
“Master regulus apakah anda tidak apa apa?” Poppy bertanya kepada lelaki bermata emas itu, dia berbicara lebih formal dengannya.
“Seperti yang kamu lihat aku tidak apa apa, konstruk ini mengamuk dan kabur dari labku karena keteledoranku,” Perhatian orang bernama Regulus ini kembali ke Verite, “Sekali lagi aku minta maaf.” Dia berkata, masih memperhatikan Verite.
‘Paling tidak dia bukan tipe yang arogan.’ Mefras bilang, membagi pikirannya.
Verite dengan diam setuju, paling tidak master ini adalah master yang bisa beralasan.
“Tidak apa apa,” Verite menjawab, “Yang paling penting tidak ada yang terluka.” Untungnya konstruk itu menyerang Verite yang bisa memperkuat dirinya.
“Iya,” Regulus setuju, “Kamu tidak perlu khawatir, jika kamu tidak mengaktifkan mana enchant kamu kamu tidak akan diserang.” Regulus bilang.
“Jika aku tidak mengaktifkan mana enchant?” Verite bilang, “Apakah ini… sebuah konstruk yang bergerak secara otomatis?” Verite bertanya.
‘Orang ini benar benar membuat robot?’ Mefras berkomentar.
“Iya, sepertinya kamu menyadarinya, konstruk ini di program untuk hanya menyerang seseorang pengguna mana dan itulah hasil tes nya, dia dikelilingi banyak sumber mana dan ujung ujungnya kabur.” Regulus menjelaskan.
ini membuat Verite lebih tertarik lagi, “Bagaimana kamu membuatnya membedakan teman atau musuh? seberapa jauh konstruk ini bisa dikirim? Bisakah konstruk ini membedakan arah dan diperintahkan untuk bergerak ke tempat yang belum dia pernah kunjungi? dan bagaimana dia merubah tangannya menjadi pisau tajam?” Verite memberinya banyak pertanyaan.
“Soa pertanyaan itu, aku bisa menjawabnya, tetapi bukan disini, lebih baik kita masuk kedalam.” Regulus mengundang mereka masuk.
“Oh iya master, kedua orang ini membantuku ketika seseorang mencuri tas belanjaku.” Poppy mengatakan kepada masternya.
“Ah, kalau begitu terima kasih.” Regulus mengucapkan terima kasihnya, “sebagai terima kasih dan permintaan maaf aku ingin memberimu makanan dan teh.” Bilang Regulus.
‘Verite, ini kesempatanmu, daripada makan dan teh, minta untuk melihat labnya.’ Mefras mendorong, sepertinya dia tertarik dengan lab yang regulus kerjakan, Verite tidak menyalahkannya, ini adalah kesempatannya untuk meningkatkan kinerja tubuh Mefras. Dan Verite juga tertarik dengan keseharian di tempat Duke Bloome, lagipula ini adalah alasannya datang kesini.
“Kalau begitu bisakah kamu menunjukkan lab kamu, aku lebih tertarik dengan konstruk ini daripada dengan teh dan makanan.” Verite bilang kepada Regulus.
__ADS_1
Regulus mengamati Verite dari ujung kaki ke ujung kepala, seperti mengukur kepantasan Verite untuk melihat labnya.
“Baiklah,” Dia berkata, “Tidak hanya aku berhutang budi padamu aku juga tidak sabar menunggumu bergabung dengan kami.” Perkataannya membuat Verite menaikkan alisnya.
“Bergabung denganmu?” Verite bertanya.
“Duke Bloome sudah memberimu tawaran kan?” Dia bertanya, “Kamu adalah Verite, anak berbakat dari Blooming Bub bukan?”
‘Sepertinya Duke Bloome sudah membicarakan tentang kamu dengan muridnya yang lain.’ Mefras berkomentar.
“Melihat reaksimu sepertinya aku benar,” Regulus berbicara seakan akan dia bisa membaca pikiran Verite. “Aku juga ingin mendengar pendapatmu tentang konstruk kami.”
“Oh iya, kamu sudah tahu namaku tapi biarkan aku memperkenalkan diri,” Regulus menambah, “Namaku Reglulus Bloome dan sebelum kamu bertanya akan bukan anak Duke Bloome, dia memberi nama belakangnya kepada muridnya, kalau ditanya kenapa aku juga tidak tahu.” Regulus menjelaskan seakan akan menjelaskan cuaca.
“Jadi menjadi murid Duke Bloome kamu berarti kamu juga diangkat menjadi keluarganya?” Caena yang diam selama ini akhirnya membuka mulutnya, “Jadi Verite akan menjadi bangsawan jika dia menerima tawarannya?” Dia bertanya.
“Baiklah master.” Poppy menjawab dengan sigap, sepertinya ini adalah hal yang sudah biasa dia lakukan.
Mereka masuk ke dalam ‘mansion’ Duke Bloome dan verite tidak menyangka apa yang dilihatnya.
‘Tempat ini adalah sebuah kantor…’ Mefras berkomentar di kepala Verite, ‘Aku tidak menyangka akan menemukan tempat seperti ini di dunia ini.’ Dia bilang dengan perasaan yang tidak jelas.
Memang benar, tempat ini terlihat seperti kantor yang terpisah lorong lorong, banyak orang orang yang duduk di meja dan kursi terpisah dan memeriksa dokumen dokumen yang terlihat penting.
‘Iya ini jauh berbeda dari yang kubayangkan.’ Verite juga memiliki perkiraan yang berbeda tentang tempat ini.
“Jadi soal nama itu,” Regulus mulai berbicara selagi mereka berjalan, “Memiliki nama ini bukan berarti aku adalah seorang bangsawan biarpun aku dapat menikmati hak istimewa yang datang dengan nama ini.” Dia menjelaskan sambil melihat ke arah Caena.
‘Ah aku mengerti,’ Mefras berkomentar ‘Ini adalah keuntungan baginya, orang seperti kamu dan Regulus akan mencapai hal hal yang besar di masa depan, jika dia memberi nama belakangnya dia tidak hanya terikat dengan kalian tetapi dia juga akan diingat sebagai orang yang mengembangkan bakat kalian.’
__ADS_1
‘Bukankah ini buruk?’ Verite bertanya, ‘Dia akan mendapat keuntungan dari yang aku buat.’
‘Itulah kenapa kita disini, Duke Bloome mendapat keuntungan bukanlah masalahnya tetapi apa yang kita dapat.’ Mefras menjawab.
‘Benar, jika dipikir ini adalah sebuah transaksi bisnis, dia mendapat ketenaran dan aku mendapat pembiayaan dan keuntungan dari yang aku buat.’ Verite setuju.
‘Iya, karena itulah kita harus melihat apa yang Duke Bloome sediakan untuk kita.’ Saat Mefras mengucapkan itu Regulus berhenti dan berkata;
“Kita sampai, lab yang meledak itu ada disini.” Dia berdiri di depan pintu dua bagian dan membukanya, “Ayo masuk.” Dia bilang.
Verite dan Caena mengikuti ajakannya dan yang mereka temukan adalah sesuatu yang menakjubkan.
‘Ini bukan hanya sebuah lab… ini adalah sebuah divisi.’ Bilang Mefras.
Ruangan Lab ini adalah ruangan yang sangat luas dan berisi berbagai macam hal, setiap area dipotong dengan berbagai macam bagian.
Di setiap bagian memiliki isi yang berbeda beda, dari sebuah bagian yang hanya berisi perlengkapan untuk bertarung seperti baju zira, sarung tangan, sepatu boot dan senjata senjata jarak dekat yang terlihat seperti sudah di imbui dengan energi mana.
Ada juga bagian yang berisi beragam tanaman yang Verite tidak kenali, berbagai macam bentuk dan warna dari tanaman tanaman yang mungkin memiliki ragam guna untuk Thaumaturgy berada disitu.
Dan bagian yang berisi beragam buku bermacam judul, seperti buku yang berisi tentang kegunaan dan fungsi organ tubuh manusia dan cara membedakannya sampai hubungan mana dan organ tubuh manusia tempat itu penuh lengkap dengan beragam buku.
'Verite lihat bagian itu.' Mefras menunjukkan arah dengan secara mental ke sebuah sudut dari ruangan ini, di sampingnya terlihat lubang yang dibuat oleh ledakan tadi, tetapi lubang itu bukanlah hal yang ditunjuk Mefras tetapi barang barang yang tertera di sampingnya.
Inilah yang Verite cari.
...****************...
__ADS_1