Suamiku Selingkuh, Aku Main Cantik

Suamiku Selingkuh, Aku Main Cantik
Part 19


__ADS_3

Jam sudah menunjukan pukul sebelas siang. Hari ini aku akan bertemu dengan pengacara Arman. Pengacara yang mirip seperti Hotman paris itu, tapi... buka kinerjanya, melainkan postur tubuhnya.


Aku pernah mendengar jika pengacara Arman yang akan aku temui itu adalah pengacara handal dan sering menang dalam pengadilan. Maka dari itu aku harus menyewa nya, aku butuh dia agar hak asu Thea jatuh ke tanganku beserta harta Mas Rafi yang akan berpindah padaku.


Oh senangnya, biarkan Mas Rafi berjuang kembali dari nol bersama sundel itu. Enak saja aku yang menemani Mas Rafi tapi sundel itu yang menikmati.


"Loh May kamu mau kemana?" Tanya Mas Rafi yang melihat aku berpakaian rapi dan elegan layaknya ingin pergi ke tempat penting.


"Mau keluar sebentar," jawabku.


"Iya Mas tahu mau keluar, tapi mau kemana?"


Haduh, jawab apa ini?


"Mau ke supermarket sama bertemu teman-teman lamaku dulu, Mas jangan kemana-mana kalau sampai Mas kemana-mana lihat aja nanti! Udah di rumah aja jagain Thea, jangan banyak gaya!" Ujar ku menatapnya tajam


"Iya sayang, iya."

__ADS_1


''Bagus, suamiku patuh''


"Mama!" Panggil Thea.


"Iya sayang? Kenapa?" Tanyaku sambil mengendong Thea.


"Mama mau ke mana," tanya Thea penasaran.


"Mau ke supermarket sama bertemu teman Mama sayang,"


"Thea ikut...."


"Iya, Ma. Tapi Thea mau ice cream ya,"


Aku tersenyum lalu mencium pipi putri kecil ku. " Oke, nanti Mama belikan untuk princess Mama. Tapi....."


"Tapi apa Ma?"tanya Thea penasaran.

__ADS_1


"Thea harus sama Papa terus, jangan kemana-mana, terus kalau papa pergi Thea harus bilang sama Mama nanti, Thea ngga boleh bohong ya," ujar ku sengaja melirik Mas Rafi yang terdiam.


"Siap Ma!"ujar Thea antusias.


"Bagus, kamu putri Mama yang pintar," puji ku mencolek pipi Thea.


"Iya Ma,"


"Yauda Mas, aku pergi dulu. Jangan lupa jagain Thea!" Ujar ku menatap tajam Mas Rafi.


Mas Rafi menatapku malas,"iya May,"


Aku langsung segera keluar rumah dengan senyuman sumringah, membayangkan pengacara arman benar-benar bisa di andalkan karena aku membutuhkan sangat membutuhkannya di pengadilan nanti.


***


Kini aku sudah di sebuah kafe ternama di kotaku, sejak lima belas menit yang lalu aku dan pengacara Arman sudah berbincang-bincang sekedar berbasa-basi terlebih dahulu sebelum ke titik utama aku datang kesini.

__ADS_1


Aku yakin bahwa pengacara Arman sangat perfek untuk di jadikan pengacara pribadi ketika aku melawan dan mengahadapi semua problem di pengadilan nanti. Mengapa aku begitu yakin dengan pengacara Arman, banyak alasannya satu, pengacara Arman sangat terpercaya dan profesional. Kedua, pengacara Arman sangat pandai berbicara dan ketiga pengacara Arman terbukti kehebatannya, buktinya banyak petinggi yang mengunakan jasanya untuk menegakan kasus di pengadilan.


__ADS_2