
Masih di kampus, acara wisudanya sudah selesai tinggal foto-foto aja diana dan keluarganya sedang mengkhawatirkan Dika
" Dika, kamu kenapa lama? Katanya tadi kamu lagi jalan? apa motornya mogok kali , di telepon kok ngga di angkat-angkat sih lagi, bikin khawatir aja kamu ...ya Allah lindungi suamiku"diana ngomong di hati dan berdoa
Penculik membawa dika di rumah kosong,dika terus berontak tapi kakinya juga di ikat.
" sialan ni orang,..siapa sih mereka, kenapa mereka melakukan ini kepadaku." grutu dika emosi.
Penculik melepaskan lakban yang di mulut dika.
"Kamu siapa? Lepaskan saya!" pinta dika nada meninggi
"Lu di lepasin lakban nya malah berisik,..apa lu mau gue pasang lagi lakbannya !" ucap penculik dan men foto dika lalu di kirimkan fotonya ke bosnya
"Bos ini bocah nya sudah berhasil tak bawa kesini...setelah ini di apain ni bocah bos." pesan WA penculik ke bosnya sedang berada di lantai atas
"Ya sudah, ikat saja jangan biarkan tu bocah kabur." balas bosnya
lalu bosnya mengirim foto dika yang sedang di ikat ke diana
" Diana kalo suami kamu mau selamat, kamu datang kesini sekarang juga, sendiri, jangan lapor polisi, kalo lapor polisi saya akan membuat suamimu tiada." pesan wa bos yang nyulik dika
Diana melihat HPnya kaget dan Menahan tangis takut membuat keluarga nya khawatir.
"Kaka kenapa? kok kaya orang bingung gitu, dika mana kenapa belum nyampe juga?"tanya Zaki melihat kakanya
" iya, kenapa Dika lama ya, katanya sudah selesai tesnya." sambung mama Seli bertanya
"iya ma saya juga bingung, ini kenapa Dika lama, saya mau ke toilet dulu ya ma." jawab diana yang sangat cemas dan berbohong ingin ke toilet.
"kenapa ka diana mukanya cemas gitu ya, setelah lihat HP? apa terjadi sesuatu sama Dika" zaki mengikuti kakanya dari belakang
"Kaka mau kemana,? katanya mau ke toilet, kok ke pintu mau ke luar" tanya zaki
"Zaki kaka minta tolong, anter kaka ke tempat Dika." pinta Diana yang cemas
"emang dika kemana ka?, apa kita ngga bilang dulu ka ke ibu dan bapak, mereka kan sedang mengkhawatirkan Dika." jawab zaki
" Ngga usah..kita berdua aja, ayo cepetan kaka sudah memesan taxi online." jawab diana
Kemudian mereka berangkat
Sementara di kampus keluarganya mencari zaki dan diana lalu menelepon Diana
" halo.. Diana kamu lagi di mana nak, ke toilet kok lama?" tanya mama seli cemas
" maaf ma, saya haus mau beli es dulu sama zaki ,terus lagi katanya motor Dika bannya bocor , jadi mau saya samperin." jawab diana yang berbohong takut mama seli mengkhawatirkan nya
"ya Allah Dika ..ya sudah hati-hati ya." ucap mama seli menutup teleponnya.
"Nggak biasanya ban kamu bocor Dika." mama seli ngomong sendiri merasa khawatir
"Ma, Diana sama zaki di mana?" tanya papa surya yang memperhatikan tadi pas mama Seli menelepon.
"Lagi keluar katanya mereka haus mau beli es, terus katanya ban motornya dika bocor, diana dan zaki mau menyusul." jawab mama seli
__ADS_1
"Ya Allah, kasihan banget Dika."ucap papa surya
Singkat cerita
Kemudian merekapun sampai ke tempat rumah kosong tersebut.
"Ka, katanya mau ke tempat dika,? bannya bocor mah ke tambal ban, kok kenapa di sini, ?ini kan rumah kosong" tanya zaki bingung
"kamu jangan banyak tanya, kamu di sini aja ya, kaka mau menemui teman kaka dulu." jawab diana yang ngga mau ngasih tau zaki kalo dika di culik.
Karna penculik tau diana tidak sendiri, lalu penculik menyerang zaki dan mengikat zaki juga
"Kalian siapa ? Lepaskan adik saya" teriak diana
"Lepaskan tangan saya" sambung zaki
Lalu salah satu dari penculik ke lantai atas melapor ke bosnya
"Bos ini diananya udah datang, tapi membawa adiknya, dan sudah berhasil di ikat juga"ucap salah satu penculik
" iya sudah,bawa mereka ke atas.cepet lewat pintu belakang" jawab bosnya
"ayo kita ke lantai atas." ucap penculik
"Kalian siapa? kenapa kalian menculik suami saya? Mana suami saya?" tanya diana menuju lantai atas.
"nanti juga kamu tau sendiri" jawab penculik
Kemudian Diana sudah sampai di lantai atas, Lalu masuk di ruangan, ada Naufal yang sedang duduk.
"karena saya yang menyuruh mereka menculik suamimu." jawab naufal
"Kenapa ka naufal melakukan semua ini, lepaskan suami saya!!! kenapa sekarang kamu jadi orang jahat." ucap diana suara meninggi
"Diana sekarang kamu berani teriak-teriak ya,.. ini semua gara- gara kamu diana, dan si bocah itu.!.yang sudah menghancurkan pernikahan saya dan kamu, saya pernah bilang kan, saya akan buat perhitungan terhadap bocah itu." ucap naufal emosi
"Kalo kamu mau dika di lepaskan ada syaratnya."sambung naufal
" apa syaratnya? " tanya diana
"Kamu harus bercerai dengan suami kamu, dan menikah denganku " jawab naufal
"Ngga bisa..! saya sudah ngga menyukai ka naufal..apa lagi ka naufal berbuat kaya gini, saya mohon Lepaskan dika dan adik saya "pinta diana yang pipinya basah
"Saya ngga akan melepaskan bocah itu sebelum kamu menerima persyaratannya, dan apa kamu mau saya akan melukai suami kamu sampai suami kamu tiada." naufal mengancam diana
"Saya akan melaporkan kamu ke polisi sekarang juga, cepat lepaskan suami saya !" suara diana meninggi
"Silahkan saya ngga takut diana, yang penting dendam saya terbalaskan" naufal sambil memegang benda tajam
"Ka naufal kenapa sekarang ka naufal jadi orang jahat, kaka ga boleh maksa kaka saya." ucap zaki mengepalkan kedua tangannya
"Diam kamu,,...ini bukan urusan kamu !" ucap Naufal
singkat cerita
__ADS_1
Akhirnya Diana menerima persyaratan Dari naufal yaitu bercerai dengan Dika dan menikah dengan naufal, dan naufalpun melepaskan dika dan Zaki
"Lepaskan bocah itu sekarang juga" perintah naufal ke anak buahnya
"baik bos" ucap anak buah naufal dan diana mengikuti dari belakang sedangkan naufal masih di atas
Dan biar ngga ketahuan Dika ,Diana dan zaki keluar duluan dan menunggu Dika di luar dan bersembunyi lalu memesan taksi online
"ka, kenapa kaka menerima persyaratan naufal yang jahat itu." tanya zaki
" soalnya kaka takut Naufal nekat nanti, kamu ngga dengar tadi katanya ngga takut sama polisi, kaka ngga mau Dika kenapa-kenapa zaki, kamu jangan bilang-bilang kejadian ini kesiapa-siapa " jawab Diana yang air matanya membasahi pipinya meskipun sudah di tahan tetapi tetap saja keluar..
"iya kak." ucap zaki yang bingung
Sementara anak buah naufal melepaskan Dika
"sekarang kamu sudah bebas ..silahkan pergi " ucap anak buah naufal melepaskan ikatan dika
"Kalian siapa, kenapa sekarang, kamu melepaskan saya!?" tanya Dika yang bingung
" sudah kamu jangan banyak tanya!, lebih baik cepetan pergi sana!" ucap penculik
Kemudian dikapun buru-buru bergegas keluar karena memikirkan wisuda diana yang sudah selesai.
" apa sekarang sudah selesai ya acaranya...aduuh motor saya masih di parkiran toko bunga lagi...ya sudah saya mau pesan ojeg online saja ah." Dika ngomong sendiri
Sementara diana melihat Dika dari jauh dan sudah naik mobil merasa lega karena dika ngga kenapa-kenapa.
"Pak ayo jalan." ucap diana ke pak sopir
"Baik, mba" jawab pak sopir
Dika sudah mendapatkan ojeg online menuju toko bunga mengambil motor yang masih terjaga oleh tukang parkir..tadi pas dika di culik tukang parkirnya lagi istirahar siang
Singkat cerita
Dika dan diana sudah sampai di kampus acara wisudanya sudah selesai.
Diana langsung memeluk Dika dan keluarganya memperhatikan mereka.
"Diana kamu kenapa..tumben banget kamu memeluk saya,..maaf ya saya telat, acaranya sudah selesai ya?" dika yang bingung dengan diana lalu dika memberikan buket bunga untuk diana.
"Cie-cie" ucap keluarganya melihat mereka berpelukan lalu diana melepaskan pelukannya.
"Kamu kenapa telat...??" tanya diana pura-pura ngga tau Dika habis di culik
"Tadi saya...." ucap dika yang ngga jadi bicara karena di suruh foto-foto
"Ayo cepetan kita foto-foto dulu kamu sudah telat dika, kita foto-foto aja, kita buat foto keluarga, biar ada kenangan-kenangnya." seru mama seli
"Ma ..mereka berdua aja dulu yang foto, kasihan mereka pas menikah juga ngga ada fotonya." seru papa surya
Bersambung
...********...
__ADS_1