
Sebuah jet pribadi sudah mendarat di bandara dengan selamat.
Seorang wanita paruh baya yang masih terlihat sangat cantik , di sebelahnya seorang lelaki yang masih gagah dan tampan meski sudah tak muda lagi.
Dialah Zefrano dan Kezia , tangan Zefrano menggenggam tangan istrinya itu dengan erat , mereka berjalan menghampiri seseorang pria tampan yang sudah menunggunya dari tadi.
" El...terima kasih sudah menjemput kami ".ucap Mami Zia.
" Tidak masalah Mi ". jawab Elzard...mereka bergantian berpelukan.
" Bagaimana kabar kamu son ?". Kini giliran Papi Zefrano yang bertanya.
" Alhamdulillah sehat Pi , Papi Dan Mami sehat juga kan ?".
" Tentu saja , apalagi setelah kami bertemu dengan putri kami , Mami kamu itu makin tambah cerah ...lihat saja , dia selalu tersenyum manis tiap hari ".
" El , bersyukur Mami kini terlihat makin cantik ".
" Memang Mami dari dulu cantik El ".
Elzar terkekeh.. Mami nya yang kaku sekarang bisa bercanda. " Ayo ...kalian pasti sudah lelah "
Di mobil mereka kembali mengobrol santai.
" Oh ya El , sudah dapat belum , katanya mau nyari istri asli produk Indonesia ?" ledek Papi Zefrano.
" Udah dong Pi , cantik lagi kayak Mami ,tapi sayang aku lagi lost contact nih ".
" Itu namanya belum dapat son , kalo soal cantik istri Papi yang paling cantik gak ada bandingannya ".
" Iya deh , Mami paling cantik tapi di mata Papi aja , kalo buat El , ya gadis itu ". Elzard kembali mengingat moment ketika ia bertemu dengan Shafia di rumah sakit....ia Jadi senyum - senyum sendiri.
" Lihat Mi , orangnya di sini tapi pikirannya melayang- layang ".
" Namanya juga lagi kasmaran Pi , kayak gak pernah muda saja ".
" Kok gak panggil Mas ?".
" Gak ah , kan anak kita memanggil suaminya dengan sebutan Mas , Mami takut ketuker aja ". Kezia terkekeh begitupun Zefrano.
" Jadi putri Papi dan Mami sudah bersuami ?".
__ADS_1
" Iya El , suaminya juga tampan sekali , dan yang membuat Mami tambah menyukainya , karena ternyata dia putra tetangga kami dulu , dunia seperti sempit saja , jadi Mami dan Papi sangat mengenal keluarga nya....mereka keluarga yang sangat baik sekali .".
" Mami bohong El , masih gantengan Papi kemana - mana ". Zefrano tak suka istrinya menyanjung pria lain berlebihan, padahal Abizar adalah menantunya...ia tetap saja jelous .
" Iya , tapi Papi sudah terlalu tua untuk bersaing dengan menantu kita ". Kezia makin menggoda suaminya.
" Untuk urusan ranjang , pasti Papi juaranya , secara pengalaman Papi sudah banyak ". bisiknya ke telinga Zia, membuat Zia reflek menepuk paha suaminya.
" Kebiasaan....ngomongnya gak disaring ". balas Zia...Lalu mereka tertawa bersama.
Ini yang sangat di sukai oleh Elzard , keharmonisan hubungan Mami dan Papi nya itu , dan Edzard menginginkan istri dan keluarga yang harmonis seperti kedua orang tua nya.
" Jangan hiraukan kami El , abaikan saja ya, Papi kamu ini masih lelah kayaknya ".
" Sebentar lagi sampai Pi...lihat itu rumah El ".
" Wah , rumah kamu bagus sekali El ". puji Mami Zia .
Mereka bertiga turun dan langsung masuk ke rumah Elzard.
" Besar sekali El ".
" Tapi tak sebesar dan semewah rumah Mami dan Papi ". balas Elzard.
" Doain ya Pi , biar El ketemu sama tulang rusuk nya El ".
" Bahasa kamu El , sudah kayak orang pribumi aja".
" Elzard memang sudah jadi warga Indonesia Mi , lihat nih , El sudah punya KTP ". bangganya memperlihatkan KTP nya yang belum lama ia dapatkan.
" Lihat Mi , statusnya jomblo ". ledek Papi Zefrano lagi.
" Masak sih Pi , coba Mami lihat ".
" Kirain beneran ...Papi bohongin Mami ".
" Bohong apanya , belum kawin sama aja tidak punya pasangan dan itu juga artinya jomblo ".
" Sebentar lagi status nya akan ganti Pi ". tantang Elzard .
" Oke Papi tunggu , Papi akan siapkan tiket bulan madu ke Paris ".
__ADS_1
" Itu bukan bulan madu Pi , tapi pulang kampung aku nya ".
Papi Zefrano tergelak , ternyata Elzard sadar sudah di kerjainya.
" Tuan..makanan sudah siap ". ucap salah satu pembantu Elzard, wanita seumuran Zia itu lalu minggir, ia membiarkan tuan dan tamunya berjalan terlebih dahulu .
" El kangen makan bersama kalian Mi Pi ".
" Kerinduan kamu sudah terobati , makan yang banyak son , kamu terlihat kurus ". canda Zefrano, mana ada Elzard kurus , badan Elzard kekar dan sehat, sebagai seorang dokter ia sangat menjaga asupan yang masuk ke dalam mulutnya , dan juga tak lupa ia rajin berolah raga.
Mereka makan dalam diam, setelah itu mereka bertiga akhirnya masuk kamar masing - masing. Elzard memang sengaja menyuruh kedua orang tua nya untuk beristirahat , karena mereka pasti lelah dari perjalanan jauh.
Mami Zia sudah gatal untuk memberi tau Shafia, bahwa dia sudah sampai di Indonesia, tapi ia tahan ...agar kejutannya ini berhasil.
*
*
Nicko heran , kenapa akhir - akhir ini susah sekali untuk bertemu dengan anaknya... Mika , hanya sekedar untuk melihat pun sangat susah .
" Mika kemana sih , biasanya kan jam segini dua berjemur Tapi beberapa hari ini tidak kelihatan batang hidungnya tuh anak ".
" Apa Mika sakit ya...ah Jangan sampai deh itu terjadi ".
Untuk masuk pun ternyata penjaga tak berani membukakan pintu untuknya.
" Kamu kemana sayang , Daddy rindu sekali sama Kamu nak ".
" Mau masuk , sama penjaga aja gue ditolak..gak di bolehin masuk.".
" Apa ini kerjaan dari Om Haris ya , bagaimana ini , apa yang harus aku lakukan ".
" Fandi , sepertinya hanya Fandi yang bisa tolong gue , tapi gimana caranya...hufff
Nicko memutar mobilnya , tujuannya hanya satu yaitu rumah Fandi.
" Eh , ngapain gue ke rumah Fandi , dia kan lagi ngajar , pastilah ada di kampus...cus gue langsung ke sana aja ".
Terima kasih sudah mampir
Mampir juga di karya othor yang lain ya
__ADS_1
Dukung selalu 👍