Suami Muda

Suami Muda
Part 19


__ADS_3

Sampai di rumah setelah belanja


mama seli membukakan pintu


"Astaghfirullah... diana baju kamu kenapa nak? "


"habis keserempet mobil mah" jawab diana


"iya mah.. tadi diana habis jadi pahlawan, menyelamatkan anak kecil..eh malah dianya yang jatuh" ucap dika


"terus anak itu gimana?"tanya mama seli


"ya ngga kenapa-kenapa soalnya kan di sealametin diana mah" jawab dika


"Alhamdulillahnya saya juga ngga kenapa-kenapa mah" ucap diana


"syukurlah kalo gitu, semoga kamu di lindungi terus ya" ucap mama seli


"Aamiin"ucap diana


skip cerita


malam yang indah penuh bintang-bintang dan rembulan bersinar terang.


Diana yang sedang duduk di memandangi bulan dan bintang di balkon, kamarnya


"masyaa Allah malam ini indah banget" diana ngomong sendiri


kemudian dika memghampiri diana


"Diana..kamu ngga dingin malam-malam duduk di sini? tanya dika yang juga duduk


"ngga.. malah saya sengaja keluar ingin menghirup udara malam" jawab diana


"aneh banget sih kamu" ucap dika menyenggol lengan diana...


"aaaw" diana kesakitan


"kamu kenapa? apa bekas tadi jatuh itu!? tanya dika.


"iya.. tapi biasa aja kok luka dikit doang" diana sambil memegang lengannya


"coba saya liat " dika membuka lengan baju diana


"aaaww, kamu jangan megang pas lukanya dong" diana meringis


"iya maaf ..ya sudah tunggu sebentar ya saya mau ngambil obat dulu" dika bangun dari tempat duduknya dan mengambil obat di dalam kamarnya


"iya" jawab diana


"kok sekarang dia jadi peduli gitu sih " diana. bingung ngomong di hati


"ini obatny. sini biar saya olesin" dika membuka tutup obat dan mengoleskannya ke luka diana


"ngga usah biar Saya ajasini" diana gugup


"kamu rewel banget sih."dika mengoles obat


Diana jantungnya berdetak cepat kalo Dika deket-deket dengannya kemudian ngobatinnya selesai


"terima kasih " ucap diana


"kamu lain kali hati-hati" jawab Dika


"kamu sudah lama kenal sama cowo itu" tanya dika tentang irfan


"dia itu kaka kelas saya" jawab diana


"berarti sudah lama dong suka sama kamunya?" dika masih bertanya dan sedikit cemburu


"ngga tau, saya taunya dia datang ke rumah, terus ngelamar saya, tapi keduluan naufal" jawab diana


"kamu kenapa tanya-tanya? kamu ngga lagi cemburu kan? Diana melihat muka dika yang sulit di artikan


"ngga juga...saya cuma tanya aja kok" jawab dika..


"oh" ucap diana bingung


"ya sudah saya ngantuk, kamu kalo masih pengen di sini..saya tutup ya pintunya" diana masuk kamar

__ADS_1


"iya" jawab dika


Dika masih duduk di luar berfikir kalo irfan masih suka sama diana dan takut diana jatuh cinta sama irfan


"kenapa sih kok perasaan saya ngga enak gini sih, ngapain juga saya mikirin tentang diana dan irfan, tapi kok saya jadi takut gini ya، takut dia suka sama irfan, kan diana menganggap saya cuma bocah" batin dika


kemudian Dika masuk kamar dan lihat diana ngga ada di atas ranjangnya


"Diana kemana kok ngga ada di kamar katanya mau tidur? " Dika ngomong sendiri


Diana sedang ngambil minum dan masuk kamar kembali


"kiraen saya kamu masih di luar" ducap diana sambil naro air minum di meja


"di luar dingin" jawab dika


kemudian dika dan diana tiduran lalu diana mengambil bantal untuk menyekat


"dika kamu ngga belajar dulu,? bukannya kamu mau Ujian"tanya diana


"ngga ada PR kok. saya belajarnya kalo ada PR doang? jawab diana


"kamu harus giat belajar dong dika, biar kamu lulus dan dapat nilainya bagus, bukannya nanti kamu lulus mau kuliah" tanya diana


"entahlah..paling kalo nanti kuliah itu di bagian manajemen, kan saya anak satu-satunya, mau tidak mau jadi peneru perusahaan papa" jawab dika yang bingung tentang masa depannya


"ya sudah sekarang belajar sana" ucap diana


"nanti besok malam aja, sekarang lagi malas" jawab dika


"ya sudah terserah kamu ajalah saya mau tidur " Diana memunggungi dika


"Diana kamu istri saya kan," tanya dika


"kamu tanya gitu kenapa? kan emang saya istri kamu, walaupun belum terdaftar di KUA" jawab diana


"berarti kamu harus nurut sama suami kan? saya pengen anu" tanya dika


deg..


jantung diana berdetak cepet


dika diam saja langsung memeluk diana dari belakang


"dika kamu apa-apaan lepasin" diana berontak melepaskan tangan dika


"saya menginginkan kamu diana" ucap dika yang itunya ngga bisa di bendung


"dika kamu ngga boleh begini, kamu masih bocah, belum lulus lagi sekolahnya, apa lagi kamu belum mencintai saya" ucap diana


"saya menginginkan kamu diana" jawab dika sambil menguasai tubuh Diana


Diana pasrah dan sesekali menikmati sentuhan dari dika.


skip ajalah ngga usah di tulis takut yang baca ada yang di bawah umur.


dianapun menangis kepikiran tentang dirinya yang sudah tidak lagi masih gadis


"kamu tega dika, kamu melakukan ini hanya karna nafsu kamu saja kan? tanya diana


"entahlah...kamu jangan nangis dong, kamu kan istri saya" dika yang sedikit merasa bersalah


"saya tu takut, kamu tu masih muda biasanya masih labil, dan kamu baikan lagi sama mantan kamu lia itu, apa lagi lia masih mencintaimu " diana nangis kepolikiran tentang lia


"kamu juga masih cinta kan sama lia?" tanya diana


"ngga tau "ucap dika


"sebenarnya saya juga takut kamu jatuh cinta sama irfan, makannya saya melakukan itu, agar kamu ha**l dan tetap sama saya" batin dika


"sudah kamu jangan nangis, tenang aja saya akan tanggung jawab kalo kami ha**l itu..nanti setelah lulus saya akan kuliah dan menjadi penerus perusahaan papa jadi kamu jangan khawatir" ucap dika


"bukan masalah materi doang tau, kamu juga harus jadi orang tua yang baik, kalo kami masih muda kaya gitu emang bisa gitu jadi orang tua yang baik" jawab diana.


"iya nanti saya belajar jadi orang tua yang baik, sudah ah saya ngantuk " Dika memejamkan matanya....


Diana masih menangis


skip cerita.

__ADS_1


1 minggu kemudian papa surya dan mama seli mau ke luar negri karna ada pekerjaan yang di bahas di sana mama seli ikut sambil liburan dan mama seli sedang siap-siap dan diana membantu mama seli kemudian selesai mau berangkat


"dika, diana, jaga rumah ya, kalian yang akur ya, terus kamu juga dika harus jagain diana yang baik, kamu jangan cuek sama istri" ucap mama seli


"iya mah" jawab dika...


"iya dika, selama papa dan mama di sana, kamu pulang sekolahnya tidak boleh main, langsung pulang, biar diana ngga nungguin kamu" ucap papa surya


"iya pah" jawab dika


"pah saya ingin ikut ngantar papa dan mama ke bandara ya" pinta diana


"iya boleh nak" jawab pak surya


"kalo kamu mau ikut jangan tidur di jalannya nanti! " ucap dika ngeledek diana yang suka tidur kalo di jalan


"iya ngga kok! " jawab diana ketus


"pah saya juga pengen ikut" pinta dika


"iya" jawab papa surya


kemudian mereka berangkat lalu sampai di bandara pak surya dan mama seli kemudian naik pesawat.


setelah mengantar papa surya dan mama seli, Diana dan Dika langsung pulang..


kemudian sampai di rumah


ting


ponsel Dika bunyi


ada pesan masuk dari Riky


"Dika main futsal yuk....sudah lama nih kita jarang kumpul " pesan Riky


"oke, sekarang? tanya dika


"iya sudah, gue tunggu ya" balas Riky


"iya" balas dika


diana sedang tidur siang dika tidak tega membangunkannya


"bi kalo diana sudah bangun tolong bilangin saya lagi main futsal" Dika minta tolong ke bi ela


"iya nak dika" jawab bi ela


kemudian dika sampai di gor di sana ada Riky, Efan, indra dan ada cewenya juga lia, desi dan lila dan juga ada irfan yang habis main futsal


"hai, dika tumben kamu mau ikut kumpul bareng kita lagi,?" lila menggandeng tangan Dika


"lepasin." ucap Dika


irfan melihat dari kejauhan Dika di gandeng tangannya sama lila


"bukannya itu suaminya Diana? siapa cewe itu? apa Dia selingkuhannya? irfan bingung


"kenapa kamu ngajak mereka sih?" dika menunjuk teman ceweknya


"ngga papa dong dika, kan kita mainnya biar semangat ada supporternya" jawab Riky


"tau gini saya nggaa datang" dika garuk-garuk kepala sedikit kesal


"ihh dika mentang-mentang sudah punya istri jadi gitu.. biasanya juga kamu ikut seneng apa lagi kalo ada lia"ucap Efan


"ya sudah yuklah sudah mau mulai tuh" ucap indra


kemudian mereka main


diana yang sudah bangun tidur siangnya dan mencari suaminya lalu keluar kamar.


"bi ela lihat suami saya ngga?tanya diana


"tadi bilangnya main futsal nak diana" jawab bi ela


"oh... kenapa dia ngga bilang langsung sih..salah saya juga sih sayanya ketiduran tadi....awas aja kamu kalo pulangnya lama" Diana kesal


Bersambung

__ADS_1


__ADS_2