Suami Sampah Menjadi Orang Terkaya

Suami Sampah Menjadi Orang Terkaya
Memutus Hubungan Ibu dan Anak


__ADS_3

Pipi Nita terasa sangat sakit. Dia menggelengkan kepalanya dan memberi isyarat kalau dia baik-baik saja.


Yoshua melihat kalau itu adik iparnya Carissa, lalu dia berteriak padanya, "Carissa, apakah kamu gila? Siapa yang menyuruhmu sembarangan memukul orang?"


Carissa menatap Yoshua dengan sepasang matanya yang indah, dan berkata sambil mencibir, "Kenapa, apakah kakakku yang adalah wanita tercantik di Kota Medan tidak cukup bagimu? Baru saja mendapat pekerjaan sebagai sopir, langsung belajar selingkuh dengan wanita lain di luar?”


"Cukup!"


Yoshua menampar wajah Carissa. Dan terdengar suara "plak!" yang begitu nyaring.


Carissa memegang separuh wajahnya yang sakit, air matanya mengalir. Lalu dia menunjuk Yoshua, sambil mengertakkan giginya dan berkata, "Oke, Yoshua! Kamu rela menamparku demi wanita licik ini. Padahal aku merasa jika kamu berubah akhir-akhir ini dan maka itu aku membantumu. Sebentar lagi aku akan pulang dan akan menyuruh Kakak untuk menceraikanmu."


Yoshua tidak menyangka ketika dia marah, dia akan memukul adik iparnya Carissa.


Cindy sangat menyayangi adiknya, jika Carissa pergi melapor pada Cindy, mungkin dia akan berada dalam masalah.


Pada saat ini, ponsel Carissa berdering. Sesudah menjawab telepon, dia berkata dengan marah kepada Yoshua, "Terakhir kali kakakku menolak untuk membantu Keluarga Akarsana, lalu pamanku kembali dan melaporkannya. Sekarang, ibuku sudah pergi mencari Kakak. Jika kamu punya hati nurani, cepatlah pulang ke rumah untuk melihatnya!"


Yoshua terkejut ketika mendengarnya, tetapi dia tahu betapa hebatnya ibu mertuanya, Megawati.


Cindy berani menyerang orang Keluarga Akarsana yang lainnya, tetapi dia tidak berani menghadapi orang tuanya secara langsung.


Karena memikirkan hal ini, Yoshua berkata kepada Nita, "Nita, makanlah sendiri dulu! Aku harus segera pulang."


“Ya, cepatlah pergi.” Nita tahu kalau Yoshua cemas,maka itu dia tidak menahannya di sana.


Sesudah Yoshua pergi, Carissa berjalan ke rumah Nita.


Nita bersembunyi di belakang dan bertanya kepada Carissa, "Kamu... apa yang ingin kamu lakukan?"


"Wanita licik, lebih baik kamu menjauh dari kakak iparku. Jika tidak, aku akan menamparmu, jika aku melihatmu."


Carissa mengangkat telapak tangannya dan hendak memukul Nita lagi. Tapi tak disangka, Nita meraih pergelangan tangannya.

__ADS_1


Nita berkata "Jangan kira aku bisa ditindas dengan mudah! Jika kamu bukan adik Cindy, aku akan memberi tahumu bagaimana rasanya dipukul."


Nita mempelajari beberapa teknik bela diri untuk wanita saat berada di luar negeri. Sebelumnya, ketika Carissa masuk dan memukulnya, dia tidak sempat menghindar karena itu terlalu tiba-tiba. Jika harus bertarung, Carissa mungkin bukanlah lawan Nita.


Nita mendorong Carissa ke belakang, dan Carissa terhuyung beberapa langkah, lalu menstabilkan langkah kakinya. Dia menunjuk Nita dan berkatam "Namamu Nita, kan? Aku akan mengingatmu. Jangan pikir aku takut padamu, Carissa! Jika aku melihatmu mengganggu kakak iparku, aku tidak akan melepaskanmu." Setelah berbicara, dia langsung berbalik dan buru-buru pergi.


Aurora mengikuti Carissa dan bertanya padanya, "Carissa apakah kamu masih ingin pergi ke menemui guru?"


“Aku harus pergi ke rumah kakakku.” Sesudah berbicara, dia langsung melambaikan tangan untuk menghentikan taksi, masuk ke dalam, dan buru-buru pergi.


Ketika Yoshua tiba di rumah, sudah terdengar suara pertengkaran dari dalam rumah.


Dia mendengar Megawati berkata kepada Cindy, "Cindy, kamu adalah putriku. Sekarang Keluarga Akarsana dalam masalah, bagaimana kamu hanya berdiam diri dan membiarkannya?"


"Bu! Berapa kali sudah aku katakan. Ketika aku mengalami masalah, tidak ada seorang pun dari Keluarga Akarsana yang membantuku. Sekarang Keluarga Akarsana menghadapi masalah, aku juga tidak akan membantu Keluarga Akarsana."


"Ada apa denganmu? Apakah kamu tidak mendengar nenekmu mengatakan jika ada yang bisa membuat kerja sama dengan Yoshu Surya Group, maka akan mendapatkan lebih banyak warisan? Jika kamu bisa mewakili Keluarga Akarsana untuk bekerja sama, jika aku mendapatkan lebih banyak warisan, bukankah aku juga akan memberikannya kepada kalian berdua?"


Megawati melihat kalau putrinya Cindy sangat keras kepala, sifatnya mirip dengan dirinya.


Pada saat ini, Yoshua masuk.


Megawati tidak marah ketika melihat Yoshua. Dia menunjuk Yoshua dan berkata kepada Cindy, "Cindy, meskipun Yoshua membantumu meminjam uang untuk melewati kesulitan. Tetapi bukankah kamu juga harus mengembalikan uang 2 miliar yang kamu pinjam itu? Asalkan kamu berhasil bekerja sama dengan Yoshu Surya Group, dan Ibu akan segera membayar utangmu sebesar 2 miliar itu."


“Tidak perlu! Kami akan membayar kembali uang pinjaman itu secara perlahan.” Cindy menjawab dengan acuh tak acuh.


Megawati sangat marah ketika melihat anaknya yang sangat keras kepala itu.


Suaminya Lio membujuknya dari samping, "Istriku, bicarakan baik-baik dengan Cindy. Kita semua adalah satu keluarga, tidak baik jika ada orang lain melihatnya."


Setelah Lio mengatakan itu, Megawati langsung memarahi Lio, dan berkata, "Lio Bonardi, jika bukan karena runtuhnya keluarga Bonardi. Apakah aku masih perlu datang ke sini untuk memohon pada putriku? Dan masih harus berebut warisan dengan saudaraku? Bukan hanya aku yang menikahi seorang pengecut sepertimu, bahkan sekarang Cindy juga menikahi Yoshua, si pengecut itu. Lalu bagaimana aku bisa tenang?"


Yoshua tidak menyangka kalau dia akan disalahkan lagi.

__ADS_1


Yoshua tahu penyebab kejatuhan keluarga Li.


Ketika Tuan Lio bekerja di Keluarga Kusuma, Keluarga Bonardi masih sangat terpandang. Hanya saja ketiga saudara Bonardi bukanlah orang yang pandai dalam bisnis. Beberapa perusahaan yang didirikan oleh Tuan Bonardi semuanya bangkrut oleh ketiga orang ini.


Megawati sangat marah, dan menghina Lio sebagai seorang pengecut.


Cindy berkata kepada Megawati, "Bu, jangan memarahi ayahku! Jika kamu terus menghinanya sebagai pengecut, apa yang bisa dia lakukan? Waktu itu, Ayah ingin bekerja di luar kota, tapi kamu mengatakan padanya tidak boleh berpisah, dan jika ingin berpisah lebih baik bercerai."


Lio melirik putrinya Cindy dengan penuh rasa terima kasih.


Megawati menunjuk Cindy dengan marah dan berkata, "Oke! Aku berusaha untuk mempertahankan keluarga ini sendirian, tpi sekarang aku malah menjadi orang jahat! Cindy, aku akan mengatakan semuanya padamu hari ini. Jika kamu tidak mau membantu Keluarga Akarsana untuk bekerja sama dengan Yoshu Surya Group, maka putuskan saja hubungan ibu dan anak di antara kita! Kalian semua adalah orang Keluarga Bonardi, kalian ikuti saja keluarga itu, aku akan kembali ke Keluarga Akarsanaku."


Cindy terkejut ketika dia mendengarnya, dia tidak menyangka Ibunya akan mengancam dirinya dengan memutuskan hubungan Ibu dan Anak dengannya?


Cindy tanpa sadar menggigit bibir bawahnya.


"Bu! Ketika aku untuk dituntut. Aku memohon padamu, dan juga Keluarga Akarsana. Kamu mengancamku untuk menceraikan Yoshua dulu, barulah bersedia membantuku. Sekarang Keluarga Akarsana dalam kesulitan, kenapa aku harus membantu Keluarga Akarsana? Yoshua adalah Ayah Yessy, meskipun dia mungkin bukan suami yang baik, dia adalah ayah yang memenuhi baik. Oleh karena itu, aku bersedia memberi Yoshua kesempatan, selama dia bersedia untuk berubah, dan demi Yessy , aku akan bersamanya."


"Aku tidak ingin mendengarkan ini, aku hanya bertanya apakah kamu mau membantu Keluarga Akarsana atau tidak? Nenekmu berusia tujuh puluhan. Keinginan terbesarnya adalah bisa bekerja sama dengan Yoshu Surya Group selagi dia masih hidup. Jika Yoshu Surya Group tidak ingin bekerja sama dengan Keluarga Akarsana. Nenekmu akan tidak akan mati dengan tenang."


Pada saat ini, Carissa bergegas masuk dan berteriak pada Megawati, "Bu! Bagaimana kamu bisa mengancam kakakku dengan memutuskan hubungan sebagai ibu dan anak? Dalam keadaan yang paling sulit, tidak ada yang mau membantunya, tentu saja. Dia pasti mempunyai alasan untuk tidak membantu Keluarga Akarsana. Terlebih lagi, bagaimana Keluarga Akarsana dulu memperlakukan keluarga kita? Bukan hanya masalah kekuatan, dan mereka menghina keluarga kita. Mengatakan kalau Ayah tidak berguna, dan Yoshua juga tidak berguna. Mereka juga mengatakan kalau keluarga kita semuanya tidak berguna!"


"Siapa yang mengatakannya?"


"Bibi ketiga dan Paman."


Sesudah Megawati mendengar ini, dia berkata dengan marah, "Ayahmu dan kakak iparmu memang tidak berguna!"


“Ayahku bukanlah orang tidak berguna!” Cindy menangis, menunjuk Megawati dan berkata, “Bu! Ibu selalu menghina ayahku tidak berguna, maka itu dia menjadi lemah seperti sekarang. Dalam pikiranku dan Carissa dia bukanlah orang yang tidak berguna, dia adalah ayah yang hebat."


“Ya, ayahku bukan orang tidak berguna.” Carissa ikut berkata.


Tubuh Megawati bergetar karena marah, lalu dia berkata dengan dingin, "Akhirnya aku mengerti, Kalian satu keluarga karena kalian bermarga Bonardi, dan aku adalah orang luar karena aku bermarga Akarsana. Dasar kumpulan orang tidak berguna, mulai dari sekarang kalian bisa hidup sendiri! Aku akan kembali ke Keluarga Akarsana."

__ADS_1


__ADS_2