Suami Warisan Kakak

Suami Warisan Kakak
15. Malam Penyatuan


__ADS_3

Bocil endak usah baca ya....di skip aja....oke😊


‐------------------------------------------------------------------‐-------‐-----


Shafia masih mengatur nafasnya , peluhnya pun masih menempel di tubuhnya. Ia baru tau melakukan pergulatan bersama suaminya itu ternyata melelahkan....padahal baru sekali , ia pernah membaca novel ada yang melakukan penyatuan sampai beberapa kali, benarkah ada orang sekuat itu.


Abizar yang di sebelahnya terus memandangi Shafia , ia terus tersenyum , bagaimana tidak senang, ia sudah berhasil menjebol milik Fia.


" Kenapa hem...enak ya ?? tanya Abizar menggoda Fia.


" Apaan sih Bang..".


" Pertanyaan Abang kan jelas Fi , gimana tadi permainan Abang memuaskanmu tidak ?".


" Jangan dibahas ah , malu tau ".


" Kenapa harus malu , di sini hanya kita berdua , engga ada orang lain ". melihat semburat merah di wajah Fia , Abizar yakin apa yang dirasakan Fia sama dengan dirinya....sangat menikmati pergumulan tadi.


Beberapa saat yang lalu ....


Abizar yang awalnya pelan mencium Fia, makin lama makin agresif. Fia sampai tak bisa mengimbangi ciuman suaminya itu , maklum ini pertama baginya. Fia pun tak tau harus apa.


" Balas ciumanku sayang ". tangan Abizar menangkup wajah Fia . Fia mengangguk.


Mereka kembali berciuman, tangan Abizar pun tak tinggal diam , ia mulai melucuti pakaian yang membalut tubuh istrinya....begitupun dirinya., dengan cepat ia pun menanggalkan pakaiannya, dan membuangnya asal.


Abizar membaringkan Fia di kasur secara perlahan , lalu mengukungnya. Sejenak ia pandangi tubuh polos istrinya itu.


Reflek Fia menutup bagian dan bagian bawahnya. " Jangan ditutupi sayang , Abang mau puas - puasin memandang tubuh indah kamu ini , dan akan Abang ingat selalu, bahwa ini semua adalah milik Abang !".


" Kamu juga bisa melihat milik Abang , lihat Abang tak menutupinya kan....dan kamu juga harus mengingatnya, hanya dia yang boleh memasuki milik mu !".


Setelah berucap begitu , Abizar memulai lagi serangannya, dengan semangat empat lima , ia terus membuat Fia mendesah nikmat.


" Mungkin akan sakit , tapi cuma sebentar...kamu tahan ya , milik kita akan berkenalan!".


Dengan perlahan Abizar mulai memperkenalkan miliknya dengan milik Shafia, lalu ia mulai menerobos masuk , awalnya memang agak sulit , tapi Abizar tak patah arang , tekadnya harus terlaksana untuk memiliki Fia seutuhnya .


Dua kali , tiga kali...dan akhirnya masuk dengan sempurna , Fia ku masih perawan ...alhamdulillah...ucapnya dalam hati.


Ia pun melihat Fia meringis menahan sakit , sejenak ia diamkan dulu si junior untuk menyesuaikan rumah barunya.


" Sakit sayang, ?? Maafkan Abang ya...nanti kalo sudah terbiasa pasti sakitnya akan hilang ".


Abizar bergerak perlahan , meski sedikit sakit, Fia pun menikmati permainan Abizar , tak masalah baginya merasakan sakit ,ia ikhlas... ini kan ibadah , apalagi ia ingin memuaskan suaminya , ingin mendapat pahala bersama - sama.


Abizar memeluk Fia erat saat gelombang itu datang , Fia juga menyambut pelukan suaminya.


" Terima kasih sayang....".


" Sama - sama Bang ". jawab Fia begitu merdu di telinga Abizar.


Setelah beberapa saat yang lalu .....

__ADS_1


" Bang ! Fia boleh tanya engga ?".


" Boleh sayang , mau nanya apa ?".


" Tapi Abang jauhan dikit apa , jangan terlalu nempel, masih gerah ini !".


" Gak bisa sayang , Abang maunya nempel terus sama kamu !".


" Tapiii.....ituuuu ...". Fia tak berani berucap , ia merasakan sesuatu mencoleknya dari bawah sana.


" Itu apa , yang jelas ngomongnya sayang !".


" Itu ...milik apa sepertinya tegang lagi ".


" Kamu benar sayang , dia sepertinya ketagihan sama milik kamu ".


" Fia masih lelah Bang , memang Abang tidak lelah ?".


" Lelah yang mengenakan, kalo bisa Abang akan mengulanginya nanti , tiga atau sampai empat kali ". Fia melotot melihat ucapan Abizar.


" Banggg...satu kali saja ,aku sudah lelah bagaimana kalo sampai tiga atau empat kali , bisa- bisa Fia gak bisa jalan karena dengkulnya lemas ".


" Gak akan sayang , kalo gak bisa jalan , bakal Abang gendong kok ,kemanapun kamu mau..jangan kuatir ".


" Ish , Abang ini....tapi engga sekarang ya Bang , aku minta waktu buat istirahat dulu ya !".


" Apapun yang kamu minta sayang , oh ya... tadi mau nanya apa ?


" Oh iya hampir lupa, Fia mau nanya apakah Abang mencintai Fia ?".


" Sejak kapan Abang mulai mencintai Fia ?".


" Sejak pertama kita bertemu, bisa dibilang cinta pada pandangan pertama !".


" Jadi Abang mencintaiku saat mau menikahi Kak Fea ?" . Yang Fia tau , ia pertama kali melihat Abizar di acara pernikahan kakaknya.


" Bukan saat itu....kamu ingat waktu kamu kecopetan dan kamu mengejar pencopet itu , sampai ada seorang pria dengan motornya berhasil melumpuhkan pencopet itu , meski pada akhirnya pencopet itu benar - benar melarikan diri, tapi tanpa hasil ".


Fia menutup mulutnya, " Jangan bilang Abang si pemotor itu, pria bermasker yang menolongku , benar Bang ?".


Abizar mengangguk. " Dunia kenapa sempit ya Bang...".


" Iya , dan sejak saat itulah Abang langsung jatuh cinta padamu, Abang sering melihat mu dari jauh , Abang terlalu minder untuk mendekati kamu , Abang tak percaya diri ".


" Tapi kini Abang bahagia , cinta pertama ku ,sudah aku miliki ".


" Lalu bagaimana dengan kamu , Fia...apakah kamu sudah mencintai Abang?


" Fia nyaman bersama Abang, merasa ada yang melindungi , mungkin sudah mulai ada rasa cinta pada Abang , tapi belum sebesar Abang mencintaiku !".


" Tidak apa - apa sayang ". " Abang yang akan buat kamu jatuh cinta setiap harinya pada Abang ".


" Abang gak marah ?".

__ADS_1


" Engga lah , apalagi kamu sudah dengan ikhlas mau melayani Abang....sudah Jangan memikirkan itu , kita akan berusaha bersama mempertahankan pernikahan ini ".


" Iya Bang ".


" Fi !".


" Apa ". Karena mengobrol tadi , membuat Fia mulai mengantuk.


" Sayanggg !".


" Hemm ".


" Jangan tidur dulu !".


" Fia Ngantuk Bang ".


" Kita main sekali lagi yuk !".


" Besok lagi aja ya Bang ".


" Gak nunggu besok ini....lihat , kamu bisa merasakannya, dia sudah setegang ini masak dianggurin sih Fi ?".


" Suruh tidur dulu Bang !".


" Gak bisa sayang , dia maunya masuk ke milik kamu ".


" Apa gak bisa dikempesin , Abang bawa tidur saja !". mata yang ngantuk akhirnya terbuka lagi...mendengar Abizar yang terus merengek , Fia pun tak tega.


Dikempesin , Abizar hampir tertawa mendengarnya....apa istrinya itu mengira miliknya sama seperti ban dalam sepeda, seenaknya saja disuruh ngempesin .


" Tidur juga gak bisa Fi , Abang tersiksa ini!".


" Apa sesakit itu , lalu kenapa Abang bangunkan dia tadi ".


Abizar ingin menepuk jidatnya...istrinya ini ada- ada saja.


" Mana ada, tanpa dikomando dia akan reflek bangun sendiri... sayangggg , itu tandanya dia menginginkanmu ".


" Kalo kamu ngantuk tidur saja , biar Abang kerja sendiri...tapi boleh kan Abang melakukannya lagi ....Abang janji gak akan lama, kan udah pemanasan tadi , setelah itu kita tidur!".


" Mana bisa tidur , kalo Abang bermainnya di atasku ".


Abizar kembali mengulang ritualnya tadi ....Fia hanya pasrah , toh memang ini sudah tugasnya melayani suami...ia tak boleh ngeluh.


Seneng ya Bi ??


Bukan seneng lagi , gue traktir deh thor , mau engga?


Traktir apaan ?


Tahu bulat , digoreng dadakan ,masih hangat....kadariek....


😤😤😤

__ADS_1


Dukung terus ya....like dan votenya....


makasih sudah mampir 👍


__ADS_2