Suami Muda

Suami Muda
Parts 29


__ADS_3

Pas mau ke rumah Diana. Dika lupa kalo siang ini ada meeting.


Lalu dika menelepon papanya, izin tidak bisa menghadiri meeting tersebut.


"Aku harus telepon papa, soalnya siang ini juga aku harus ketemu Diana." dika yang menekan ponsel dan menelepon papa Surya.


"Haloo pa...Pa maaf siang ini saya izin, ngga bisa hadir meetingnya, maaf ya pa" Dika sembari membuka pintu mobil


"ngga bisa, kamu harus hadir ! ini penting, Nak, apa lagi papa mau ngenalin ke klien papa, kamu sebagai wakil papa, dan penerus Perusahaan papa" cepetan kamu ke sini


"tapi Pa, saya pengen ketemu dengan diana." jawab Dika yang sudah masuk ke dalam mobilnya.


"Apa?? kamu mau menemui Diana?" Pak surya terkejut di kira Anaknya sudah melupakannya


"iya pah, ya udah Pa, saya izin ya...maaf ya Pa ,Assalamu'alaikum" Dika langsung menutup teleponnya.


"Dasar tu anak kiraen papa, kamu sudah melupakan mantan istrinya itu." pak sedikit kesal


Dika yang sudah keluar parkiran tempat makan. menuju rumah Diana mengendarai mobil sport yang baru saja di beli satu bulan yang lalu


"Diana aku kangen banget sama kamu, kamu kangen juga kan sama aku,?"dika ngomong sendiri lirih dan tetap fokus mengendarai mobilnya.


Sementara Diana sedang menghadiri workshop, tentang parenting Anak Usia Dini, dan sedang istirahat makan siang. serta selesai shalat


"Astaghfirullah, saya lupa ngasih tau ibu kalo workshopnya pulangnya malam, ya sudah saya telepon aja "Diana mau menelepon ibunya masih di mushala di dalam hotel


Di rumah ibu fauziah sedang tidur siang, jadi teleponnya tidak di angkat.


"Tumben, Ibu ngga mengangkat teleponnya, kalo gitu di wa aja deh" diana ngomong sendiri lirih


Kemudina temannya mengingatkannya kalo workshopnya sudah mau mulai kembali


"Bu Diana hayukkk...bentar lagi sudah mau mulai" teman ngajar diana namanya caca


" iya bu caca bentar, saya mau menghubungi ibu saya dulu, tadi lupa bilang kalo pulangnya malam" jawab Diana


"O.iya sudah, saya tunggu di sini ya bu" bu caca menunggu di luar mushala.

__ADS_1


"Iya bu" jawab Diana kemudian diana mengirim pesan WAnya "Assalamu'alaikum... Ibu maaf Tadi lupa bilang, Diana pulangnya malam bu jam 9 kayaknya"pesan diana yang masih ceklis 1..


Kemudian diana bersama temannya bergegas Masuk di ruangan workshop kembali, yang sudah di mulai. Diana telat, lalu Diana duduk mengeluarkan bukunya dan mencatat kembali, apa yang di sampai kan oleh Pemateri.


Sementara Dika yang bentar lagi mau nyampe


"Ya Allah saya lupa, masa di rumah mertua, ngga bawa apa-apa?" Dika melihat martabak yang di pinggir jalan


"Masa iya saya beli martabak itu, ngga lah " dika bingung mau bawa apa


"Bawa es boba aja kali ya, Diana kan suka es boba, terus apa lagi ya?" dika masih bingung


Kemudian dika melihat penjual buah


" ya sudah buah aja ah..semoga suka" lalu dika membeli buah segar


akhirnya Dikapun sampai juga di rumah Diana, yang sekarang rumahnya semakin lebar, dan bertingkat 1


"ini betul, kan ?rumahnya, kok sekarang beda ya?" Mobil Dika berhenti di depan pagar rumah Diana, yang sudah terbuka.


lalu dika masuk ke dalam pagar tersebut dan mengetok pintu


"Assalamu'alaikum" dika mengetuk pintu


"kok sepi sih?...ibu di mana ya? jangan-jangan Diana tidak ada di rumah"dika masih di luar, lalu duduk di teras yang ada kursinya


kemudian pak fauzan yang baru pulang mengajar, melihat mobil dika yang terparkir di pinggir jalan, di luar pagar rumahnya


"ini mobil siapa??? kenapa mobil sebagus ini parkir di sini, apa ngga takut di colong maling kali ya" pak fauzan bingung bergegas mau masuk rumahnya, dan pak Fauzan kaget melihat Dika yang.sedang duduk


"Dika, ???" pak fauzan terkejut


"iya pak saya Dika"lalu Dika bersalaman


"kenapa ngga masuk, Nak, ayoo masuk Nak" pak Fauzan membuka pintu yang ternyata di kunci.


"Assalamu'alaikum... ibu" pak Fauzan memanggil ibu Fauziah

__ADS_1


bu Fauziah masih belum bangun


"o.iya bapak kan punya kunci cadangan, kayaknya ibu lagi tidur siang ni, kamu dari tadi dika menunggu di sini nya?" pak Fauzan sembari membuka pintu dan bertanya.


"ngga Pa...saya barusan nyampe" jawab Dika, yang merasa sedikit canggung, karena sudah lama tidak bertemu dengan mertuanya itu.


'ohh.. syukurlah kalo gitu, jadi kamu ngga nunggu lama, ibu biasanya jam segini itu emang lagi tidur siang, silahkan duduk dulu dika, tunggu ya, bapak mau membangun kan ibu dulu" pak fauzan menuju kamar


"iya pak." jawab Dika


lalu pak fauzan masuk kamar


"ibu..bu....bangun, " pak fauzan menggerakkan bahu bu Fauziah


kemudian bu fauziah bangun


"ya Allah,...maaf pa ibu ngantuk.banget" Lalu ibu Fauziah duduk.


"itu di depan, ada Dika bu." pak Fauzan yang mau ganti baju membuka lemari


"apa pa?!! Dika?" tanya bu fauziah kaget


"iya bu buruan gih temuin...bapak mau ganti baju dulu" seru pak Fauzan


"iya Pa" bu fauziah keluar kamar


kemudian mereka bersaliman


"nak Dika,? sekarang kamu sudah besar ya Nak?" bu Fauziah yang kagum melihat dika yang makin berkarismatik, dan makin ganteng.


"Hh ibu,Dika kan, emang sudah besar bu." jawab dika tersenyum


"ini ibu ada buah, maaf ya Dika hanya bawa ini" dika menyodorkan buahnya


"ngga papa, Nak,,..ini juga ibu terima kasih banyak loh,.tunggu di sini ya, ibu mau bikin minum dulu." bu fauziah menuju dapur


"baik bu." jawab dika duduk di ruangan tamu

__ADS_1


"Diana di mana ya? kok ngga muncul-muncul apa lagi tidur siang juga?." Dika ngomong di hati yang matanya melihat kamar yang posisinya sudah berubah


Bersambung


__ADS_2