Suami Warisan Kakak

Suami Warisan Kakak
30. Tes DNA


__ADS_3

Fia masih mengatur nafasnya....mereka baru selesai melakukan olahraga malam di tempat baru...tepatnya di rumah Bu Zia.


" Mau kemana hem ?".


" Ke kamar mandi sebentar Mas !". Fia melenggang begitu saja , hanya memakai kemeja Abizar yang ia ambil karena terletak paling dekat dengannya.


Abizar yang melihat pemandangan itu sontak langsung berdiri dan mengejar istrinya....di mata Abizar , Fia terlihat makin seksi.


" Ahhhhkkk Massss...turunin Gak !". Abizar mengangkat Fia dalam gendongannya.


" Kamu mulai nakal ya , bikin Mas panas tau gak !".


" Kan AC nya nyala....turunin , aku mau ke kamar mandi ".


" Mas antar , sekalian Fia.....".


" Jangan macam- macam ya Mas !".


" Satu macam aja ".


" Mas keluar dulu sana !".


" Aku juga mau buang air kecil, pikiran kamu aja yang kemana - mana , atau jangan - jangan memang kamu mau diapa - apain ?".


" Eng...engga..engga...". Fia gugup , memang pikirannya sudah ke arah sana.


Abizar tidak langsung keluar, ia menunggu Fia sampai selesai, kemudian menggendong lagi istrinya sampai ke tempat tidur.


" Buka Fia !". Tangan Abizar mulai beraksi lagi.


" Mas , kan tadi udah !".


" Ronde kedua sayang...".


" Ihh kok gitu sih , janjinya cuma sekali tadi".


" Siapa yang berjanji , Mas engga ngomong gitu ya....buru Fia , biar engga terlalu malam ronde ketiganya !". Fia masih memegangi bajunya dengan kedua tangannya agar tidak di buka oleh Abizar.


" What , apa Mas bilang , yang kedua aja belum , Mas malah berencana yang ketiga..".


" HaHahaha....ya udah sekali lagi aja , oke...nanti kalo Mas khilaf, baru nambah lagi..." Fia mendengus, suaminya ini suka sekali menggodanya.


Melihat Abizar yang masih terkekeh, Fia pun melayangkan cubitan ke perut suaminya.


Paginya mata Fia terlihat sayu akibat kurang tidur , sesuai dengan keinginan Abizar, tiga ronde berhasil ia dapatkan dari Fia , berkat mulut manis Abizar, Fia akhirnya kalah telak.


Abizar , pria itu ...jangan ditanya , dia bahkan tadi sempat bersiul , wajahnya makin cerah , senyumnya makin mengembang.


Fia sendiri heran , dia yang tidak bergerak tapi kenapa justru dirinyalah yang paling terlihat kelelahan....aneh , pikir Fia.


Tok...Tok..Tok...

__ADS_1


" Biar Mas yang buka sayang , kamu masih lelah kan ,". ucap Abizar sambil mengedipkan matanya ,seakan meledek Fia.


Fia berdecih....mengesalkan ...ucapnya dalam hati.


Ternyata pembantu di rumah Bu Zia mengantarkan pakaian ganti buat Fia dan juga Abizar , sekalian memberitahu keduanya untuk segera turun , karena sudah di tunggu yang punya rumah untuk sarapan .


" Siapa Mas ?".


" Ini , baju ganti buat kamu dan aku ".


" Coba lihat sini !". " Wahhh.....sempat - sempatnya ya Bu Zia beliin kita baju baru , mana bagus lagi ,Mas "


" Aku dulu yang ganti bajunya ya Mas !".


" Mau kemana Fia , di sini saja ganti bajunya , biar engga kelamaan , kita sudah di tunggu buat sarapan !".


" Ya udah , Mas menghadap kesana !".


" Apaan sih Fi , Mas juga udah lihat semua punya kamu , hapal malah ...baterai Mas sudah full...jadi tenang aja , Mas gak akan nyolek kamu kok ".


" Awas kalo bohong , Fia sunat lagi burung milik Mas Bizar ". ancam Fia , bukannya takut , Abizar malah tertawa.


Sampai di meja makan , Bu Zia yang memandang dua sejoli itu malah tersenyum simpul.


" Ikut Ibu , Fia!". Bu Zia menarik tangan Fia , menjauh dari meja makan.


" Duduklah !". Fia menurut saja apa perintah Bu Zia , jujur badannya memang terasa lelah sekali, mau tidur lagi tentu tidak mungkin , Fia merasa tidak enak , karena dia sedang bertamu di rumah orang.


" Terima kasih Bu ". Fia tak bertanya itu minuman apa , ia yakin Bu Zia tidak akan meracuninya...ia langsung meminum air itu sampai tandas.


" Bagaiman Fi ?".


" Lumayan Bu , sekarang terasa lebih baik ".


" Suami kamu pasti ganas ya Fi , kamu sampai lelah begitu ".


" Ehhh...Bu Zia bisa aja , memang kelihatan ya...,".


Fia tersenyum malu..


" Gak perlu malu Fi , saya juga pernah muda , juga pernah merasakan di posisi kamu , ayo kembali, kamu harus sarapan banyak , biar bisa mengimbangi permainan suami kamu , semangat!". ucap Bu Zia , sambil terkekeh pelan.


" Dan ini bawalah , saya berikan buat kamu...minum tiap hari , ini bagus buat kamu !". Bu Zia memberikan sesuatu untuk Fia.


" Kalian dari mana Mi , lihat suami Fia dari tadi duduknya tidak tenang, gara - gara istrinya kamu culik ".


" Biasa Mas , aku habis kasih Fia Vitamin , biar engga KO , biasalah Mas , penganten baru ....Mas tau sendiri kan maksud aku ?'.


Ohhhhh...jawab Pak Zefrano , ia tau apa yang dimaksud istrinya.


" Makan yang banyak Fia !". Bu Zia menaruh banyak lauk di piring Fia.

__ADS_1


" SudahBu , sudah cukup...ini kebanyakan...perut saya gak muat kalo sebanyak ini !".


" Habis sarapan , kita langsung berangkat ke rumah sakit ".


Di rumah sakit , mereka sudah disambut seseorang dan langsung masuk ke ruangan khusus, sudah ada dokter menunggu di sana.


" Kapan saya bisa menerima hasilnya ?".


" Dua hari lagi ".


" Bisa di percepat lagi !".


" Besok malam ".


" Baik , kami permisi....terima kasih ".


Di luar rumah sakit, Abizar dan Fia langsung berpamitan....Fia tidak ingin kembali ke hotel , tetapi ia mengajak suaminya untuk berburu oleh - oleh , karena sudah tidak ada waktu lagi , ia juga takutnya kelupaan ".


Banyak yang di beli Fia , untuk keluarga Abizar , terutama buat si kembar, ia tidak akan melewatkan pesanan adik iparnya itu , karena si Abida selalu mengingatkannya lewat WA.


dan juga untuk keluarga Fia sendiri , buat si cantik Mika , kesayangannya.


" Sayang udah belanja nya ?".


" Sudah Mas , nih lihat!".


" Tapi Mas lihat , dari tadi semuanya yang kamu beli hanya untuk orang - orang rumah saja , bahkan untuk Abida dan Mika yang paling banyak , untuk kamu sendiri mana sayanggg ?".


" Gak usah Mas , pakaian aku masih banyak yang belum aku pakai , nanti mubazir ....Mas saja, Mas mau beli apa ?".


" Mas gak kepengen apa - apa , Mas hanya ingin selalu bersama kamu sayang ".:Abizar mencolek dagu Fia.


" Yeyyy malah ngegombal ". balas Fia... Abizar malah tertawa.


Setelah belanja mereka kembali ke hotel untuk beristirahat.


" Mas , aku mau tidur sebentar...jangan kamu ganggu ya !".


" Ya tidurlah, kamu harus istirahat yang cukup..Mas janji gak akan ganggu kamu siang ini....tapi nanti malam , Mas ganggunya ". bisik Abizar lalu beranjak setelah mencium kening Fia.


Abizar memilih mengecek pekerjaannya lewat email yang dikirim oleh bawahannya..dan juga Anton , yang sekarang menjadi asistennya.


Abizar harus mempersiapkan dirinya , karena sekembalinya dari bulan madu dia harus sudah siap untuk menerima tampuk pimpinan tertinggi di perusahaan Papa Haris .


Karena merasa dipercaya oleh Papa Haris, maka Abizar harus membuktikan bahwa dia bisa dan mampu untuk menjalankan perusahaan itu agar lebih maju dari sebelumnya.


Makasih sudah mampir....


Dukung othor terus ya.....👍


Mampir juga di karya othor yang lain 😊

__ADS_1


__ADS_2