
Desipun pulang krna malu bajunya kotor, dan lila juga ikut pulang.
"Santi, kamu nggak papa? Itu bajumu basah loh"? tanya Diana masih berdiri di sebelah Dika
"iya nih, tadi ke siram sedikit" jawab Santi berdiri di samping Riky
"O.iya ka irfan terima kasih sudah membela saya, tadi."
" iya sama-sama Santi,..Santi itu beneran suami kamu?" tanya irfan terkejut melirik ke Riky
"Iya ka." jawab Santi
"Kaya seumuran Suaminya Diana. o.iya saya pernah liat juga, sama cewe tadi itu waktu main fusal." Irfan mengingat dulu waktu pertama kali melihat Riky dan Dika
"O.iya kita belum kenalan ya, kenalin saya irfan temannya Santi, dan Diana." irfan mengajak Riky berjabat tangan
"Saya Riky suaminya Santi,t terima kasih untuk tadi"
Singkat cerita
pesanan irfan sudah datang, kemudian irfan duduk kembali di tempat duduknya tadi bersama teman-temannya.
"Mba Santi ayo kita pulang aja, itu takut masuk angin nanti, atau beli pakaian, biar ganti dulu." ujar Riky menghawatirkan istrinya
"Tidak usah, bukannya kita sudah pesan makannya." jawab Santi
"O.iya, ya. ya udah ayo kita duduk dulu, pak Dika juga belum mesen kan?,pak Dika gabung Sama kita aja"
" iya, emang saya mau gabung, terus, mau ada yang saya omongin lagi sama kamu." jawab Dika
mereka pun duduk bersama,Dika memesan makanan lalu 10 menit kemudian makananpun datang.
"Pak, katanya mau ada yang di omongin?." tanya Riky yang setelah mengunyah makananya dan menelan nya
"Iya, kalian mau ikut kita nggak, saya mau mengajak kamu liburan Riky tapi cuma dua hari aja, kita niatnya mau ke pantai, dan menginap di vila, papa saya punya teman yang vila nya bagus."Dika menjelaskan
"Boleh tu pak, mba Santi, kita ikut yuk, kan sekalian honey moon," Riky melirik Santi dan dengan raut wajah yang penuh harap
Sementara santi masih diam dan bingung, membayangkan di vila nya hanya berduaan saja sama Riky di kamar, apa lagi mendengar kata honey moon, takut Riky berbuat macam-macam terhadap dirinya. Santi masih belum siap soalnya takut nya suaminya itu cintanya hanya main-main saja, dan takut nanti, Riky meninggalkan nya.
"Ikut aja sih, biar ada temannya nih."Seru Diana karna melihat Santi kaya bingung, kaya ngga mau ikut.
"Iya mba Santi, hayuklah ikut kasihan suaminya, tiap kerja liat laptop terus pasti. otaknya penuh dengan dokumen, haha"ajak Dika sambil melihat ke Riky
"Bukannya pak Dika juga sama, hadeh." jawab Riky
"Laa iya makannya ayo kita liburan, tenang aja vila nya gratis, biar saya yang bayar " Seru Dika, yang ingin mereka ikut agar hubungan mereka tambah dekat.
"Iya, terima kasih ya pak Dika, sudah mengajak kita. " jawab Santi
"Nanti sore ya berangkatnya, habis ashar biar kita lihat sunset." seru Dika
"Iya pak." jawab Riky
Merekapun telah selesai Riky dan Santi pulang duluan mau siap-siap.
Sementara Dika dan Diana menunggu pesanan bungkusan mereka, untuk orang tuanya dan akhirnya sudah dapat bungkus nya.
__ADS_1
skip cerita.
Mereka telah sampai di rumah papa Surya dan mama Seli, lalu Dika menekan bel pintu kamera.
"Assalamu'alaikum" ucap Dika Dan diana
"Wa'alaikumussalam" jawab mama Seli melihat layar di pintunya.
"Siapa ma?." tanya papa Surya yang tadinya duduk di ruangan depan lalu berjalan mendekat mama Seli
"Dika dan istrinya pa." Lalu membuka kan pintu
"Kalian, kenapa baru datang? Ayo masuk"Seru mama Seli
"Maaf ma, kita baru sempet datang mengunjungi mama dan papa, soalnya tau sendiri kan, ma, Dika Sibuk," jawab Dika bersalaman lalu duduk dan Diana ikut duduk di sebelahnya.
"Iya mama tau kalian sibuk, meskipun sibuk kalian pokoknya harus datang 1 minggu sekali, mama kesepian tau Dika"
"Iya ma, nanti di usahain, gimana kabar mama.?"
"Alhamdulillah baik, o.iya kalian kesini kenapa ngga ngehubungin dulu, kan, biar mama masak banyak." ujarnya
"Kita sudah makan ma, ini Dika juga bawain buat mama dan papa."
"kebetulan banget nih papa laper, sini Dika"
"Ihh papa. baru juga mereka datang." mama Seli melirik papa Surya..
"Laper mah." jawab pak surya
"Ni pak" Diana yang memberikan nasi bungkus nya.
Diana mengangguk dan tersenyum.
"Kalian mau menginap, kan?" tanya ,pak Surya
"Nggak pa, kita sudah ada janji sama teman mau ke pantai nanti sore." jawab Dika
"Iih kiraen mama kalian mau menginap, emang pantai mana?" tanya mama Seli
"Pantai anyer mah, yang waktu kita nginap ke vila itu" jawab Dika
"Mama ikut dong, ayo pa kita ikut, udah lama nih mama juga nggak lihat laut"Seru mama seli
"Iya, terserah mama aja." jawab papa Surya yang sebenarnya tidak ingin ikut.
"Jangan terserah, ayo kita ikut pa"rengek mama Seli
"Iya, ma." pak Surya melanjutkan makannya
"Nggak papa kan, Diana mama ikut?." tanya nya
"Iya nggak papa ma, malah seneng ma, biar rame" ujar Diana
"Ya sudah, ayo kita siap-siap, sekalian ajak aja mertua kamu nya Dika, siapa tau mau, terus sama adik ipar kamunya tu biar tambah rame." seru mama Seli yang sangat antusias.
"Ide bagus tu." imbuh papa Surya
__ADS_1
Singkat cerita
Dikapun setuju mengajak mertuanya dan Zaki. kemudian Mereka sudah sampai di pantai dan menginap di vila.
"Vila nya bagus ya, ada kolam renangnya lagi, terus kita bisa liat sunset juga dari sini." ucap Diana sedang duduk bersama suaminya, sambil menikmati keindahan alam yang mataharinya mau terbenam.
"Iya sayang, apa lagi berduaan sama kamu jadi tambah indah" jawab Dika ngegombal serasa dunia hanya milik mereka berdua.
"Hemm gombal, ayo masuk, sudah maghrib, kalo maghrib banyak setan tau" Seru Diana
"Iya kah, sayang?" tanya Dika serius
"Iya, saya pernah dengar kata ustadz sih gitu, makanya kalo waktu maghrib semua pintu harus di tutup agar setanya nggak ikut masuk, terus menggangu kita" Diana menjelaskan
"Owh gitu, ya sudah ayo kita masuk"
Kemudian mereka pun masuk. Dan setelah isya mereka keluar bakar-bakaran aneka ikan, makan malam bersama saling bercanda dan mengobro.l
"Pah, tau ngga mereka tu niatnya ke sini mau honey moon eh malah orang banyakan gini." ucap Dika melirik ke Riky
"Nggak papa pak Dika, malah seru jadi rame" jawab Riky
"Ada juga honey moon, mah hanya berduaan dong"
"Ya, kan, nanti kita di kamar berduaan pak" Riky tersenyum "iya kan, mba, Santi" tanya nya melirik Santi
Santi hanya Diam merasa gimana gitu dengan ucapan mereka
"Oh jadi gitu. Maaf ya Nak, Riky kita jadi ganggu acara honey moon kalian" Ucap papa Surya
"Nggak papa pak, saya juga ke sini karena di ajak pak Dika" jawab Riky
"Cie-cie ..Hemm yang pengantin baru tu. Lagi semangat-semangatnya ya haha" Dika kembali meledek Riky
"Udah pak, kasihan ada yang masih jomblo" Riky melirik ke Zaki menikmati makanan nya
"Iya, ih Dika ngomongin itu semangat sekali ngga malu ada mertua dan orang tuanya juga" ucap mama Seli melirik ke Dika
"Hehe.Maaf ma." jawab Dika menyunggingkan bibirnya
Makan bersama pun selesai.
sementara Santi dan Riky bingung mau tidurnya bagaimana karna tidak ada sofa.
"Mba Santi tidur di atas, biar saya di bawah" ujar Riky memahami istrinya yang masih belum siap
"Tapi ini cuaca sedang dingin nanti kamu masuk angin gimana" jawab Santi khawatir
"Iih mba Santi, makasih sudah mengkhawatirkanku, berarti mba Santi sudah cinta kan,Sama aku."
"Entahlah..ya udah biar saya di bawah, kamu di atas." ujar Santi ya g takut suaminya masuk angin
"Ya udah ayo...mba Santi sudah siap?." Riky yang pura-pura tidak paham ucapan istrinya yang menurutnya menggemaskan kalo di goda.
"Ihh apanya sih maksudnya tidurnya." jawab Santi
"Iya ayo, aku yang di atas, mba Santi di bawah" Riky masih pura-pura dan mendekati Santi perlahan.
__ADS_1
Bersambung