Suami Muda

Suami Muda
Part 39


__ADS_3

Kini Riky, dan Santi telah sah menjadi Suami istri.


Pernikahan mereka di adakan secara sederhana


Meskipun Santi terpaksa dan prasaan nya masih bingung terhadap Riky, karna Riky masih bocah.


"Selamat ya semoga kalian langgeng"Diana mendoakan Santi


"Aamiin.."jawab Santi


"Riky selamat kamu sudah menjadi seorang suami, O.iya jangan lupa dokumen belum di kirim " ucap Dika dan ngeledek Riky menyangkut kerjaan


"Ah pak Dika, ini saya lagi bahagia, jangan ngingetin tentang kerjaan dulu" Ucap Riky Asisten Dika


"Iya tau broo...saya cuma bercanda hahaaa...malam pertama jangan lupa minum obat kuat, biar ngga loyo anunya..wkwkwk"lagi-lagi Dika ngeledek Riky


"Saya mah Semangat terus pak Dika" jawab Riky istrinya bingung sama perkataan mereka


"


Dika kamu ngomong apa sih?, ngga malu itu ada bapaknya Santi" Diana menuil suaminya sedikit malu


"Iya sayang, kan, cuma bercanda, ayo makan ah sayang udah laper nih" ucap Dika melirik di tempat prasmanan


"Iya Diana silahkan makan dulu gih"Ucap Santi mendengar ucapan Dika


"Dika...kenapa ngomongnya keras-keras sih laper nya malu tau" Diana agak malu


"Ah sayang gitu doang kok malu sih" jawab Dika


Mereka pun makan yang sudah di sediakan dan setelah itu mereka pulang


Malam pun tiba Riky dan Santi merasa Canggung


Dan sekarang mau membersihkan diri setelah seharian menjadi pengantin baru


"Riky, aku ke kamar mandi dulu, apa mau kamu dulu]" ujar Santi


"Mba santi dulu aja" jawab Riky


"O.ya sudah"Santi menuju kamar mandi


10 menit kemudian Santi sudah selesai mandi pas mau pakai handuk Santi terpeleset pinggangnya kepentok bathtub


Gubraakkk


"Aww" Santi kesakitan handuknya belum terpakai


Sementara suaminya di luar mendengar teriakan Santi


"Mba Santi, mba-- Apa mba Santi ngga kenapa-kenapa" Riky menggedor pintu kamar mandi


Sementara Santi tidak ngedengar ia fokus sama sakit pinggang dan susah bangun..


"Aduuhh gimana ini sakit banget" Santi meringis


Lalu Riky mendobrak pintu kamar mandi karna Santi tidak nyaut saat di panggil


"Aaaaa...ngapain kamu masuk? !" Santi teriak melihat Riky di depannya

__ADS_1


"Karna saya mendengar kamu teriak kesakitan, tu kan, beneran kamu jatuh Riky mengambil handuk dan memakai kan handuknya ke istrinya lalu mengangkat istrinya menuju keluar kamar mandi


"Turunin aku mau jalan sendiri" Santi tidak ingin di gendong ia merasa sangat malu karna tubuhnya di lihat cowo baru pertama kalinya


Soalnya Santi sama kaya Diana pakaiannya berjilbab lebar


"Sudah jangan berisik, pasti mba sakit banget, kan?,mana yang sakit biar saya lihat" Riky meletakkan istrinya dengan lembut di atas ranjang


"Aduuh.. gimana ini pinggangnya yang sakit kalo dia memperhatikan aku pas megang pinggang kalo dia pengen lihat gimana"Santi ngomong di hati


"Aku ngga papa. Ngga ada yang sakit" jawab Santi


"Serius ngga ada yang sakit?, aku sempat lihat loh.. mba Santi pingganya memar makanya hati-hati dong mba Santi" ucap Riky merasa khawatir


"Udah kamu sana, ganti pakaian dulu"Santi tidak ingin memberitahu


"Ya sudah ini obatnya, di oles ya biar memar nya ngga terlalu sakit nantinya." Riky mengambilkan obat dan memberikan nya ke istrinya karna Riky tau pasti istrinya tidak ingin di lihat pinggang nya


"Iya terima kasih. " ucap Santi


"Aduuh.. pake acara kepeleset segala, jadi lihat semua kan, dia. padahal aku belum siap tubuh aku di lihat sama bocah itu." grutu Santi di hati


"Ah gagal dong malam pertamanya. mba Santi kayaknya Sakit banget itu pinggangnya." gumam Riky masuk kamar mandi


8 menit kemudian Riky mandi nya selesai, sementara Santi sudah memakai pakaiannya, dan Riky masih mengenakan handuk.


"Aaa.. Riky. kenapa pakenya ngga di dalam aja sih bajunya. !"Santi terkejut melihat Riky telanjang dada


" mba Santi kenapa teriak-teriak sih, lagian mba santi itu istri aku, aku juga tadi sudah lihat tubuh mba Santi. " Riky menyunggingkan bibirnya tersenyum


Santi hanya Diam, menundukan pandangannya merasa malu.


"Mba Santi, masih belum punya perasaan sama aku ya.?"


"Iih...kamu, jangan deket-deket cepet sana pake bajunya." Santi mendorong suaminya


"Kenapa, mba Santi, tergoda. dengan tubu aku." Riky semakin mendekat dan matanya tertuju ke bibir lalu Santi menelan silvanya.


"Riky, kamu mau apa, kamu masih bocah." ucap Santi gugup lalu matanya langsung merem karna Riky mukanya semakin tertuju ke bibir Santi, kemudian Riky membisikan


"Mba santi, aku mencintaimu."


Santi langsung melek ia kira Riky mau menciumnya dan ia mukanya merah...


Riky tersenyum melihat istrinya, yang sangat menggemaskan.


"iihhh.. ada apa denganku" Santi merasa malu


Rikypun memakai pakaiannya


"Mba Santi, aku tau mba Santi belum cinta sama aku, karna pertemuan kita juga singkat, aku ngga mau memaksa mba Santi untuk melakukan hubungan suami-istri sepenuhnya, mba Santi juga belum siap 'kan?"tanya nya Sambil menatap istrinya


"I--iya belum .." jawab Santi singkat dan terbata


"Ya sudah, kalo gitu aku tidurnya di sana aja." Riky menunjuk sofa


"Ya sudah, terserah kamu saja, ini bantal nya"


Riky menarik tangan Santi lalu memeluk nya

__ADS_1


"Mba, Kalo cuma meluk aja ngga papa kan,? aku sangat mencintai mba Santi, mba, jangan lama-lama ya membalas cinta akunya." Ucap Riky Lirih dan mengecup Kening istrinya.


Dan Santi hanya diam. tidak brontak saat suaminya memeluknya, malah merasa nyaman baru pertama kali di peluk sama laki-laki.


Merekapun tidur terpisah


Balik lagi Diana dan Dika ya


Diana sedang menyiapkan kegiatan untuk anak-anak muridnya besok.


"Sayang, lagi apa. ini sudah malam loh." tanya Dika melihat istrinya sedang sibuk .


"Ini saya lagi menggambar untuk anak-anak besok." jawab Diana fokus dengan menggambar nya lalu suaminya mendekatinya.


"Kenapa ngga dari google aja sayang. kan, banyak gambar kaya gitu." Dika melihat istrinya menghapus-hapus gambarnya belum jadi-jadi


"Kan, biar kreatif jangan dikit-dikit dari google, kalo gurunya kreatif semoga anaknya juga kreatif" ujar Diana


"Ya udah. sini biar saya bantu." seru Dika lalu duduk di sebelah istrinya


"Emang kamu bisa menggambar?".


" bisa dong, apa lagi kalo cuma gambar gunung."


"Ya sudah, ini minta tolong gambar yang bagus ya, saya mau ngambil air minum dulu." seru Diana


"Iya sayang." jawab Dika, mulai menggambar.


5 menit kemudian Diana sudah balik lagi ke kamarnya, dan meletakkan air minumnya di meja.


"Ini sayang, sudah selesai. gimana bagus, kan?" Dika memberitahu gambar gunung ke istrinya


"Bagus apanya?,..hadeh.. ini mah mir-ip" Diana tidak melanjutkan bicaranya


"Hayoo...mirip apa..?" tanya Dika


"Ah.. kamu ada-ada saja, kenapa gambarnya jadi mirip Pay***ra"ujar Diana


"Haha.. namanya juga gunung, sayang. Hemm sekarang sayang malah yang jadi pikirannya mesum, apa lagi pengen ya..hayooo?" Dika menggoda istrinya.


"Pengen apa...? Orang saya lagi haid kok." jawab Diana, sedikit kesal.


"Yah...berarti mesti nunggu 1 minggu dong, di kira saya sayang tu sudah telat tau." Dika ingin punya anak.


"Iya emang sudah telat dua hari, eh ternyata tadi pas waktu isya itu, kamu udah ngga sabar Ingin punya anak ya?, saya juga sama tau pengen banget, gimana kalo kita promil aja, kita konsultasi ke dokter Sp.og." seru diana yang sedih karna haid lagi setelah telat 2hari


"Ya udah sayang, jangan terlalu mikirin tentang itu, takut stres nanti malah tambah lama, kita terus berdoa aja semoga cepet di beri buah hati, o.iya emang kapan mau konsultasi nya?"


"Kalo minggu depan gimana? kamu ngga ada jadwal meeting, kan?"


"saya lupa sayang, ya sudah, nanti saya tanya ke Riky, besok. sayang ini gambarnya di kasih pohon, atau pemandangan sawah biar ngga mirip itu..hooammm." Dika menguap yang sudah mulai ngantuk


"Ya sudah. kamu tidur dulu gih..ini mau saya tambahin gambarnya"


"Kamu jangan terlalu malam-malam tidurnya ya, selamat malam sayang." Dika mengecup kening istrinya lalu menuju ranjang kemudian merebahkan tubuhnya, mau tidur


"iya, selamat malam juga." Diana melanjutkan menggambarnya


Bersambung

__ADS_1


__ADS_2