
Disisi lain Maysa mendapatkan pesan dari orang suruhannya yang ia tugaskan memantau semua gerak gerik suaminya dan Benar filing nya tidak meleset sekalipun.
Ia kira saat orang suruhannya mengirimkan foto dan video pertama saat suaminya melempar Raina keluar dari rumah dengan kerasnya. Ia kira sadar akan letak kesalahannya namun salah, lelaki bereng**k ya tetaplah lelaki bereng**k. Vidio kedua menunjukan bertapa kotornya wanita tersebut dan bertapa mudahnya lelaki kepincut dengan kemolekan, rayuan maut wanita ular seperti Raina.
Dasar wanita sunder bolong. Belakangnya aja yang bagus, terlihat sopan dalam segala hal baik tutur kata tau pun akhlak, namun belakangan busuk.
"Tak sia-sia aku membayar orang, Mas-mas, jika kala aku mendapatkan bukti yang sangat menarik dan tak perlu di ragukan lagi. Akan ku simpan Vidio berserta foto-foto ini dan vidio selanjutkan. Akan ku jadikan saksi atas perselingkuhan mu dan juga pembalasanku," ucap Maysa sendiri.
"Bersenang-senang lha untuk seminggu ini. Namun tidak untuk Minggu berikutnya. kalau akan mendapatkan hadiah yang sangat indah dan tak kan terlupakan. Atas semua penghianatan mu itu."
"lebih baik aku tidur. Untuk hari isok bersama putriku," Ucapku lagi, sendiri.
Maysa membaringkan tubuhnya di atas tempat tidur. Ikut masuk dalam Selimut yang dipakai putrinya. Menutup tubuhnya, merengkuh tubuh kecil putrinya, kedalam pelukannya. Menajamkan matanya dan tertidur
********
Pagi hari Maysa bersiap berangkat jalan-jalan bersama putrinya menelusuri sungai di sekitar vila. Sesuai dengan janjian tadi malam.
__ADS_1
"Ma kita pergi ke kebun apel kan, ma?" Tanya Thea
"Iya sayang, kita akan habisan waktu-waktu kita, bersenang-senang selama ada disini."
"Iya ma..."
"Ya uda ayo berang, udah siap semua?"tanyaku antusias
"Sudah.." jawabnya girang.
Disisi lain
"Yang..." Panggil Raina
"Hmm..." Jawab Rafi.
"Lihat deh yang," Raina menunjukan smartphone nya ke Rafi.
__ADS_1
Terlihat di di gawai tersebut. Sebuah gambar tas bermerek dari sosial medianya.
"Apa?" Tanya Rafi berpura-pura tidak tau. Dia yakin pasti ada maunya dia menunjukan tas tersebut.
"Lihat deh yang,"ucapnya dengan menunjukkan kan gambar di hpnya.
"Tas ini bagus banget. Pasti cocok dek kalau aku pakai,"
"Ya uda beli aja,"
"Kamu yang beliin ya yang. Murah loh ini hanya tiga pulu jutaan doang." Bujuk Raina
"Aku ngak punya uang, beli aja sendiri." Jawab Rafi apa adanya.
Memang nyatanya ia tak punya uang untuk membeli barang tersebut. Kalau dianya ngak di kasih uang oleh Maysa. Semua aset resto dipegang Maysa.
Kemarin malam ia sempat minta uang, ke istrinya. Namun hanya di ke kirim lima pulu jutaan. Uang lima puluh jutaan baginya tidak ada apanya dari biasa ia pegang uang milyaran kini hanya jutaan.
__ADS_1
Bisa di buat apa uang lima puluh juta dalam waktu seminggu sampai Maysa datang.
Entak kenapa akhir-akhir ini aku lihat banyak sifat Maysa yang berubah dari biasa yang sedikit manja denganku. kini aku lihat di seperti Maysa saat ku kenal dulu waktu kecil. Maysa cuek penuh akan teka-teki.