
Papa Haris masih melanjutkan ceritanya. " Karena melihat Mama kamu berubah, Papa jadi merasa bersalah telah membohongi nya tentang kematian anak kami ".
" Apalagi ketika Papa menceritakan tentang perawat yang terus meminta uang pada Papa, Mama Elma jadi semakin membenci kamu Fi".
" Sepertinya Papa salah telah membawa mu masuk dalam keluarga kami , bukannya menambah kebahagiaan bagi kami tapi kehadiran kamu malah membuat masalah baru bagi kami ".
" Papa pun jadi tidak respeck sama kamu , makanya selama ini Papa dan Mama sering mengabaikan kamu Fi ".
" Melihat kamu tumbuh sangat cantik melebihi putri kandung kami , menambah kebencian kami pada mu , Mama Elma takut Fea akan minder bila di bandingkan dengan kamu , karena itu Papa dan Mama selalu mengabulkan apapun permintaan Fea ".
" Untuk membuang kamu , kami masih punya hati , meski ada kebencian di hati kami , tapi sedikit rasa sayang pada mu juga masih ada , karena bagaimanapun kamu tidak bersalah , Papa lah yang membawa mu masuk dalam keluarga kami ".
" Setelah membaca surat dari Fea , kami pun sadar , kami sudah kehilangan Fea , dan kami tidak mau kehilangan kamu juga Fia ".
" Jadi Papa dan Mama tidak tau siapa orang tua kandung Fia?". tanya Fia , mereka berdua pun menggelengkan kepalanya.
" Maafkan Papa Fi, Papa tidak mencari tau dulu dari mana asal usul kamu , pikiran Papa sedang kacau waktu itu ".
" Tidak apa - apa Pa ".
" Ada yang mau Fia samapaikan pada Papa dan Mama , sebenarnya waktu kita berbulan madu Fia bertemu dengan orang tua kandung Fia , Pa Ma ".
" Apa kamu yakin mereka orang tua kandung kamu Fi ?". Papa Haris tentu saja ragu.
" Fia yakin Pa , bahkan kami sudah melakukan tes DNA, maafkan Fia tidak meminta ijin dulu pada Papa dan Mama, karena rencana itu mendadak sekali, apalagi bulan madu kami hampir habis ".
Fia menceritakan di mana awal mula ia bertemu dengan Mami Zia , dan selanjutnya di undang makan malam oleh mereka , dan Fia juga memberi tau ketika ia melihat foto Mami Zia waktu muda yang sama persis dengan dirinya.
Dan akhirnya mereka mengajak Fia untuk tes DNA, karena ternyata Papi Zefrano sudah menyelidiki asal usul Fia.
" Jadi perawat itu yang menukar bayi kami dengan bayi mereka , kalo begitu mereka juga tau di mana bayi kami di makamkan ?" .Papa Haris berbinar matanya , sedangkan Mama Elma menangis, akhirnya setelah sekian lama ia menunggu , kini ia berharap bisa melihat pusara sang putri yang sudah lama meninggal itu.
" Fia rasa begitu Pa Ma , karena merekalah yang memakamkan putri Papa dan Mama , yang mereka kira anak mereka yang meninggal ".
__ADS_1
" Jadi siapa orang tua kandung kamu Fi?".
" Mereka Mami Kezia dan Papi Zefrano ".
Papa Haris terkesiap mendengar nama ayah kandung Fia . " Zef....Zefrano Fi , kamu tidak salah sebut kan Fi , apa dia Zefrano Afandi ?".
" Iya Pa , Papa kenal dengan Papi Zefrano?".
" Siapa yang tak kenal dia Fi , salah satu pengusaha dari tanah air yang cukup sukses di luar negeri , namanya pun sangat di kenal di kalangan para pengusaha ".
" Benarkah , sehebat itu Papinya Fia Pa ?".
" Hemm...Papa Jadi tak enak hati jika begini akhirnya ".
" Bukan salah Papa juga ...ini semua karena ulah perawat itu, seharusnya ia memberi Papa bayi yang sudah tidak ada orang tuanya, bukannya malah menukar dengan milik orang ".
" Mama kenapa diam ?" Papa Haris memperhatikan istrinya, yang seperti tengah berfikir.
" Tidak Pa , Mama hanya merasa tidak asing dengan nama Maminya Fia ....Kezia , seperti nama adik kelas aku dulu waktu SMA Pa , dia menjadi siswi idola di SMA Mama , dia memang sangat cantik , orang nya juga ramah , meski jadi gadis tercantik , dia tidak sombong , dia juga suka menolong murid yang tertindas , karena itu semakin banyak yang menyukainya , bahkan para guru pun menyukai Kezia ".
" Mau kemana sayang ?". tangan Fia dicekal Abizar ketika ia beranjak dari tempat duduknya.
" Mau ambil Hp Mas , Fia tinggal di kamar tadi ".
" Kamu duduk saja , biar Mas yang ambilkan !".
Fia kembali duduk , dan tersipu malu....Papa Haris dan Mama Elma terkekeh melihat kejadian itu , setidaknya ia tidak salah sudah merestui Abizar memperistri Shafia, karena bagaimanapun juga Papa Haris akan diminta pertanggungjawaban nya oleh Papi Zefrano.
Tak lama Abizar kembali dengan membawa HP istrinya, " Ini sayang ". ucapnya sambil mengecup puncak kepala Shafia . Sekarang Abizar sudah makin berani menunjukkan rasa cintanya pada Shafia.
" Mas...". protes Shafia. Abizar hanya mengangkat kedua bahunya, mulut nya mengatakan " Apa " tanpa suara, Fia malu dari tadi di perhatikan Papa Haris dan Mama Elma.
" Santai Fi , Mama juga pernah muda kok , itu tandanya Abizar sangat sayang pada kamu ".
__ADS_1
" Eh iya Ma , ini Ma , coba Mama lihat apakah ini Mami Kezia yang Mama maksud ?.
" Sini coba Mama lihat ". Shafia beralih duduknya ke samping Mama Elma.
" Ah iya benar ...dia memang adik kelas Mama dulu , masih cantik aja dan sepertinya dia awet muda deh , pantes aja kamu cantik Fi , tenyata bibitnya dari Kezia, primadona sekolah Mama ".
" Mami dan Papi ingin sekali berkunjung kesini , tapi aku menolaknya, karena belum minta ijin pada Papa dan Mama , terus sekarang bagaimana Pa Ma , apakah boleh mereka berkunjung kesini ?".
" Boleh Fi , boleh ......lebih cepat lebih baik , kita juga ingin segera mengetahui di mana putri kami di makamkan ".
" Baik Ma , Fia akan segera menghubungi Mami Kezia ".
" Oh ya Ma Pa , apa kalian sudah bertemu dengan Kak Nicko ?".
Papa Haris menghela nafasnya...". Sudah , dia memang sudah mengakui kesalahannya pada Fea , tapi Papa dan Mama belum bisa maafkan dia Fi , apa kamu tau tentang Nicko?".
Fia menggeleng..." Tidak Pa , Fia baru tau dari surat yang di tulis oleh kak Fea , dan Fia juga baru tau kalo kak Nicko adalah orang yang bertamu kesini bersama Kak Fandi ".
Kamu masih ingat dua lelaki itu Fi....Abizar mode cemburu nya kumat ...
Fia melirik sekilas ke arah Abizar , ia menggigit bibirnya , karena Abizar terlihat menatapnya tajam. " Lalu bagaimana dengan Mika Pa ,mau bagaimanapun kak Nicko adalah Papa kandung nya Mika ".
" Entahlah Fi , Papa ingin melihat dulu kesungguhannya , Papa gak akan mempermudah jalannya untuk menemui Mika .....Papa Mau kasih pelajaran dulu padanya ".
" Dan Papa harap kalian semua, jangan memperbolehkan Nicko untuk menemui Mika !". ucap Papa Haris tegas.
Gawat nih kalo Papa sampai tau , tadi aku memperbolehkan Kak Nicko bertemu Mika bahkan sampai menggendongnya ......batin Fia.
" Mama juga harus bilang sama semua pembantu dan terutama Mbak Uti untuk memblokir akses Nicko....sampai Papa puas menyiksanya.....". Papa Haris tersenyum miring.
Makasih sudah mampir 🙏
Dukungannya ya
__ADS_1
Jangan lupa mampir di karya othor yang lain ya