
3 bulan kemudian diana yang sudah mengenakan baju pengantin, diana terus mengeluarkan air matanya karena dia tidak ingin menikah dengan naufal
Ijab qobul pun tiba
Diana pingsan semua yang menghadiri panik.
"Diana bangun diana" ucap naufal
"ka bangun ka,." sambung zaki
"Ini semua gara- gara ka naufal, ka naufal sudah memaksanya untuk menikah dengan ka naufal" ucap zaki yang mengepalkan kedua tangannya
Lalu naufal menelepon dokter
Skip cerita
Pernikahannya di tunda dan dokter pun datang lalu memeriksa diana
"Gimana keadaan diana dok" tanya naufal
"Dia terlalu banyak pikiran dan kekurangan nutrisi jadi lemas dan membuatnya pingsan, tolong suruh makan yang banyak dan minum vitamin agar imunnya tidak lemah" penjelasan dokter
"Iya dia emang sekarang sering telat makan bahkan kadang-kadang tidak makan" ucap bu fauziah
"Diana maafkan aku diana, gara-gara aku kamu jadi seperti itu" naufal ngomong di samping diana
"Nak naufal ibu minta tolong jangan paksa diana untuk menikah dengan nak naufal, diana sekarang hanya mencintai Dika," ucap bu fauziah memohon
"Iya saya minta maaf ibu, mulai sekarang saya sudah mengikhlaskan diana bersama dengan Dika, saya sadar bahwa cinta tidak boleh di paksa kan dan cinta juga ngga harus memiliki, ibu saya minta maaf sudah membuat rumah tangga Diana dan dika hancur" ucap naufal yang sudah mulai menyadari
"Diana tolong maafkan saya diana, saya menyesal, diana kamu harus sehat lagi, saya janji saya ngga akan maksa kamu saya minta maaf sudah mengancam kamu, diana bangun..." naufal yang begitu sedih melihat orang yang di cintai nya terbaring sakit karenanya
Sementara di rumah dika yang mau siap-siap berangkat ke luar negri,Dika dan keluarganya mau pindah ke luar negri, di sana pak surya mempunyai perusahaan baru jadi pak surya harus mengelola nya dan dika kuliah nya pindah , sengaja pak surya memindahkan kuliah dika agar dika bisa melupakan diana, sementara perusahaan di indonesia di handle sama paman nya dulu,
"Diana aku pergi, walaupun, pernikahan kita singkat, aku ngga bisa melupakan kamu diana, semoga kamu bahagia dengannya" dika yang sudah naik pesawat sambil melihat foto Diana ketika waktu wisuda
Untuk kedua kalinya pernikahan naufal dan diana batal,
__ADS_1
Dan sekarang diana sudah sadar
"Diana kamu sudah sadar nak?" tanya paka fauzan
" iya bu saya kenapa bu" tanya diana masih lemas dan bingung
"Kamu pingsan nak, tadi kamu sudah di periksa juga sama dokter kamu harus banyak makan nak, ayo kamu makan dulu" jawab bu fauziah menyuruh diana untuk makan
Kemudian naufal masuk
"Diana kamu sudah sadar,? Diana maafkan saya, mulai sekarang saya sudah menyadari dan saya juga sudah membatalkan pernikahan nya saya minta maaf sudah membuat kamu jadi seperti ini, diana tolong maafkan saya" naufal memohon maaf
Singkat cerita
Diana sudah mulai sehat kembali dan ingin ke rumah dika mau meminta maaf dan mengatakan yang sebenarnya.
"ibu saya mau ke rumah dika, saya mau negejelasin semuanya dika di hubungi nomer nya ngga aktif dan nomer orang tuanya juga sama ngga aktif juga"
"Iya sudah.. kamu harus di antar sama zaki, zaki minta tolong anterin kaka kamu nak" pinta ibu fauziah
25 menit kemudian mereka sampai di rumah dika
"Maaf pak saya ingin ketemu sama Dika"
"Dika sudah pindah mba sejak 2 hari yang lalu" jawab pak satpam yang masih di suruh menjaga rumah pak surya
" apa ?? Dika pindah di mana pak?" tanya Diana yang mulai sedih
"Nak Dika dan orang tuanya sudah pindah ke luar negri mba" jawab pak satpam
"Apa nanti mereka ngga balik ke indonesia lagi pak" tanya diana
"Kurang tau mba" jawab pak satpam
"Dika kamu tega sekali, setidaknya kamu pamit dulu dika, dika aku mencintaimu" batin diana yang dadanya begitu sesak dan air matanya terus mengalir
Hari-hari diana sekarang hanya mengajar di paud jadi sejenak bisa melupan dika, pas pulang ke rumah diana ingat lagi, entah kenapa perasaannya ke dika masih sama seperti dulu, dia masih mencintai dan begitu juga Dika meskipun dia fokus kuliah nya tetep dia terus memikirkan diana
__ADS_1
4 tahun kemudian Dika lulus kuliah bergelar BBA
sekarang dika sudah menjadi penerus perusahaan papanya yang di indonesia,
Dan zaki sudah lulus kuliah zaki juga menjadi karyawan di kantor yang dekat dengan perusahaan dika.
Pas makan siang, zaki ketemu Dika yang juga sedang makan mereka bersalaman dan duduk bersama dan makan bersama
"Zaki gimana kabar kaka kamu" dika yang sambil makan
"Alhamdulillah baik, kamu waktu pergi kenapa ngga pamitan dulu" zaki juga yang sama sambil makan
"Soalnya saya denger, pas saya pergi itu kaka kamu lagi menikah, saya takut menggangu perniakahnya, dan saya takut menggagalkan pernikahannya lagi."penjelasan Dika
"kaka saya batal nikah, waktu itu kaka saya sakit dan ka Naufal juga sudah melepaskan kaka." Zaki sembari Makan
"Maksud kamu, melepaskan giman?." tanya dika yang bingung
"waktu kaka mau menikah dengan ka naufal itu karena ancaman ka naufal yang ingin membu**h kamu, dia dendam sama kamu, makanya ka Diana terpaksa menerima Naufal lagi, tapi pas hari H, ka Diana pingsan, terus ya pernikahannya batal, ka Naufal sendiri yang membatakannya , ka Naufal sadar, dan meminta maaf " Zaki bercerita tentang kejadian menimpa kaka nya.
"Apa? jadi Diana mengorbankan perasaannya demi melindungi saya.?" tanya Dika yang terkejut mendengar cerita Zaki tersebut
"Iya..Kaka ngga mau kamu kenapa-kenapa" jawab Zaki yang sudah selesai makan siangnya
"Sudah yah saya harus kembali ke kantor" ucap Zaki, lalu zaki memanggil pelayan mau bayar
"Zaki biar saya aja yang bayar" ucap Dika meneraktir Adik iparnya tetsebut
"Ohh...terima kasih kalo gitu"ucap Zaki bergegas mau keluar.
" Zaki, saya ingin ketemu kaka kamu bolehkan?" tanya Dika suara meinggi, soalnya Zaki sudah jauh dari hadapannya mau keluar ..
" terserah kamu aja." sahut Zaki
Kemudian Dika bergegas menemui diana.
Bersambung
__ADS_1