Suami Warisan Kakak

Suami Warisan Kakak
20. Bertemu Mikayla


__ADS_3

Fandi membuat isyarat pada mahasiswanya untuk tidak berisiķ. Ia menyuruh semuanya diam - diam keluar dari ruangan kelas.


Nicko yang sejak tadi tertidur ,makin nyenyak karena suasana sudah sepi , jadi ruangan itu berasa dinginnya.


Fandi sengaja meninggalkan Nicko yang tertidur nyenyak di sana....sesekali ngerjain buaya buntung, gak masalah kan ...Fandi tak berhenti tersenyum dan sedikit terkekeh.


Para mahasiswanya juga ikut terkekeh geli ketika sampai di luar ruangan kelas.


" Gue gak nyangka Pak Fandi ternyata orangnya iseng juga ".


" Iya , gue juga gak nyangka , kasihan banget tuh temen bulenya gak ada temen , sendirian di dalam sana !".


" Kalo boleh gue mau dah nemenin tuh bule ".


" Dih, bukan elo aja , kita - kita juga mau kali...sayang banget pria tampan dianggurin."


" Untung tadi gue udah ambil fotonya , cakep bener meski sedang tidur ".


" Gue juga...nih lihat ...gue moto banyak banget ".


" Gila....gue mau dong , kirimin ke nomor gue ya !".


Begitulah para mahasiswa perempuan masih belum beranjak di sana , mereka masih asik bergosip ria , sambil saling mengirim foto Nicko , yang mereka ambil diam - diam tadi.


Nicko mulai menggeliat , ia merasakan badannya yang mulai sakit, karena tidur sambil duduk.


" Eegghhhh.....sepi amat , sudah sele.....". ucapan Nicko berhenti ketika melihat sekitarnya sudah sepi , tidak ada orang satupun selain dirinya.


" Sialan , gue dikerjain Fandi....pantes aja sepi , Hiìiy...bulu kuduk berdiri nih , jangan - jangan....". Nicko setengah berlari untuk keluar dari ruangan kelas.


Brak...membuka pintu dengan tergesa, Nicko terperanjat, ternyata di depan pintu masih banyak mahasiswa yang berdiri di sana ...mereka pun melempar senyum ke Nicko.


Nicko yang melihat itu , langsung membalas dengan senyum paling manisnya. Lalu berjalan cool seperti tidak terjadi apa - apa....jaga imej harus dong...


Nicko masuk begitu saja ke ruangan Fandi. " Tega lo Fan sama gue , bikin gue malu aja di depan mahasiswa elo , untung gue cakep , jadi gue masih pede aja tadi ".


" Ck...emang urat malu elo udah putus Nick ".


" Gue laper !".


" Laper ya makan , ngapain ngomongnya sama gue , minta makan sama emak lo sono !".


" Anter gue ke kantin, ayolah Fan ,nanti gue nyasar lagi !".


Kasihan juga melihat Nicko, akhirnya mereka berdua pergi ke kantin untuk mengisi perut Nicko yang kelaperan.


Nicko seperti tidak makan seminggu , ia pesan banyak makanan di sana.


" Gila lo Nick, gak malu lo mau sebanyak itu ?".

__ADS_1


" Gak lah , gue emang laper banget , beberapa hari ini gue gak enak makan , masih kepikiran untuk ke rumah Fea , lagi pula gue tetap ganteng kok , meski sedang makan banyak gini ".


Fandi jengah , tak mau komentar lagi , percuma...yang diomongin tingkat kepedeannya setinggi langit....jadi sia - sia saja.


Nicko sampai ikut pulang ke rumah Fandi ,kali ia tak mau gagal lagi , harus ke rumah Fea sekarang biar hatinya sedikit tenang.


" Gue janji bakal nganter, tapi malam aja ,gue nya capek Nick ...elo nya gak usah ikut pulang ke rumah gue juga bege!".


" Bodo....takut elo ingkar janji lagi , banyak alesan mulu lo kalo diajak , inilah itulah...sok sibuk ".


" Lah gue emang sibuk kali ,emang elo , jadi Bos tapi malah keluyuran, kasihan karyawan elo Nick ..Bos nya gak bisa di jadiin panutan ".


" Gue gak mikir sampai situ Fan , yang penting perusahaan berjalan dengan baik , karyawan dapat gaji dan yang penting ...gue masih tetep kaya dan tentunya tampan...".


" Emang susah ngomong sama bule campuran kayak elo , terserah lo dah..".


" Gue mau mandi Fan , tenang aja...gue gak pinjem baju elo , gue sudah bawa baju ganti di mobil..sebentar gue ambil dulu !".


Niat banget deh tuh anak , sampai bawa baju ganti segala ...persiapannya matang juga ternyata..


*


Di kediaman Papa Haris , mereka semua telah selesai makan malam , kini mereka sedang berkumpul untuk membicarakan acara resepsi pernikahan Fia dan Abizar.


" Semuanya sudah sembilan puluh persen...sisanya tinggal bagi undangan saja , benar kan ?".


" Iya Pa , tadi Anton sudah memberi tau semuanya ".


" Insyaallah siap Pa ".


Tok..Tok..Tok.


" Biar Fia yang buka Pa ,Ma.. kasihan bibi sedang beres- beres di belakang sepertinya ".


Ceklek.....pintu dibuka oleh Fia.


Fandi mematung melihat seseorang yang tengah membukakan pintu untuk nya dan Nicko.


" Bidadari gue....". gumam Fandi...Nicko di sebelahnya pun ikut terpana melihat wajah cantik nan teduh milik Fia.


" Busyet..ni cewek bening amat....". Nicko pun ikut memuji kecantikan Fia , dalam hati.


" Cari siapa Kak ?". tegur Fia.


Gue dipanggil kakak.....jiahhhhhhh....


" Emmm...itu kami ingin bertemu dengan kedua orang tua Shofea dek ". ucap Fandi.


Fia rasanya ingin tertawa di panggil dek , oleh Fandi. " Panggil Fia aja Kak , jangan adek....saya bukan adek - adek lagi.."

__ADS_1


" Eh iya , Fia ya namanya , nama saya Fandi !". lah si Fandi malah ngajak kenalan.


" Saya Nicko !".


" Ikut - ikutan aja lo Nick.". bisik Fandi.


" Ayo silahkan masuk Kak, saya panggil Papa dan Mama dulu, silahkan duduk !".


" Eh tunggu ...kamu siapa nya Fea , kok kami yang pernah lihat kamu ya ?".


" Saya adiknya Kak Fea , saya memang jarang keluar, jadi kakak gak pernah lihat saya !. jelasnya agar tidak ada pertanyaan lainnya.


Fia kembali bersama Papa Haris dan Mama Elma. Fandi dan Nicko langsung berdiri, dan memperkenalkan diri.


" Kami temannya Fea Om...Tante...maaf baru sekarang bisa datang kesini ".


" Tidak apa - apa nak , silahkan duduk !".


Fia ikut duduk disana , tak berselang lama Abizar menyusul bersama Mika yang ada dalam gendongannya.


" Sayanggg...sepertinya Mika sudah mengantuk ini ". Abizar menyerahkan Mika ke Shafia .


Sayang ??.....siapa laki - laki ini ...jangan bilang adek nya Fea sudah punya suami ...patah hati gue dek !". batin Fandi.


Mika , bayi itu...jangan - jangan anak Fea...apa dia anak gue juga .....wajahnya , mirip dengan wajah gue waktu kecil.....batin Nicko.


Otak mereka berdua penuh pertanyaan, Fandi memikirkan nasibnya jika benar Fia sudah bersuami . Sedangkan Nicko penasaran dengan Mika , bayi dalam gendongan Fia ....matanya terus menatap tajam ke Mika tanpa berkedip.


" Sini sayang ,sama Mommy....Mika mau bobo ya....cup..cup..cup...".


" Ada tamu ya..". Abizar pun menyalami Fandi dan Nicko.


" Maaf kami tinggal dulu ya , putri kami sudah mengantuk , ayo sayang !".


" Saya juga permisi, Kak Fandi ...Kak Nicko !".


" Ya , silahkan ". ucap Fandi dan Nicko bersamaan.


Mendengar istrinya memanggil nama tamu mertuanya , membuat Abizar cemburu , berarti Istrinya mengenal dua pria itu.


Fandi dan Nicko termasuk pria yang tampan dan penuh pesona , dan Abizar mengakui itu .Makanya ia cemburu...apalagi melihat pandangan salah satu dari mereka tertuju pada istrinya.


Mika...Mika...Mika.....Nicko makin menggumamkan nama bayi gemoy itu.....entahlah hatinya begitu tertarik untuk lebih mengenal bayi itu.


Haiii...makasih sudah mampir....


Mohon dukungannya ya....


Mampir juga di karya othor yang lain 👇

__ADS_1



__ADS_2