Suami Warisan Kakak

Suami Warisan Kakak
23. Resepsi


__ADS_3

Hotel Paradise , hotel mewah milik Papa Haris itu disulap makin mewah dan indah , dengan banyaknya hiasan ...disanalah resepsi pernikahan Fia dan Abizar akan dilaksanakan.


Para tamu sudah mulai berdatangan , mereka semua berdecak kagum dengan dekorasi pelaminan yang bak seperti negeri dongeng.


Fia sendiri sudah selesai dirias ...begitupun dengan Abizar.


" Kak Fi, kakak cantik sekali , beruntung sekali kak Bizar mendapatkan Kakak..". Abida sangat senang mendapatkan Kakak ipar seperti Fia , sudah cantik baik hati pula.


Dia sedari tadi tak lepas dari samping Fia, dari sebelum dirias sampai selesai dirias , Abida masih setia menunggu kakak iparnya itu.


" Terima kasih pujaannya...kamu juga cantik , imut lagi ". puji Fia balik.


" Semua bisa keluar sebentar , aku ingin bicara pada istriku !". Abizar mendekat ke istrinya.


Semuanya sudah keluar kecuali sang adik , yang masih duduk manis di samping Fia.


" Kamu juga keluar Abida !!


" Kak Bizar ngeselin , aku mau di sini saja , boleh ya Kak Fia ?". rengek Abida.


" Keluar dulu sebentar ya...nanti kakak belikan apapun yang Bida mau , gimana?".


Tawaran menggiurkan, Abida tak mungkin melewatkan kesempatan ini ..apalagi memang ada yang sedang ia inginkan..." Oke...tapi Kak Bizar janji ya , engga boleh ingkar , Kak Fia jadi saksinya !".


" Tenang saja , nanti Kak Fia tambahin hadiahnya buat kamu dan juga buat Ardi ".


" Yeeeyyy kak Fia memang yang terbaik deh....Bida sayanggggg kak Fia ".


" Sudah sana keluar , siapa yang jadi penganten siapa yang dapat hadiah...". Bida keluar dengan sumringah , ia sudah menyiapkan daftar permintaan pada kakaknya.


" Terus Abang mau ngapain nyuruh mereka semua keluar hem ?".


" Abang cuma mau mandang kamu sepuasnya tanpa ada gangguan ".


" Abang ihh....kita ditunggu loh , biasanya juga lihat Fia , tiap hari malahan ".


" Kamu cantik sekali malam ini Fi , Abang jadi gak rela kalo kamu dilihat banyak orang di luaran sana ...kita di kamar aja ya Fi !".


Pukkk....pukulan sayang mendarat di bahu Abizar.


" Yang benar saja Bang...Papa dan Mama nanti malu , pengantennya kok malah ngilang ".


" Habis kamu bikin Abang gemes , aku pengen cium kamu Fi , tapi takut dandanan kamu rusak, nanti abang bisa dimarahi sama embak- embak tadi..".


Tok..Tok..Tok...

__ADS_1


" Sorry Bang , ganggu nih...disuruh keluar sekarang tuh !".


" Ganggu aja kamu Bida !".


" Nanti di terusin lagi Bang ".


" Ayo Kak Fia , Bida bantu !".


Semua mata tertuju pada sepasang pengantin yang berjalan beriringan menuju pelaminan .


Satu persatu , silih berganti mereka memberi selamat pada kedua mempelai.


Kini giliran teman - teman kantor Fia , mereka semua tampak heboh...terutama Tania.


" Fiaaaaa.....gue kangen sama elo Fi, selamat ya sayang , elo makin cantik aja sih , bagi apa buat gue sedikit cantiknya ...". ujar Tania sambil memeluk Fia , setelah bercipika cipiki.


" Sama Tan , gue juga kangen sama kebawelan elo , disuruh main ke rumah juga , gak pernah dateng !". balas Fia.


" Gue ngeri masuk rumah elo yang kayak istana itu , bingung juga mau pake baju apa dan bawa oleh - oleh apa , gue inscure deh ".


" Biasa aja kali Tan...main - main aja , gak usah bawa oleh - oleh segala, gue udah seneng kalo elo mau main ke rumah ".


" Oke deh , nanti mainnya gue ajak temen ya biar rame ".


" Woy Tan...gantian dong, antrian banyak nih !! , gue juga mau salaman sama bidadari , mumpung doi lagi turun dari kahyangan ". ujar Jaka , si playboy kelas teri.


Abizar menggelengkan kepalanya, benar kata istrinya...para kumbang banyak yang menyukai Fia.


" Selamat ya Fia ". ucap mereka bergantian.


Barisan terakhir adalah Faruk , Bos Fia di kantor ." Selamat Fia ".


" Terima kasih Pak Faruk atas kedatangannya ".


" Sama - sama Fia...benar kata Jaka , ada Bidadari lagi turun dari kahyangan....kenapa waktu itu gak langsung saya lamar aja kamu ya Fi ". ucap Pak Faruk....dia gak tau pria di sebelah Fia sudah kebakaran jenggotnya.


" Nyesel ya Pak ?". celetuk Jaka.


" Iya Jak...". Ha...ha..ha....Pak Faruk dan Jaka tertawa bersama.


" Jangan tegang gitu Fi , kita hanya bercanda kok !". Pak Faruk gak enak hati telah berucap seperti tadi, memang maksudnya hanya bercanda biar tidak tegang ....eh dia malah keceplosan , apalagi melihat raut muka suami Fia yang berubah tegang.


Tentunya ia tau , suami mana yang mau istrinya di puji pria lain , dan itu di depan matanya.


" Maaf Abi , sungguh kami hanya bercanda ...jangan diambil hati ".

__ADS_1


" Iya Pak Faruk ,tidak apa - apa ...saya juga tau cinta Fia hanya untuk saya , apalagi dia sudah jadi milik saya luar dalam...". Nah loh....Abizar jadi ngaco jawabnya ..dia ingin menunjukkan kalo Fia sudah ia sentuh.


Fia sampai meringis...ditambah tangan Abizar yang menarik pinggang Fia sampai menempel dengannya.


" Kita foto dulu yuk !". beruntung Tania dengan cepat bisa mencairkan suasana .


Selanjutnya tiga sohib Abizar yang naik ke pelaminan, dari jauh sudah terlihat ,ketiganya sudah pasang muka cengengesan.


" Selamat broo...".


" Makasih sudah datang ". balas Abizar. mereka bersalaman lalu berpelukan.


Abizar menarik baju Jeki, ketika temanya itu hendak memberi selamat ke Fia sambil merentangkan tangannya , apalagi kalo bukan si Jeki yang juga mau peluk Fia.


" Bini gue Jek....!!!.


Yang dilarang hanya menampakkan wajah menyebalkan....si Jeki tertawa senang bisa mengenai Abizar.


" Kirain boleh peluk Bi , dikit doang , pelit amat sih !".


" Gak ada acara peluk - pelukan ya sama istri gue , gak lihat apa sudah ada lebelnya....Milik Abizar......".


Ck...Jeki berdecak .


" Bini lo Bi , cantiknya gak ketulungan ". ucap Jeki lagi


" Iya , lebih cakep aslinya dari pada di foto ". tambah Dede.


" Fia , elo punya adek gak sih , kalo ada buat gue aja Fi , gua gak kayak Jeki dan Dede, gue pria baik , bertanggung jawab dan cukup tampan , gak kalah sama Abizar ". Nazar mempromosikan dirinya.


" Sorry Naz , istri gue limited edition, cuma satu - satunya , dan itu sudah jadi milik gue ". Abizar yang menjawab.


" Tenang Naz , nanti kita cari bareng - bareng...lihatlah , banyak cewek cakep bertebaran di sini , saatnya kita tebar pesona...ayo guys !". ajak Jeki.


" Eeiittsss tunggu Jek...kita foto dulu , kapan lagi kan bisa foto sama istrinya Abizar yang posesif ini !". cegah Dede.


Tamu sudah mulai sepi...Abizar sudah menyuruh istrinya untuk duduk , mereka cukup kelelahan , mengingat undangan yang cukup banyak.


Tadi Fandi sempat datang sebentar, tapi hanya sendiri , Nicholas tak ikut dengannya. Nicko belum berani menampakkan wajahnya di depan Fia, ia sedang memantapkan hati untuk mengakui kesalahannya kepada orang tua Fea, Nicko tak mau menanggung beban seumur hidup, dan juga menjadi lelaki pengecut selamanya.


Makasih yang sudah mampir 😘


Mohon dukungannya....


Mampir juga ke karya othor yang lain ya....🙏

__ADS_1


__ADS_2