
Fandi menatap malas sahabat nya ini...ia duduk bersender sambil tangannya bersedekap.
" Elo kesini nya cuma mau buat ngerepotin gue aja Nick...sekali - kali apa datang buat ngajak healing ".
" Nanti gue ajak healing , tapi bantu gue dulu lah".
" Apa lagi yang mesti gue bantu ?".
" Gini Fan , gue mau tes DNA dengan Mika !".
" Hah...pake apaan ?".
" Tenang ...nih gue udah bawa sampel rambut Mika ".
" Hah kok bisa ?".
" Bisa dong, elo ngremehin kemampuan gue, elo akan lebih kaget lagi , kalo gue tunjukin sesuatu di HP gue ".
" Apaan coba lihat , jadi penasaran gue....foto perempuan gak pake baju ya !". tebak Fandi.
" Sembarangan , gue gak nyimpen yang gituan , buat apa....dosa tau ".
" Hahaha....temen gue tobat beneran ".
" Otak lo aja yang pikirannya kotor!".
" Gue , gak salah...elo kali , punya gue mah masih orisinil belum tersentuh siapapun , bujangan bersertifikat gue mah , emang elo....udah punya buntut lagi , sudah di adu sama siapa saja burung elo Nick ?". Fandi masih terkekeh.
" Sialan....gue akui gue bandel Fan , tapi untuk urusan celap celup gak sembarangan , bahaya bisa kena penyakit nanti , gue cuma ngelakuin itu sama Fea doang Fan ".
" Tapi gelar elo casanova masak iya sih elo gak gituan ?".
" Sumpah Fan , itu cuma rumor aja .. gue tadinya gonta ganti pacar mau buat cemburu Fea , ehhh bukannya cemburu dia malah makin ilfil sama gue ...dan gue juga gak pernah ngajak mereka ke apartemen gue, Fea lah wanita pertama dan satu- satunya yang masuk ke apartemen gue , selain Mami ".
" Percaya , percaya....yang gue heran elo kan anak Mami tapi kelakuan elo Nick....amit - amit tujuh turunan deh ".
" Hehe gue anak Mami kalo di rumah Fan , secara gue anak satu - satunya , Mami pastilah sayang banget sama gue , lah kalo di luar ya gue jadi diri gue yang sebenarnya...".
" Eh...Kita ngomongin apaan sih , jadi ngelantur gini , antar gue ke rumah sakit sekarang Fan !".
" Elo tuh kalo minta tolong yang bener apa , main nyuruh aja seenak jidat elo...gue masih ada kelas , gue mau ngasih tugas dulu ke murid - murid gue , baru antar elo ".
" Elo disini aja Nick , gak usah ikut gue lagi ke kelas , pamor gue turun gara - gara ada elo ". Fandi langsung mencegah Nicko yang sudah ikut berdiri , dan dipastikan akan ikut lagi ke kelas Fandi.
__ADS_1
Fandi menolak karena sebagian mahasiswanya kurang fokus mendengarkan penjelasannya , karena mereka tengah asik mengamati wajah Nicko yang memanglah tampan.
" GR , siapa yang mau ikut elo , gue gak enak ati sama elo , semua murid elo yang cewek pada natap gue penuh damba....gue mau nunggu di mobil aja , buruan ya Fan , GPL....gak pake lama !".
Ternyata Fandi cukup lama di dalam sana , ia sedang memberi tugas pada asistennya, untuk menggantikannya mengajar kali ini.
" Lama banget lo Fan , ngapain aja sih di dalem, kata nya cuma ngasih tugas , gue nunggu sampe jamuran ".
" Lebay...gak usah protes lo , jalan deh !". Nicko mendengus, dia sudah seperti sopir aja bagi Fandi.
" Elo yakin akan ngelakuin tes ini Nick , kalo semisal elo sama Mika ternyata bukan Bapak sama anak gimana?".
" Gak apa - apa Fan , yang penting gue gak penasaran, tapi gue yakin ķok , Mika darah daging gue Fan ...tadi aja tuh bocah nangis waktu gue tinggal pulang ".
" Jadi elo kesana ?? sendirian ?? tumben engga ngajak gue ".
" Gue cuma untung - untungan Fan , dan ternyata semesta mendukung gue, kedua orang tua Fea tak ada di rumah , Dia dan suaminya juga lagi pergi bulan madu , dan pengasuh Mika lah yang membukakan pintu , dan Mika ikut bersamanya ".
" Gue bahagia banget hari ini Fan , tadi gue sempat bermain sebentar dengan Mika, menggendongnya, dan gue bisa menciumi Mika sepuasnya ". terlihat binar di mata Nicko.
Ia tak pernah sebahagia ini...padahal hanya hal kecil , cuma menggendong seorang bayi dan bermain dengannya , tapi bisa mengalahkan bahagianya Nicko ketika ia mendapat hadiah mobil mewah dari Maminya.
" Mika nya gak apa - apa Nick ,".tanya Fandi....usilnya mulai jalan...
" Mika nya gak muntah gitu pas elo cium ".
" Sialan...kirain apaan , mana mungkin Mika muntah , secara gue ini kan hot Daddy ".
" Doi malah tertawa waktu gue candain , pengasuhnya aja sampai heran , kok Mika cepat akrab sama gue , orang yang baru pertama Mika temui , nih gue punya foto bahkan video gue sama Mika ...dijamin elo pasti shock lihat nya ".
Nicko memberikan ponselnya ke Fandi , lalu ia kembali fokus menyetir.
" Hebat juga lo bisa naklukin nih bocil ".
" Dia tau gue bapaknya Fan ".
" Iya deh yang sudah punya anak , terus gimana caranya elo bisa ngambil rambut Mika ?".
" Itulah Fan , kenapa kok otak gue pinter banget , gue minta minum sama pengasuhnya Mika , disaat itulah gue ambil rambut Mika....gue bangga sama diri gue sendiri, betapa pintanya gue ".
" Cih....sombongggg amat...elo ngomong mutar muter , tapi ujung - ujungnya ya banggain diri elo sendiri, dasar gila pujian...narsisnya udah gak ketulungan ".
" Kalo dilihat- lihat, benar kata elo Nick , elo bener - bener mirip sama nih bocil ...cantik anak elo Nick , gue nunggu Mika gede aja ah ".
__ADS_1
" Ora sudi gue dapat mantu kayak elo Fan , kasihan Mika , Mika baru dewasa elonya sudah bau tanah ".
" Becanda Nick....sensi amat ".
Sampai di rumah sakit mereka langsung menemui dokter Reno , teman mereka sewaktu kuliah.
" Bantu gue Ren ".
" Siappp, mau yang lama apa yang cepet, apa yang cepet banget ". gurau Reno...mereka memang satu frekuensi , suka bercanda.
" Elo kan tau siapa gue Ren , berapa pun gak masalah bagi gue ".
" Sultan emang beda ...elo bisa terima hasilnya tujuh hari dari sekarang ". ucap Reno....tapi Nicko menggelengkan kepalanya tanda tak setuju.
" Lima hari ". Nicko masih menggeleng .
" Tiga hari ". lagi - lagi Nicko menggeleng.
Reno menghembuskan nafasnya....fiuuhhh " Gue usahain besok malam....stop...sudah mentoķ jangan elo tawar lagi Nick !".
" Nih Cek , elo tulis sendiri !". Nicko memberikan cek kosong pada Reno.
" Gak ah , nanti gue khilaf nulisnya kebanyakan, elo bisa jatuh miskin nanti ". Reno mendorong kembali Cek itu ke hadapan Nicko.
" Baiklah....segini cukup Ren ?".
" Cukup , bahkan sangat lebih , elo ikhlas nih ngasih gue sebanyak ini ?".
" Ikhlas , asal hasil tes elo akurat....kalo hasilnya sesuai ekspektasi gue , gue akan tambahin hadiah buat elo Ren !".
" Gue tunggu hadiah dari elo Nick ".
" Gue pulang dulu Ren , dan terima kasih ". Nicko dan Reno berjabat tangan.
" Gue juga mau ikutan pulang ". pamit Fandi.
" Senang berbisnis dengan anda !". Ketiganya lalu tertawa bersama.
Bersambung .....
Terima kasih sudah mampir
Beri dukungannya.....
__ADS_1
Mampir juga di karya othor yang lain ya....othor tunggu 😉