Suami Warisan Kakak

Suami Warisan Kakak
34. Penantian Nicko


__ADS_3

" Mi , Pi ...maaf sepertinya kami harus pulang besok , saya punya tanggung jawab pada perusahaan ". pamit Abizar, Dia sudah menerima jabatan dari Papa Haris, maka dia harus mempertanggung jawabkan apa yang sudah ia terima itu.


Kalo mau ditanya apa keinginan Abizar sendiri sebenarnya tidak muluk - muluk . Dia hanya ingin bekerja seperti jabatannya semula, yang ia dapatkan berkat kerja keras dan kemampuannya.


Dia sudah bahagia mendapat istri yang sangat dicintainya....hidup sederhana , pulang kerja disambut oleh istri dan anak - anaknya nanti kelak. Itulah rumah tangga impian Abizar.


Mengetahui Fia yang bukan anak kandung Papa Haris, Abizar cukup senang bebannya sedikit berkurang, artinya ia tidak akan terikat selamanya dengan keluarga Fea yang kaya raya itu.


Tapi kini beban nya makin bertambah ketika ternyata keluarga asli Fia lebih kaya dari pada Papa Haris.


" Kamu bagaimana Fia, apa kamu mau tinggal disini dulu , Mami masih kangen sama kamu sayang ".


" Maafkan Fia juga Mi , Sepertinya gak bisa , Fia harus ikut kemanapun suami Fia pergi ". Abizar lega mendengar penuturan istrinya itu.


Abizar kira , Fia tidak mau pulang bersamanya , mengingat ia baru saja bertemu dengan orang tua kandungnya.


" Kamu memang istri yang baik sayang, Tapi bagaimana ini Mas , aku belum rela Fia pergi ,apa kita sekalian ikut Fia aja ".


" Nanti dulu Mi , kita gak bisa grusa grusu seenaknya , kita juga belum mengetahui bagaimana kejadian sebenarnya hingga putri kita sampai di asuh oleh Pak Haris ".


" Dengerin Fia Mi , aku akan bicara dulu sama Papa Haris dan Mama Elma , biar bagaimanapun mereka orang yang telah membesarkan Fia Mi "


" Baiklah , besok tapi ya , dan malam ini kamu tidur sama Mami ya Fi !". pinta Mami Zia.


" Apa....mana bisa begitu Mi !". teriak dua orang lelaki disana , siapa lagi kalo bukan Abizar dan Zefrano.


Abizar gak mau jatahnya berkurang, bisa - bisa ia tak bisa tidur nyenyak tanpa Fia di sisinya.


Begitupun Zefrano, meski umurnya sudah tak muda lagi , ia juga gak bisa jauh dari istrinya .


Seketika ia bangun , mendekat lalu memeluk Zia sambil berbisik.


" Kamu kan tau , aku gak akan bisa tidur tanpa memeluk kamu sayang ".


Plakkkk...." Mulut kamu Mas , di jaga apa , ada anak dan menantu kita disini ". Mami Zia ikut berbisik.


" Biarkan saja anak kita dengar, memang kenyataannya begitu , buat apa ditutupi ". Zefrano masih berbisik.


" Cuma malam ini saja Mas , kamu mau kan Fi ,tidur sama Mami ?".


" Eemmm....Fia.....". Fia melirik ke arah suaminya, Abizar terlihat menggelengkan kepalanya, tanda ia menyuruh istrinya untuk menolaknya.


" Jangan tolak Mami ya Fi !".

__ADS_1


Fia tidak tega melihat mata sang Mami yang memohon itu. " Baiklah Mi ".


Zia melepas pelukan suaminya , ia langsung berdiri dan membawa Fia ke kamar tamu.


" Ayo sayang , Mami mau cerita banyak sama kamu ".


Fia melihat ke arah suaminya , ia merasa bersalah , muka Abizar sedikit di tekuk...Begitupun dengan Papinya , tampak menghela nafas kasar.


Zia terus bercerita , ia juga bergantian mendengarkan cerita dari Fia, hingga keduanya kelelahan , lalu terlelap tidur.


Ternyata Zefrano dan Abizar sama - sama belum tidur . Mereka berdua keluar dari kamar bersamaan.


" Kamu belum tidur Bi ?". Zefrano seakan mengejek menantunya , padahal nasib nya sama dengan Abizar...ngenes.


" Belum Pi , Papi juga, gak bisa tidur juga ya kalo gak tidur sama Mami ". gantian Abizar yang menyindir mertuanya.


Mantu sialan ...tau aja aku gak bisa tidur kalo gak meluk Zia...


Zefrano terkekeh ..." Nasib kita ternyata sama ya Bi , trus kamu mau kemana itu?".


" Eemmm itu Pi , aku mau ambil istri aku ".


" Kenapa pikiran kita sama , ayo kita ambil istri kita masing - masing ". ajak Zefrano.


Dengan pelan Abizar membuka pintu kamar tamu itu. Kepalanya melongok ke dalam .


" Bagaimana Bi , aman engga ?". Zefrano tak sabaran.


" Aman Pi " . mereka berbicara saling berbisik agar yang di dalam tidak terganggu.


Mereka berdua berjalan mengendap - endap. " Kenapa aku jadi seperti maling di rumah ku sendiri ".gumam Zefrano.


" Pi , aku angkat istriku ya !". Abizar lebih dulu membawa istrinya.


" Aku duluan Pi ". Zefrano mengangguk. kemudian dia pun sama , membawa istrinya untuk ia pindahkan ke kamar mereka.


Dan malam ini Abizar dan Zefrano bisa tidur dengan lelap karena istri - istri mereka sudah berada pada tempatnya....yaitu di samping mereka.


*


*


Nicko gelisah ia mondar mandir , kesana kemari tak karuan ....Fandi sampai pusing tujuh keliling melihatnya.

__ADS_1


" Bisa diem gak lo Nick , pusing nih kepala, udah kayak setrikaan aja , dari tadi bolak balik !".


" Gue gak tenang Fan , sebelum gue tau hasil DNA gue ".


" Ck...ini sudah jam berapa , Reno kok belum datang juga , jangan - jangan dia bohongi kita ".


" Gak mungkin lah , dia gak akan berani bohong sama gue , gue kejar ke ujung dunia kalo dia lakuin itu ke gue ".


" Sebenarnya elo janjian sama Reno itu jam berapa sih Nick ?".


" Jam dua siang ".


" Eh busyet.....elo gila ya Nick , elo ngajak gue pagi - pagi buat nunggu Reno , sampai gue belum sarapan...dan elo janjiannya jam dua siang, gue gibeng juga lo Nick ". dengan kesal Fandi berdiri lalu akan keluar dari ruangan Reno.


" Mau kemana lo Fan ?".


" Ke kantin , gue lapar Nicko ku sayang ".


" Gue ikut , gue lapar juga ".


Fandi tak menggubris panggilan Nicko , ia berjalan cepat menuju kantin , perutnya sudah dari tadi memberontak.


" Gila udah mau jam dua belas , auto makan siang sekalian nih ". gerutu Fandi.


" Pesenin gue dua porsi makanan, buat sarapan sama makan siang ....yang anget aja biar hati gue yang panas ikut menghangat , gara - gara elo Nick , anak orang bisa mati kelaparan "


" lebay...tadi di mobil gue , perasaan elo tadi makan roti milik gue dua biji. ".


" Itu roti, kan gue belum sarapan nasi ".


" Sama aja dodol ".


" Beda lah , roti itu roti , nasi ya nasi ...intinya pokoknya bedà.". Fandi gak mau kalah.


" Emang susah ngomong sama elo Fan , gue pesenin tiga porsi sekalian biar kenyang...puas..!".


Fandi makan dengan lahap....


Makasih sudah mampir 🙏


Beri dukungan buat othor ya...🙏


Mampir juga ke karya aku yang lain...😊

__ADS_1


__ADS_2