Suami Sampah Menjadi Orang Terkaya

Suami Sampah Menjadi Orang Terkaya
Kecurigaan Cheryll


__ADS_3

Setelah tiba di taman kanak-kanak, Suliya melihat Yoshua datang, lalu membawa Yessy keluar.


Yoshua menggandeng anaknya dan berkata kepada Suliya, "Terima kasih, Bu Suliya!"


"Sama-sama!" Kata Suliya sambil tersenyum.


Yoshua bertanya pada Suliya, "Bu Suliya, bagaimana penyakit ibumu?"


“Kondisinya sudah stabil.” Suliya berkata kepada Yoshua, “Tuan Yoshua, masalah uang…”


Suliya diinterupsi oleh Yoshua sebelum dia selesai berbicara.


"Bu Suliya, jangan membicarakan masalah uang denganku. Kamu bisa mengembalikannya padaku, jika kamu sudah memiliki uang."


Yoshua melambai ke Suliya, lalu menggendong anaknya dan pergi.


Suliya yang berdiri di tempat dan terus menatap Yoshua. Dia mengalihkan pkamungan matanya ketika Yoshua sudah menghilang dari pkamungannya.


Suliya menghela nafas dan berkata pada dirinya sendiri, "Hei! Aku harus bekerja keras untuk membayar utang!" Dia mengeluarkan sebuah kartu nama dan menelepon nomor yang ada di sana, "Ya, Tuan Aditya! Aku bisa memberikan les mulai minggu depan. Oh, baik! Kami akan membuat janji lagi nanti. "


Suliya mencari pekerjaan lain sebagai guru privat, dan berencana meluangkan waktu untuk bekerja sebagai guru privat. Dia ingin bekerja keras agar bisa menghasilkan uang dan membayar kembali utangnya pada Yoshua. Meskipun Yoshua tidak terburu-buru memintanya, tapi uang tidak akan datang dengan sendirinya.


Yoshua mengantar Yessy ke Star Gym terlebih dahulu.


Aldi, manajer tempat gym, melihat Yoshua datang dengan Phaeton, lalu segera menyambutnya dengan senyuman. Dia berjalan keluar dari gym untuk menyambutnya. Meskipun Yoshua hanya menghabiskan uang 3 juta di tempatnya. Namun, berdasarkan pengalaman kerja Aldi, dia dapat langsung menilai kalau Yoshua adalah orang kaya. Jika dia memiliki hubungan yang baik dengan orang sepertinya, maka dia bisa meminta bantuannya, jika mempunyai masalah.


Ketika Aldi melihat Yoshua menggendong seorang gadis cantik berusia empat atau lima tahun, dia tersenyum dan berkata, "Tuan Yoshua, apakah ini putrimu?"


"Ya! Namanya Yessy. Yessy, sapa paman!"


“Halo, Paman!” Yessy menyapa Aldi dengan sopan.


"Yessy, kamu sangat cantik! Kelak pasti akan menjadi wanita yang cantik."


"Paman, ibuku adalah wanita cantik. Aku hanya gadis kecil cantik."


Aldi tertawa ketika dia mendengar kata-katanya, dia merasa sangat lucu dan menyenangkan bisa berkomunikasi dengan anak kecil.


“Apakah Bu Cheryll sudah datang?” Yoshua bertanya kepada Aldi.


“Belum datang.” Aldi melirik waktu pada jam tangannya dan berkata, “Seharusnya sebentar lagi tiba!”


Pada saat itu, Aldi menunjuk seorang wanita yang turun dari taksi dan berkata, "Tuan Yoshua, Bu Cheryll ada di sini!"


Yoshua melihat Cheryll mengenakan gaun kuning. Gaunnya tertiup angin, dia berjalan ke arahnya dengan langkah yang anggun.


Yessy berlari ke arah Cheryll dan berteriak, "Bu Cheryll!"

__ADS_1


"Yessy!"


Cheryll berjongkok dan mengulurkan tangan untuk memeluk Yessy sambil tersenyum.


Cheryll baru sekali bertemu dengan Yessy, tapi dia sangat menyukai anak itu. Dia memegang tangan kecil Yessy dan berjalan menuju Yoshua dan Aldi. Setelah menyapa keduanya, Cheryll mengatakan ingin membawa Yessy berganti baju tari.


Yoshua menyerahkan ransel di tangannya kepada Cheryll. Cheryll menggandeng tangan Yessy untuk pergi ke ruang ganti.


Setelah Cheryll pergi, Aldi tersenyum pada Yoshua dan berkata, "Tuan Yoshua, Banyak orang yang sudah mengakui kemampuan Bu Cheryll, padahal dia masih belum lulus kuliah."


"Aku tahu!"


Aldi memperkecil suaranya dan berkata pada Yoshua, "Tuan Yoshua, ada banyak pria di gym yang menggunakan alasan untuk belajar agar bisa mengintip Bu Cheryll. Hal ini di luar kendali kami. Tidak ada aturan di kelas tari yang mengatakan kalau pria tidak boleh mendaftar. Namun, Bu Cheryll sudah lama merasa keberatan, dia mengatakan jika ini terus berlanjut, dia tidak akan lagi menjadi guru di tempat gym ini."


"Kalau begitu buat peraturan saja, pria dilarang untuk mendaftar kelas tari."


"Aku sudah membuat aturan ini, tetapi tidak ada yang mendengarkannya! Ketika kelas Bu Cheryll tiba, maka ada lebih banyak pria daripada wanita."


Yoshua mengerutkan kening setelah mendengar ini. Dia tidak menyangka kalau kecantikan Cheryll akan menyebabkan masalah besar seperti ini baginya.


Yoshua berkata kepada Aldi, "Oke! Aku akan mengurus hal ini untukmu, anggap saja ini sebagai balasan karena kamu sudah meminjamkan tempat gym ini padaku."


Alasan mengapa Aldi mengatakan ini kepada Yoshua karena dia berharap Yoshua akan membantunya menyelesaikan masalah yang sulit ini. Setelah mendengar Yoshua berjanji untuk membantunya menyelesaikan masalah ini, dia berkata dengan gembira, "Terima kasih, Tuan Yoshua! Jika kamu dapat membantuku menyelesaikan masalah ini, kamu bisa menyewa tempat ini selama yang kamu mau."


Yoshua mengobrol dengan Aldi sebentar, lalu pergi ke kelas tari.


Setelah menunggu beberapa menit, Cheryll sudah berganti baju tari dan masuk bersama Yessy.


Biasanya, dia terbiasa melihat bentuk tubuh istrinya yang imut. Sekarang tiba-tiba melihat bentuk tubuh Cheryll yang anggun membuat Yoshua sedikit sulit untuk berpaling.


Cheryll menunjukkan beberapa gaya tarian dasar, dan meminta Yessy untuk mengikutinya.


Yessy masih kecil dan hanya bisa belajar keterampilan menari yang paling dasar. Namun, kelenturan tubuh gadis kecil itu sangat bagus. Cheryll mengajarnya dengan sungguh-sungguh, tapi Yessy sudah bisa melakukan pose tarian dasar.


Melihat Cheryll yang berkeringat karena kelelahan, Yoshua memberinya sebotol air mineral.


“Terima kasih Tuan Yoshua!” Kata Cheryll sambil menerimanya.


Cheryll membuka tutupnya, meminumnya beberapa teguk, lalu bertanya kepada Yoshua, "Tuan Yoshua, apakah kamu punya email? Aku ingin mengirim beberapa video tarian dasar ke emailmu. Jika kamu ada waktu di rumah, tolong perlihatkan padanya untuk meningkatkan kemampuannya dalam memahami gerakan tari."


"Ya! Alamat email aku adalah xxx...xx@gmali.com, tolong dicatat."


Cheryll melafalkannya beberapa kali dan mengatakan kalau dia sudah mengingatnya.


Setelah itu Cheryll mulai mengajari Yessy gerakan tarian dasar. Tidak terasa satu jam pelajaran sudah berakhir.


Cheryll membawa Yessy untuk mandi di kamar mandi. Kemudian dia mengganti pakaiannya dan membawa kembali anak itu pada Yoshua.

__ADS_1


Yoshua bertanya kepada Cheryll, "Bu Cheryll, apakah kamu ada kelas lain hari ini?"


“Tidak ada!” Cheryll menggelengkan kepalanya.


"Kalau begitu aku akan mengantarmu kembali ke sekolah!"


Cheryll menatap Yoshua dengan canggung, dia merasa ragu sejenak, lalu mengangguk dan berkata, "Kalau begitu, maaf sudah merepotkan Tuan Yoshua!"


"Tidak merepotkan, hanya butuh waktu sebentar untuk sampai ke sana."


Cheryll duduk di kursi belakang dan mengobrol dengan Yessy dengan gembira.


Yoshua mengantar Cheryll kembali ke Universitas Pendidikan Medan Area, lalu pulang.


Setelah Cheryll kembali ke asrama, dia masuk ke gmail di ponselnya. Dia ingin mengirimkan beberapa video gerakan tarian dasar ke Yoshua. Ketika dia memeriksa akun QQ Yoshua, sebuah nama akun muncul, di sana tertulis "Psycho!".


Cheryll langsung terkejut setelah melihat nama akun ini. Dia langsung bergumam, "Jangan-jangan dia?"


Teman sekamar Cheryll yang melihat Cheryll berbicara sendiri, menepuk pundaknya dan berkata, "Cheryll, apa yang kamu gumamkan?"


"Kimberly, sepertinya aku tahu siapa orang kaya yang memberiku hadiah hari itu?"


"Siapa?"


"Ayah dari anak yang belajar tari denganku!"


"Maksudmu pria yang mengemudikan Phaeton itu?"


“Ya!” Cheryll mengangguk.


Gadis bernama "Kimberly" itu melingkarkan lengannya di leher Cheryll dan bercanda dengannya, "Cheryll, dia adalah orang yang berbakat dan sangat murah hati. Kamu tidak akan jatuh dalam perangkap uang, kan?"


"Omong kosong apa yang kamu bicarakan? Dia sudah punya istri dan anak."


Cheryll ingat selama siaran langsung hari itu, dia melakukan obrolan pribadi dengan Yoshua dan meminta informasi kontaknya, tapi dia menolaknya. Dia tiba-tiba merasa kalau Yoshua adalah pria yang sangat bertanggung jawab.


Setelah Yoshua pulang, Cindy sudah menyiapkan masakan.


Meskipun kemampuan memasak Cindy tidak sebagus Yoshua. Namun, dia sudah dengan tulus memasak, masakannya juga lumayan enak.


Yoshua memberi Cindy gaun yang dia beli dari mal, dia juga memberikan pakaian anak-anak padanya.


Setelah mereka berdua menikah, Yoshua tidak pernah membelikannya apapun.


Cindy melihat labelnya dan menyadari satu set gaun harganya 500 ribu. Pakaian anak-anak itu harganya 200-300 ribu, dan dia mengomel pada Yoshua, "Aku baru saja memberi kamu 1 juta, apakah kamu sudah membelanjakannya sampai habis?"


"Dan juga!" Yoshua mengeluarkan uang berapa puluh ribu dari sakunya dan tersenyum, "Aku setiap hari mengendarai mobil Pak Kenn. Aku juga tidak menggunakan uang sama sekali, tentu saja aku akan menghabiskan uang itu untuk anak dan istriku."

__ADS_1


Cindy tiba-tiba teringat sesuatu dan berkata kepada Yoshu, "Ngomong-ngomong, aku akan menemani partner kerja ke sebuah pesta. Mungkin akan pulang terlambat. Tolong jaga Yessy di rumah."


Yoshua mengerutkan alis dan berkata, "Pak Kenn merekomendasikan sebuah pesta padaku, dan aku harus menghadirinya besok. Aku akan mengantar Yessy ke tempat Bu Suliya terlebih dahulu, nanti kita menelepon lagi saja. Siapa yang pulang lebih dulu, maka harus menjemput Yessy."


__ADS_2