Suara Di Kepala Sang Rival

Suara Di Kepala Sang Rival
Bab 23: Tour


__ADS_3

Di sudut itu tersedia berbagai macam barang yang berhubungan dengan konstruk, dari tengkorak tengkorak yang digunakan sebagai dasar konstruk, alat alat yang digunakan untuk menyatukan rangka tengkorak tersebut dan alat alat yang digunakan untuk membentuk penutup konstruk..


Verite juga memperhatikan bahwa ada sebuah konstruk yang mirip dengan konstruk yang dia lawan sebelumnya, konstruk yang hanya terdiri dari kerangka panjang dan memiliki cakar besi yang bisa berubah menjadi pisau bear yang tajam.


Verite berjalan ke tempat konstruk itu dan Regulus bersama dengan Verite dan Poppy mengikutinya.


“Sepertinya kamu tertarik dengan konstruk.” Regulus bertanya.


“Iya, kamu bilang kamu akan menjawab pertanyaanku tentang konstruk ini sebelumnya.” Verite menunjuk ke konstruk yang mengamuk sebelumnya.


“Ah apa pertanyaanmu tadi?” Bilang Regulus, “Aku akan berusaha menjawabnya.” Dia bilang.


Verite mengawasi konstruk yang tidak bergerak ini, “Bagaimana kamu bisa membuatnya mengenali orang? Apakah kamu bisa mengirimnya untuk menyerang spesifik target?” Verite bertanya.


“Ah, lensa di matanya itu dapat membaca mana di udara, itulah kenapa monster itu pergi menyerangmu, dia melihat sumber mana terkuat saat kamu menggunakan Thaumaturgymu untuk memperkuat tubuhmu dan menyerang ancaman terdekat dengan dirinya, itu juga alasan mengapa dia kabur dari lab, aku dan para assistant menggunakan mana dan membuat kemampuannya memiliki target menjadi kacau.” Regulus berhenti, melihat beberapa assistant yang menunduk selagi melewatinya.  “Dan jika apakah aku bisa mengirimnya untuk mengejar orang, kamu bisa lihat sendiri.” Regulus mengayunkan tangannya menunjukan keadaan robot itu sekarang.


“Seperti konstruk ini masih dalam tahap pengembangan awal ya?” Verite bertanya.


“Regulus mengangguk. “Benar, ide untuk  membuat konstruk yang bisa bergerak dengan sendirinya adalah yang sudah dipikirkan sebelumnya tetapi tidak banyak yang menelusuri ide ini karena seberapa rumit formula yang akan dibuat dan seberapa banyak lubang lubang di aturan yang harus ditambal.”


“Sepertinya intelijen konstruk ini masih di bawah ya…” Verite bilang berpikir soal robot yang ada di dunianya.

__ADS_1


Bahkan di Dunia Mefras yang memiliki  teknologi yang jauh lebih tinggi dari dunia Verite robot yang bisa mengenali wajah dan melakukan tugas independent adalah mimpi yang masih jauh untuk dicapai, mereka mempunya kemampuan untuk mengenali wajah dan mengikuti set perintah tetapi mereka tidak akan melakukan tugas rumit yang manusia lakukan.


Dan itu juga belum termasuk waktu dan uang dituangkan untuk membuat robot robot itu dapat berjalan, jadi bisa dibilang dunia Verite sedikit lebih maju karena konstruk mereka mendapat kemampuan untuk menyeimbangkan dirinya sendiri.


“Bagaimana kemampuannya mengikuti arah?” Verite bertanya lagi.


“Juga masih dalam perkembangan,” Regulus menjawab, “Konstruk ini bisa mengejar target yang sudah dia lihat dan dia tidak akan menabrak dinding sama sekali tetapi dia tidak punya kemampuan untuk mengingat arah, jadi jika dia tidak memiliki arus mana untuk di ikuti maka konstruk ini akan berhenti.”


“Ini adalah hal yang diluar kemampuanku ya…”Caena berkomentar, dia adalah seorang pemula yang baru membangunkan mana yang dia miliki.


‘Ini seperti bicara tentang sin cos tangen dengan anak sekolah dasar.’ Bilang Mefras, tentunya cara konstruk bekerja masih lebih mudah dijelaskan daripada matematika.


“Banyak hal yang perlu dipikirkan dan uang yang dikeluarkan untuk membuat sebuah konstruk yang dapat bergerak dan melakukan sesuatu dengan kemampuanya sendiri, untungnya Duke Bloome dapat membiayai kita dengan uangnya.” Bilang Regulus, Verite memperhatikan kata ‘Kita’ yang Regulus sebutkan.


“Tetapi kamu memikirkannya.” Bilang Regulus, “Kamu tidak akan kehilangan jika kamu menerimanya.”


“Aku belum tahu itu.” Jawab Verite, dia hanya melihat sedikit dari bagian mansion ini, dia tidak mungkin akan langsung memutuskan hanya dengan melihat hal yang dia inginkan, dia juga yakin pasti ada kekurangan dengan bekerja sebagai murid Duke Bloome.


‘Pertanyaan sebenarnya adalah jika kekurangan ini melebihi kelebihannya.’ Mefras berkomen.


“Kalau begitu bagaimana kalau kita melakukan full tur di mansion ini? Aku bisa membuatmu melihat keseharian pekerja pekerja disini.” Regulus menawarkan.

__ADS_1


“Baiklah,” Verite setuju. “Aku akan mengikuti tur mu.”


Verite mulai mengikutinya mengelilingi tidak hanya lab thaumaturgy ini tetapi juga seluruh mansion Duke Bloome, Caena terlihat kagum atas yang dia lihat dan Verite tidak menyalahkannya.


Salah satu dari hal mengagumkan yang Verite lihat itu adalah bagian lab yang meneliti tanaman, dia tidak melihat sesuatu yang fantastis seperti tanaman yang bisa memakan manusia(Biarpun Regulus bilang tanaman seperti itu ada) Tetapi buah buah dan sayuran yang dikembangkan di lab ini.


Regulus bilang ini adalah proyek Duke Bloome pribadi, di mencoba membuat tanaman yang lebih cepat tumbuh dan lebih mudah bertahan di area kasar tetapi masih memiliki buah yang manis dan lezat.


Selagi melihat ini Mefras berbicara tentang wortel yang Verite makan, wortel yang berasal yang berasal dari dunia nya memiliki warna yang berbeda dengan yang Verite makan, wortel yang memiliki warna orange dibanding dengan wortel yang terlihat seperti akar tanaman yang Verite makan.


Mefras menjelaskan bahwa wortel yang ada di dunianya sudah dikembangkan selama ratusan tahun dari wortel akar yang Verite makan menjadi wortel oranye yang terlihat enak untuk dimakan.


Fakta bahwa Duke Bloome sudah melakukan perkembangan yang dunia Mefras lakukan selama bertahun tahun adalah bukti bahwa dia bukan hanya seorang Thauturgy biasa.


Caena dan Verite bahkan dapat mencoba buah itu dan rasanya jauh dari buah buah yang dia makan di Blooming Bud Tetapi ketika di bertanya mengapa buah buah ini tidak disebarkan Regulus mengatakan bahwa mereka tidak dapat tumbuh ditanah yang berbeda dan ini adalah masalah yang harus mereka selesaikan.


Setelah itu mereka melihat bagan lab yang mengawasi kerja tubuh manusia, Regulus tidak membiarkan mereka melihat lebih ke dalam, dia menjelaskan bahwa jika Verite dan Caena mampu melihat isi tubuh manusia tanpa menumpahkan isi perut mereka maka dia akan membiarkan mereka melihat pembelajarannya.


Ini membuat Verite khawatir bahwa mereka melakukan experimen manusia yang terlarang tetapi Regulus menenangkan mereka bahwa jika mereka melakukan ini mereka tidak akan membiarkan Verite dan Caena masuk begitu sajadan tubuh tubuh yang mereka dapat datang dari pendonor yang mendonorkan tubuh mereka dengan surat yang sah setelah mereka meninggal.


Mendengar ini Mefras berbicara tentang murid kedokteran jaman dahulu yang pergi menggali kubur dan mencuri mayat untuk mempelajari ilmu medis jadi penolakan apapun yang Verite punya hilang disitu sekaligus karena paling tidak yang Duke Bloome lakukan sudah dilakukan dengan persetujuan kedua buah pihak.

__ADS_1


Verite tidak akan bisa membayangkan jika dia harus melakukan hal seperti saat menjadi murid Duke Bloome.


Dan akhirnya tempat terakhir yang mereka kunjungi adalah…


__ADS_2