Suami Muda

Suami Muda
Part 30


__ADS_3

Bu Fauziah sedang membawakan minum Untuk di suguhkan ke Dika.


"ini Nak, minum Dulu pasti kamu haus kan?, Dari Tadi ya nungguinnya,? maaf yah ibu tadi habis tidur.." bu Fauziah meletakan minum di Meja.


"Maaf ya ibu, saya sudah merepotkan.... saya nunggunya ngga lama kok bu, ibu Diana kemana ya? sekarang rumahnya sudah berubah ya bu? Dika yang lihat-lihat mencari kamar Diana


"iya soalnya dulu rumah ibu lumayan kecil...sekarang Alhamdulillah sudah lebar, Diana belum pulang, tadi sih bilangnya lagi Workshop, mungkin pulangnya sore" bu Fauziah menjelaskan


"Owh masih lama dong bu..." Dika yang mukanya kurang semangat mendengar Diana pulangnya masih lama.


Pak Fauzan yang sudah selsai ganti bajunya, lalu keluar kamar, terus duduk menemani Dika.


"Dika, mobil yang di depan Rumah, apa itu mobil mu, Nak?." tanya pak Fauzan, kepikiran takut mobilnya di curi maling.


" iya pa." jawab dika


"Di masukin ke dalam garasi gih. takut ada maling, terus takut menggangu kendaraan lain juga" seru pak fauzan.


"iya pa, terimakasih sudah mengingatkan." jawab dika terus keluar memarkiran mobilnya ke garasi.


sementara Bu fauziah, melihat ponselnya mau menghubungi Diana, tetapi melihat pesan Diana dulu, yang katanya pulangnya malam lalu bu Fauziah menaro ponselnya kembali di atas meja.


Dika sudah duduk kembali di dalam.


"Dika, ternyata Diana pulang nya malam, Nak, barusan ibu baca pesannya" ucap bu fauziah


"Ya Allah..masih lama dong ya.?" Dika yang ngga sabar ingin ketemu mantan istrinya itu.


"Lagian ada apa ya,? ingin ketemu Diana cepet-cepet gitu? kan,?ada ibu di sini, apa ada yang mau di sampaikan?" tanyanya merasa bingung melihat Dika kayak orang sulit di artikan


"Saya ingin ketemu Diana bu, saya kangen" jawabnya


"Kamu ngga boleh kangen sama yang bukan mahrom kamu, Nak, Kirain ibu kamu sudah punya pasangan baru" bu Fauziah sedang duduk di samping Pak Fauzan.


"Iya Dika.. kirain bapa juga kamu sudah punya istri lagi" sambung pak Fauzan


"Saya nggak bisa melupakan Diana pa, makannya saya kesini Dan saya seneng banget tadi mendengar cerita dari Zaki, kalo Diana nggak jadi nikah"


"Ohh...jadi nak Dika habis ketemu Zaki?..berati sudah tau tentang Alasan Diana meminta cerai ke nak Dika itu kan?" tanya bu Fauziah dan juga perasaannya senang karena Dika masih mencintai Anaknya


"Iya bu, Zaki sudah menceritakannya, saya jadi menyesal karena saya pergi nggak pamitan waktu itu ..maaf ya ibu, bapa" Dika memohon maaf dan menyesal


"Iya ngga papa nak, bapa juga ngerti, keadaanmu pasti waktu itu lagi sangat kecewa, sekarang syukurlah kalo nak Dika Sudah tau semuanya, semoga ngga ada salah paham lagi ya" ucap pak Fauzan yang merasa Lega


"O.iya bapak kan belum makan, ayo pa makan dulu,..kamu juga Dika belum makan, kan?" tanya bu Fauziah yang mau menyiapkan makanan

__ADS_1


"Saya sudah makan bu, tadi sama Zaki, saya ketemu Zaki pas jam makan siang bu"


"sudah, ngga papa makan lagi aja temenin bapa makan... ayo" ajak pak Fauzan


"baiklah kalo gitu, saya juga kangen masakan ibu" Dika tersenyum tipis dan menuju meja makan


"bisa aja kamu nak Dika" Ibu Fauziah juga tersenyum mendengar perkataan Dika.


6 jam kemudian pukul 20:00


Papa surya sudah kelar meeting nya dan langsung pulang ke rumah.


"Papa kok sendiri?? Dika mana pa?" tanya mama Seli membukakan pintu Suaminya yang baru pulang kerja


"Kirain papa, Dika sudah pulang, Dia tadi ngga ikut meeting,... Malah menemui gadis itu" papa Surya masuk ke dalam rumah dan langsung duduk.


"Gadis siapa pa?" Tanya Mama Seli


"Mantan istrinya mah" jawab papa surya yang pengen istirahat karena merasa lelah seharian kerja di tambah meeting,


"Iiiih Dika, kenapa ngga bilang sama mama sih,...lagian kenapa menemui Diana yang sudah menyakiti kita ya...Dasar tu anak, mama masih sakit hati tau pah sama Diana,.soalnya Dia sudah mama anggap anak sendiri malah kaya gitu, pokoknya mama kecewa banget sama Diana" mama Seli yang merasa kesal Dan kecewa


"Sudah ma....yang lalu biarlah berlalu, jangan di ungkit-ungkit lagi, siapa tau sekarang Diana sudah berubah jadi baik lagi, Lagian emang Salah anak kita kan tadinya, yang sudah menggagalkan pernikahannya" seru papa Surya


"Orang dia pergi duluan, Dia izinnya lewat telepon Ma,..coba sekarang di telepon aja sama mama" pa Surya lalu merebahkan tubuhnya ke sofa


"Iya sudah. mama mau nelepon" Mama Seli mengambil ponselnya Dan menelepon


Di rumah Pak Fauzan, Dika lagi duduk di teras. menunggu Diana pulang dan ponselnya bunyi, lalu ia mengakat telepon dari mamanya dan ia masuk ke dalam rumah kembali


"Halo mah..."


"Dika pulang,...! Ngapain kamu di situ??" mama seli marah


"Maksud mama apa sih?, iya bentar lagi dika pulang" jawab Dika bingung mamanya marah


"Kamu kenapa ngga ikut meeting sama papa..kok malah datang ke rumah mantan istri kamu sih...? Jangan bilang kamu masih mencintainya?" tanya mama Seli


"Iya mah saya emang masih Mencintai Diana, saya pengen menikah lagi sama Diana mah.." jawab Dika


"Jangan gila kamu Dika,...cepetan pulang...kamu ngga boleh menghancurkan rumah tangga orang lain..!" mama seli tambah kesal


"Ah mama sudah jangan berlebihan gitu, Dika bukan anak kecil mah, Dika sudah tau mana yang buruk dan baik mah,...ceritanya panjang...nanti Dika ceritain ya Di rumah maaf Dika belum pulang mah...saya tutup ya telepon nya...daahhh mah..." Dika menutup telepon nya karena mendengar suara motor Di luar dan bergegas keluar


Pak Fauzan dan bu Fauziaj juga melihat keluar

__ADS_1


"Alhamdulillah sudah sampai...haduh lelah banget..ngantuk lagi" diana ngomong sendiri yang ngga engeh ada mobil dika yang terparkir di garasi rumahnya dan mau memasukan motornya ke dalam rumah


"Sini biar saya yang masukin motornya" ucap Dika yang seneng banget melihat Diana sudah pulang


Dianapun kaget mendengar Suara yang sebelum nya Dia pernah mendengarkan suara itu dan melihat asal Suara tersebut Dika yang lagi di teras


"Haaii Diana ...kamu lama banget sih pulangnya...saya menunggumu dari tadi tau...sini biar saya aja motornya yang masukin"ujar Dika


Diana bengong melihat Dika berdiri di depan matanya, dan nggak sadar stang motornya terlepas dari tangannya, hampir saja mau menimpanya


"Diana hati-hati dong" Dika bergegas memegang stang


motor yang mau menimpa mantan istrinya, kemudian memasukanya kedalam rumah


Sementara Diana masih bengong di luar.


Lalu pak Fauzan dan bu Fauziah memanggil Diana


"Diana ngapain kamu masih berdiri di situ, ayo masuk nak" pak Fauzan berdiri di pintu.


Lalu bu Fauziah menuntun Diana masuk kedalam" kamu kenapa nak ??" tanyanya


"ngga pa-pa bu" jawab Diana yang duduk bareng bu Fauziah


"Iya Diana kenapa kamu diam aja kayak orang bingung" sambung Dika juga yang duduk


"Kamu beneran Dika?" tanya Diana


"Iyaa...Saya Dika....masa kamu lupa...karena saya makin ganteng ya " Dika yang kepedean


Lalu Diana meneteskan air matanya dan diam


Lalu Dika mendekati Diana dan mau memeluknya untuk melepaskan rindunya yang selama ini terpendam


"Dika kamu ngga boleh meluk Diana nak...Dianakan bukan isti kamu lagi" ucap pak Fauzan


"O.iya Maaf ...saya kangen banget pak" jawab Dika


"Kamu kenapa tega ninggalin saya?, kenapa kamu ngga pamit waktu perginya?, kenapa kamu tega Dika?"penuh pertanyaan Diana juga ingin banget memeluk Dika, tetapi terhalang dengan status mereka yang bukan suami istri lagi..


"Iya maaf...soalnya saya denger kamu mau nikah, saya ngga sanggup lihatnya, saya juga ngga ingin menggagalkan pernikahan kamu lagi" jawab Dika


"Diana saya mencintai kamu, saya ingin Kamu menjadi istriku lagi" pinta Dika


Bersambung

__ADS_1


__ADS_2