Suami Sampah Menjadi Orang Terkaya

Suami Sampah Menjadi Orang Terkaya
Cantik Seperti Ibuku


__ADS_3

Yoshua mengajukan 6 kartu anggota VIP Star Gym. Dia berpikir dan berencana menyimpan satu untuk dirinya, satu untuk istrinya Cindy, satu untuk adik ipar (adik istrinya) Carissa, dan satu untuk Nita. Satu lagi untuk Suliya guru TK, dan yang terakhir untuk Tonopati.


Ketika memikirkan Nita, Yoshua belum mengunjunginya di perusahaan selama beberapa hari karena jadwalnya yang sibuk.


Sesudah meninggalkan Star Gym, Yoshua langsung mengendarai mobilnya ke gedung bisnis Yoshu Surya Group.


Sesudah tiba di perusahaan, Yoshua melihat kalau Nita sedang duduk di depan komputer, dan sedang sibuk memberikan instruksi kepada beberapa orang.


Yoshua belajar keuangan ketika di universitas, dia memang tidak seberapa hebat, tetapi dia juga ahli dalam transaksi keuangan. Nita yang dia rekrut adalah seorang yang berbakat di bidang perdagangan dan modal ventura.


Melihat Yoshua yang datang, Nita langsung berhenti bekerja dan berjalan menuju Yoshua sambil tersenyum.


"Kak Yoshua, kamu sudah datang!"


"Iya!" Yoshua mengangguk, dan bertanya kepada Nita, "Sekarang semua orang di timmu ada di sini, kan?"


"Semua ada di sini! Ayo, aku akan memberimu kejutan."


Nita membawa Yoshua ke komputer tempat dia bekerja, dan menunjuk ke akun di komputer dan berkata, "Punyaku adalah akun utama, dan punya mereka adalah sub akun. Kamu sudah menginvestasikan 5 miliar padaku. Lihat sekarang ada berapa banyak?"


Yoshua melihat angka-angka yang ada di layar, dan totalnya adalah 5,89 miliar.


Dalam waktu kurang dari tiga atau empat hari, Nita menggunakan modal sebanyak 500 miliar dan menghasilkan uang kira-kira 900 juta.


Yoshua dengan senang hati memeluk Nita, dan berputar, dia bertanya dengan penuh semangat, "Nita, bagaimana kamu bisa menghasilkan begitu banyak uang?"


"Apa yang aku lakukan adalah indeks saham berjangka, pasar berjangka emas luar negeri baru-baru ini juga sangat bagus. Aku menghasilkan banyak uang karena keadaan pasar kemarin."


Yoshua mengacungkan jempol kepada Nita dan tersenyum, "Bagus! Aku memanggilmu kembali dari Wall Street. Aku benar-benar tidak salah mencari orang."


"Kakak Yoshua! Jangan memujiku, timku hanya bisa masuk sepuluh besar di Wall Street. Ada banyak orang yang lebih baik dariku."


"Menurut Kak Yoshua, kamu sudah cukup hebat."


Yoshua memberi tahu Nita untuk tidak pelit dengan bawahannya, dan jangan ragu untuk menghabiskan uang baik untuk makanan, pakaian, tempat tinggal atau transportasi.


Nita memberi tahu Yoshua untuk menghasilkan uang dengan melakukan transaksi keuangan untuk jangka waktu tertentu. Kemudian, menginvestasikan uang dari beberapa bidang modal ventura. Setelah itu, mengintegrasikan perusahaan investasi yang komprehensif dan terdiversifikasi seperti perdagangan saham, perdagangan berjangka, dan perdagangan modal ventura.


Awalnya, Nita ingin mengundang Yoshua untuk bersenang-senang bersama. Yoshua memberitahunya kalau dia akan menjemput anaknya dan dia akan datang berkumpul dengan yang lainnya setelah selesai dengan urusannya.


Yoshua memberi Nita kartu anggota Star Gym, dan menyuruhnya untuk melanjutkan pekerjaannya.

__ADS_1


Ketika Nita berada di luar negeri, dia berolahraga setiap hari. Dia sekarang masih tinggal di hotel. Setelah pindah rumah, dia berencana untuk mencari tempat gym. Tak disangka, Yoshua sudah membantunya untuk mengurusnya. Dari mana dia bisa tahu,kalau Yoshua membuat 6 kartu anggota gym untuk menyewa tempat bagi putrinya untuk menari.


Sesudah Yoshua meninggalkan gedung kantor bisnis CBD Yoshu Surya Grup, dia pergi ke taman kanak-kanak untuk menjemput putrinya dan memberi tahu Yessy kalau dia sudah menemukan guru tari untuknya.


Yessy sangat tertarik belajar menari, dia bertanya kepada Yoshua, "Ayah, apakah guru tari baruku cantik?"


"Cantik!" Yoshua tampak sedikit terkejut, dan bertanya kepada putrinya Yessy, "Yessy, untuk apa bertanya dia cantik atau tidak?"


"Aku dengar bibiku mengatakan kalau ada wanita cantik yang menyukaimu. Bibiku memintaku terus memantau, jangan sampai ada wanita cantik menggodamu."


Yoshua mendengar apa yang dikatakan putrinya Yessy, sungguh membosankan. Yoshua terlihat sedikit canggung. Adik iparnya ini, apa yang sudah diajarkan pada anaknya, kenapa dia mengajarkan anaknya hal ini?


Yoshua tersenyum dan berkata kepada putrinya Yessy, "Yessy, jangan dengarkan omong kosong bibimu. Ayo pergi! Ayah akan membawamu menemui guru tari barumu."


Dia mengantar putrinya ke gerbang Universitas Pendidikan Medan Area dan mengirim pesan ke Cheryll. Sesudah menunggu sekitar sepuluh menit, Cheryll terlihat tergesa-gesa keluar dari kampus.


“Maaf, Tuan Yoshua, barusan masih ada urusan yang belum selesai aku urus, jadi aku terlambat.” Cheryll dengan sopan meminta maaf kepada Yoshua.


“Tidak apa-apa, kami baru saja tiba.” Yoshua menarik putrinya keluar dari belakang dan berkata kepada Yessy, “Yessy, sapa Bu Cheryll.”


Yessy memandang Cheryll, dan berkata dengan suara kekanak-kanakan, "Halo, Bu Cheryll!"


Cheryll menyentuh rambut Cheryll dan tersenyum manis, "Halo, Yessy! Yessy anak baik."


Katanya anak-anak tidak bisa berbohong, kata "cantik" dari seorang anak jauh lebih tulus daripada orang dewasa.


"Terima kasih, Yessy!"


Cheryll tersenyum menawan dan menyentuh wajah Yessy. Yessy bertanya, "Kalau begitu, ibumu pasti sangat cantik?"


"Ya! Nanti aku akan memperkenalkan ibuku padamu!"


Yoshua melihat kalau putrinya Yessy dan Cheryll terlihat sangat rukun, dia merasa tenang membiarkan putrinya belajar dengan Cheryll.


Yoshua memberi tahu Cheryll kalau dia sudah menyewa studio tari Star Gym, dan jam pelajaran guru lain akan diundur.


Cheryll memandang Yoshua dengan ekspresi terkejut, dan melihat kalau Yoshua mengendarai lebih dari mobil Phaeton seharga 2 miliar, dan memberi anak-anaknya 2 juta untuk satu pelajaran. Dia menebak jika dia pasti membayar tempat gym itu, maka itu manajernya setuju.


Sesudah dari tempat Cheryll, Yoshua mengirim pesan kepada istrinya Cindy, menanyakan apakah dia bisa pulang untuk makan malam tepat waktu, dan Cindy menjawab "bisa".


Yoshua mengantar putrinya Yessy ke supermarket dan membeli beberapa bahan makanan untuk makan malam.

__ADS_1


Sesudah Cindy sampai di rumah, Yoshua sudah menyiapkan makanan. Mereka sekeluarga, menikmati empat hidangan, dan satu sup, benar-benar nikmat dan lezat.


Cindy suka makan makanan yang dibuat oleh Yoshua, dan merasa masakan buatan koki di kantin tidak sebanding dengan Yoshua.


"Yoshua, besok temani aku ke perusahaan Yoshu Surya Grup. Mari kita bantu Keluarga Akarsana untuk membicarakan kerja sama dengan Wakil Presdir Budiman?"


Yoshua berkata, "Ya!" Lalu bertanya kepada istrinya Cindy, "Cindy, apakah kamu benar-benar akan membantu keluarga Akarsana dengan sepenuh tenaga?"


"Ini..."


Cindy bergumam sebentar, lalu mengerutkan alisnya dan berkata, "Aku juga tidak tahu. Aku lihat saja besok setelah bertemu dengan Wakil Presdir Budimank."


"Apakah aku perlu berbicara dengan Wakil Presdir Budiman?"


"Tidak perlu! Bukankah terakhir kali Wakil Presdir Budiman mengatakan kalau aku bisa mewakili Keluarga Akarsana dan Yoshu Surya Grup untuk membicarakannya?"


"Baiklah kalau begitu!"


Yoshua tidak ingin terlalu terlibat dalam urusan Keluarga Akarsana. Asalkan istrinya setuju, tidak masalah jika semua proyek diserahkan pada Keluarga Akarsana.


Keesokan harinya, Yoshua mengantar putrinya ke taman kanak-kanak lebih awal. Karena hari Rabu, anak-anak ada pelajaran menari. Karena itu, sesudah mengantar anaknya, Yoshua mengantar Cindy ke Yoshu Surya Grup.


Sekarang seluruh orang di Yoshu Surya Grup tahu kalau Yoshua adalah sopir Kennedy. Terakhir kali Yoshua membuat kerusuhan demi istrinya Cindy, dan hal itu hampir menyebar ke seluruh Yoshu Surya Grup.


Yoshua menggunakan identitasnya sebagai sopir Kennedy. Maka itu, di Yoshu Surya Grup, hampir tidak ada yang berani melawannya. Tidak ada yang berani berbuat sembarangan padanya lagi.


Ketika Cindy memasuki kantor Budi dan bernegosiasi dengan Budi atas nama Keluarga Akarsana. Yoshua berjalan-jalan di Yoshu Surya Grup, karena merasa bosan.


Sekarang, Yoshu Surya Grup di provinsi ini berada di bawah namanya. Yoshua ingin memeriksa bagaimana keadaan karyawan perusahaan. Tetapi sebelum Yoshua pergi ke berbagai departemen untuk memeriksa, Dewi tiba-tiba membuka pintu kantor dan berjalan keluar.


Dewi terkejut ketika dia melihat Yoshua, Yoshua juga sedang menatap Dewi.


Meskipun Dewi tidak terlihat cantik seperti istrinya Cindy. Namun, bentuk tubuh Dewi tidak kalah dengan Cindy, terlihat sangat seksi.


Dewi tampak genit, dia menunjukkan tatapan mata menggoda, lalu berkata kepada Yoshua, "Yoshua, kenapa kamu di sini?"


"Aku menemani Cindy untuk berbicara dengan Wakil Presdir Budiman tentang bisnis. Direktur Dewi, apakah kamu demam? Kenapa wajah kamu memerah?"


Sebenarnya, Yoshua diam-diam ingin mengatakan ketika Dewi melihatnya, dia menunjukkan tatapan mata genit.


Dewi tentu saja mendengar apa yang dikatakan Yoshua, lalu bercanda dengan Yoshua, "Aku khawatir kamu sudah lama tidak melihat wanita yang seperti ini, bukan? Aku dengar kalau kamu dan istrimu tidur terpisah."

__ADS_1


Yoshua mengerutkan kening, menatap Dewi dan bertanya, "Dewi, apa maksudmu dengan ini?"


"Bukan apa-apa, Cindy menganggapmu orang tidak berguna, menurutku kamu cukup baik. Jika kamu tertarik padaku, aku bisa memberikan apa yang istrimu tidak bisa berikan..."


__ADS_2