
Krena Andika tidak bisa mendapatkan uang sebanyak itu, Aurora yang sangat cemas pun meneriaki Andika "bajingan", dan mengatakan ketika mereka kedua bersama, dia selalu bermulut manis, dan sekarang begitu sesuatu terjadi padanya, Andika malah tidak mengeluarkan uang.
Aurora memarahi Andika sampai membuatnya tidak tahan lagi, dia berdiri dan berteriak, "Aurora, kamu tidak ngaca ya, wanita sepertimu bernilai 2 miliar? Kalau ada 2 miliar, apa aku masih mau denganmu?" Setelah itu, dia berkata kepada pria dengan potongan undercut, "Bos Yakuja, aku tidak peduli lagi dengan hal ini. Terserah kamu jika ingin menjual Aurora ke klub malam!" Setelah berbicara, dia meninggalkan ruangan dengan marah.
Yakuja Apelo berjalan mendekat dan langsung menampar Aurora sampai membuatnya menangis. Tujuannya adalah untuk mendapatkan sejumlah uang dari keluarga Carissa dan Aurora, tetapi Aurora malah membuat Andika yang kaya itu marah dan pergi.
Semua orang yang melihat Yoshua dan Tonopati tahu kalau mereka bukanlah orang kaya. Yakuja dengan marah memerintahkan anak buahnya, "Kenapa masih diam saja? Cepat sikat mereka."
“Tonopati, hajar!” Yoshua langsung berteriak pada Tonopati.
Tonopati menendang orang di depannya. Kemudian, dia memukul orang yang menyerangnya dari kiri dan kanan, Tonopati mengulurkan tangannya dan meraih pergelangan tangan mereka, lalu memutar lengannya, dan melempar mereka berdua. 1 orang yang masih tersisa langsung menyerang Tonopati dengan tendangan samping, tetapi ditangkisnya dengan lengan, lalu dengan cepat melangkah ke depan dan memukul dada lawan sampai membuatnya jatuh ke tanah dan tidak bisa bangun lagi.
Yakuja terkejut ketika melihatnya, tetapi dia tidak menyangka bahwa Tonopati yang terlihat bodoh itu adalah seorang "ahli bela diri", dia lalu mengeluarkan belati dan mengayunkannya ke Tonopati.
Tonopati menghindar ke belakang, saat dia menghindar sampai ke dinding, Yakuja menendang Tonopati dengan kuat.
Tonopati menjepit lengannya dan menendang dada Yakuja sampai ke sisi Yoshua.
Yoshua menendang Yakuja lagi ke Tonopati. Saat keduanya masih kecil, mereka selalu memainkan permainan menendang karung pasir, dan mereka sudah sangat menguasainya.
Yakuja ditendang sampai tercengang. Sebelum dia sempat bereaksi, Tonopati sudah meraih pisau dan merebut belati dari tangannya. Dengan satu lengan melingkari leher Yakuja dan mengarahkan belati ke lehernya, Tonopati berkata kasar, "Jangan bergerak! Awas kubunuh nanti."
Carissa, Aurora dan 2 gadis lainnya tercengang.
Carissa belum pernah melihat Yoshua bertarung, terutama “Yoshua yang konyol" ini, dalam ingatannya adalah orang yang konyol, tapi dia tidak menyangka “Yoshua yang konyol" hebat dalam hal bertarung, sepertnya ilmu bela diri Yoshua tidak lemah.
“Kakak ipar, kamu sangat keren.” Carissa memuji Yoshua sambil bertepuk tangan.
Yoshua mendekati Yakuja dan berkata kepada Tonopati, "Tonopati, lepaskan dia!"
Tonopati menarik pisaunya, lalu Yoshua berkata kepada Yakuja, "Sekarang kita bisa bicara baik-baik, kan?"
Ketika ada seorang ahli yang muncul, maka seseorang akan mengetahui kekurangannya. Yakuja tahu bahwa ada perbedaan besar antara kekuatan lawan dan dirinya, walaupun ada 8 atau 10 orang lagi, mereka juka belum tentu lawan keduanya. Hanya saja, ini sangat aneh. Kapan ada orang yang begitu kejam di Kota Medan?
Setelah Yakuja dan Yoshua duduk kembali, Yoshua membuka sebotol bir dan meminumnya. Setelah bersendawa, dia bertanya pada Yakuja, "Katakan, apa yang sebenarnya terjadi? Mengapa adik iparku dan yang lainnya berutang padamu?"
__ADS_1
"Uhk ..." Yakuja ragu-ragu dan tidak mengatakannya untuk waktu yang lama.
Carissa bergegas berkata, "Aku saja yang bilang!"
Carissa memberitahu Yoshua apa yang terjadi. Dia mengatakan Yakuja membuka perusahaan media. Pegawai perusahaannya berpura-pura menjadi pencari bakat dan membujuk Carissa, serta mahasiswi lainnya untuk mengikuti audisi sebuah film. Akhirnya, mereka pergi ke sana untuk mencoba casting dan ditipu untuk menandatangani kontrak. Gadis-gadis seperti Carissa, Aurora, dan yang lainnya, menyadari bahwa film yang akan mereka bintangi adalah jenis "mini movie" yang tidak baik bagi remaja.
Gadis-gadis seperti Carissa dan Aurora langsung menolak untuk tampil. Tapi Yakuja menggunakan kontrak sebagai alasan, katanya tidak apa-apa jika tidak ingin akting, tapi harus membayar denda 2 miliar untuk menyelesaikan masalah ini. Jika tidak, mereka mengancam akan menjual Carissa, Aurora, dan yang lainnya ke klub malam.
Setelah mendengar apa yang terjadi, Yoshua berkata kepada Yakuja, "Mana kontrak yang mereka tanda tangani?"
"Tidak di sini, ada di perusahaanku."
"Suruh orang-orangmu pergi mengambilnya."
Melihat Tonopati menatapnya, mana berani Yakuja mengatakan "tidak". Dia segera memanggil bawahannya dan berbisik di telinganya.
Yoshua berkata kepada adik iparnya, "Sa, kamu bisa bawa temanmu pergi dulu! Ada sesuatu ingin aku bicarakan dengan Tuan Apelo."
“Kak, ngapain kamu tetap di sini?” Carissa bertanya dengan bingung.
“Jangan banyak tanya. Cepat bawa temanmu pergi!” Yoshua terlihat serius, dan dengan tegas meneriaki Carissa.
Yoshua menghibur Carissa dan berkata, "Sa, jangan khawatir! Aku akan membantumu mendapatkan kontrak yang kamu tanda tangani."
Carissa menjawab, "Hmm!" , lalu pergi bersama Aurora dan 2 gadis lainnya.
Setelah Carissa pergi, Yoshua melihat ke arah Yakuja. Jantung Yakuja berdebar kencang, tak disangka mata Yoshua akan begitu tajam.
“Yakuja, kamu kan yang buka Klub Victory?” tanya Yoshua tiba-tiba.
“Benar.” Yakuja tidak tahu apa yang dimaksud Yoshua, jadi dia menjawab dengan hati-hati.
"Buka harga, berapa harga klub ini, jual tidak?"
Yakuja mengira dia salah dengar, lalu dia bertanya dengan tidak percaya, "Kamu ingin membeli klubku?"
__ADS_1
"Benar! Aku suka suasana di sini."
"Bro, jangan bercanda denganku. Aku tidak akan menjualnya. Aku mengandalkannya untuk menghasilkan uang."
Yoshua menganalisis dan berkata, "Dengan ukuran dan banyaknya pelanggan klubmu, kamu hanya dapat menghasilkan puluhan juta per bulan, dan menghasilkan beberapa miliar dalam setahun. Begini saja, aku beli dengan harga 40 miliar, dan kamu yang akan mengelolanya. Kedepannya kamu bisa ikut aku, aku akan mengajarimu cara menghasilkan banyak uang."
"Apa? 4... 40 miliar?" Yakuja menelan ludahnya, tatapan matanya penuh dengan kecurigaan, dia hanya belum bertanya, “Memang kamu punya uang 40 miliar?”
Yoshua bertanya: "Kenapa? Tidak mau jual? 40 miliar tidaklah sedikit, aku berani jamin tidak ada orang lain di Kota Medan yang dapat menawarkan harga segini."
"Bro, kalau kamu benar-benar membelinya dengan harga 40 miliar, tentu saja aku akan menjualnya."
"Katakan, mau tunai atau transfer?"
"Transfer!"
"Kirimkan nomor rekeningmu, aku akan mentransfernya kepadamu sekarang."
Yakuja memberitahu nomor rekeningnya, dan segera menerima pesan yang berisi: Nomor rekening bank Anda dengan akhiran xx56 telah menerima transfer sebesar 40 miliar.
Yoshua tidak takut Yakuja akan membohonginya, jika dia berani membohonginya, dia punya berbagai macam cara untuk membuat Yakuja memuntahkan kembali uang itu dalam hitungan menit.
“Bro, tidak! Bos, siapa nama Anda?” tanya Yakuja bersemangat.
"Panggil saja aku Yoshua!"
"Tuan Muda Yoshua! Aku benar-benar tidak menyangka Anda begitu kaya. Jika Anda sungguh dapat membuatku menghasilkan banyak uang, aku, Yakuja Apelo akan mengikuti Anda."
Yoshua mengangkat botol, lalu tersenyum dan berkata, "Ayo, bersulang demi kerja sama kita!"
"Cheers!..." Yakuja juga mengangkat botolnya dan bersulang.
Keduanya saling bersulang dan menenguk minuman tanpa henti.
Yoshua mengatakan kalau besok pagi dia akan pergi ke perusahaan Yakuja untuk mendapatkan kontraknya, lalu dia menepuk pundaknya, dan pergi bersama Tonopati.
__ADS_1
Setelah Yoshua pergi, Yakuja segera meminta Bebe untuk memeriksa informasi mengenai Yoshua, tetapi Bambang mengatakan kepadanya bahwa Yoshua dan Tonopati adalah orang yang membuat keributan besar di kasino hari itu, dan juga bisa membuat mereka bangkrut dalam hitungan menit.
Yakuja terkejut ketika mendengarnya, dan berpikir dalam hati: Astaga! Orang dari mana sebenarnya si Yoshua?"