjelaskan


"iya dok silahkan,..gimana yang terbaik aja dok" jawab pak fauzan


"baik kalo gitu silahkan bapak tanda tangan di sini" dokter menyodorkan kertas untuk tanda tangan persetujuan operasi


kemudian pak fauzan menandatanganinya


akhirnya di operasi sementara Dika sudah nyampe di rumah santi


di rumah sakit bu fauziah mau menghubungi dika


"pa ibu mau nelepon Dika dulu ya kasihan dari tadi pasti sudah nyampe di rumah santi" ucap bu fauziah


Dika lagi mengetuk rumah diana dan belum di buka pintunya lalu bu fauziah nelepon


"Assalam'ualaikum" ucap bu fauziah


"wa'alaikumussalam bu" jawab Dika


"kamu sudah nyampe Di rumah santi nak? " tanya bu fauziah


"sudah bu, ini orangnya sudah ngebukakan pintu" jawab dika


"Diana Di rumah sakit nak, ibu juga taunya dari zaki, kamu ke sini bawain barangnya Diana ya Diana mau di operasi" bu fauziah menjelaskan


"apa !...diana mau di operasi? Diana sakit apa bu? " tanya Dika yang kaget dan santi juga sedang berdiri di pintu kaget..


"sakit radang usus buntu nak" jawab bu fauziah


"baik bu, saya aka segera ke rumah sakit"


santi kaget pas ngebuka pintu yang ternyata dika


"Dika ada apa ya ke rumah saya?" tanya santi


"maaf mba santi, saya ke sini mau tanya Diana tadinya, ternyata Diana sedang di rumah sakit, ya sudah mba santi saya buru-buru maaf ya sudah ganggu" dika yang sedang cemas


"ngga papa, iya semoga diana cepet sembuh" santi juga cemas mau tanya tentang Diana, tapi Dika buru-buru jadi diurungkan niat tanyanya....

__ADS_1


Bersambung


__ADS_2