
Setelah memastikan Kiana masuk ke dunia mimpi, Tuan Lucas akhirnya keluar dari persembunyiannya. Ya, Kiana tidak tahu bahwa Tuan Lucas ada di kantornya sejak tadi sore, Lena tahu, namun wanita paruh baya ini tidak bisa mengatakan yang sebenarnya kepada Nona Kiana, dan karena itu, Lena juga tahu bahwa Nona Kiana keluar. kamarnya sampai tengah malam. Ya, Tuan Lucas meminta Lena untuk menemani istrinya. Dan sejak tadi sore, Tuan Lucas memantau apa yang dilakukan Kiana dari layar laptop yang menampilkan foto rumah ini.
Ya, tanpa Kiana tahu bahwa seisi rumah sudah terpasang kamera CCTV. Setelah melihat Kiana memasuki mimpi, Tuan Lucas segera bangun dan meninggalkan ruangannya. Septian dengan percaya diri memasuki kamar pribadinya. Terlihat bahwa kini istrinya sedang tidur dalam mimpi. Perlahan, Lucas mendudukkan tubuhnya di samping Kiana lalu tangannya yang besar dan hangat menyelipkan sebagian rambut istrinya ke belakang telinga agar tidak menghalangi iris mata pria itu sehingga tidak bisa memandangi kecantikan istrinya. Tak disangka, Kiana langsung membuka matanya yang membuat Tuan Lucas sangat terkejut. Pria itu menarik napas dalam-dalam dan mengusap wajahnya perlahan.
“Aku tidak menyangka kalau kamu hanya pura-pura tidur, kamu sering melakukan ini?” tanya Tuan Lucas, merasa geram dengan apa yang baru saja dilihatnya.
Kiana mulai bangkit dan salah satu tangan pria itu menggandeng tangan Tuan Lucas agar tidak mencegah pria ini lepas dari pandangannya lagi. Tuan Lucas merasakan punggungnya merinding saat melihat Kiana sedang menatapnya sekarang.
"Jangan terus menghindarinya," kata Kiana.
"Aku tidak mengelak," bohong Lucas.
"Ada apa tadi? Kamu baru masuk kamar ini setelah melihat kamu tidur," kata Kiana.
__ADS_1
"Aku hanya tidak ingin merepotkan kamu," kata Lucas.
"Apakah kamu suka bahwa aku tidak memaafkan, Wessica?" Pertanyaan yang jelas dan juga tanpa kata pengantar ini mampu membuat hati Lucas serasa baru saja menerima pukulan fisik yang begitu kuat hingga lidahnya terasa sakit saat ingin mengucapkan sepatah kata pun. Aliran darah di tubuh Lucas seakan berhenti, sehingga pria itu segera bangkit dari posisi duduknya.
Ada rasa takut dan juga rasa tidak nyaman di hati Kiana. Kiana sangat takut jika Lucas tidak menyukainya, lalu apa yang akan dilakukan wanita itu? Jika Lucas benar-benar memilih Wessica untuk menjadi pasangannya, maka Kiana akan sedih dan hancur berkeping-keping juga. Oh... Kiana benar-benar merasakan dilema harus memilih apa, Kiana ingin memenuhi janjinya pada orang tua angkatnya, tapi, hati Kiana menginginkan sesuatu yang lebih.
"Aku tidak bisa jatuh cinta padanya, dia bukan milikku," pikir Kiana, mencoba memberinya sugesti untuk tidak mencintai pria yang sudah menjadi milik orang lain.
“Kau tahu kenapa Wessica bersikeras untuk kembali bersamaku?” tanya Lucas.
"Kupikir kamu tidak tahu semuanya. Kamu terlalu naif, Kiana, bagaimana kamu tidak tahu semua ini?" kata Lucas.
"Coba ngomong yang jelas ya Tuan, biar tidak salah tafsir," tanya Kiana.
__ADS_1
Di samping itu.
Wessica dan kekasihnya menikmati minuman beralkohol di gelasnya masing-masing. Keduanya bertukar lidah di sofa sudut ruang klub malam ini. Bahkan dengan kurang ajar tangan kekasih Wessica itu merogoh rok mini wanita itu lalu menyentuh sesuatu dari dalam, sesuatu yang terasa nikmat untuk disentuh, sehingga kenikmatan itu mampu membuat Wessica bergerak antara enak dan nikmat tentunya.
Di samping itu.
"Hoek... Hoek," Kiana merasa mual seperti ada yang membolak-balikkan perutnya dari sana.
Lucas mengikuti Kiana ke kamar mandi dan berusaha membantu wanita itu agar cepat sembuh dari mual yang dideritanya. Sekarang Kiana jauh lebih baik dan wanita itu mencuci wajahnya dengan air mengalir dari bak cuci. Lucas mengukirkan handuk putih kecil pada Kiana.
"Saya tidak pernah benar-benar berharap Wessica melakukan hal serendah itu," kata Kiana.
Lucas mendorong Kiana untuk duduk di sofa yang sama dengannya. Dan Kiana tidak menolak.
__ADS_1
“Untuk itu aku tidak mau kembali dengannya, apakah sekarang kamu masih berfikir kalau kakakmu memang ingin kembali denganku untuk cinta dan bukan untuk harta?” tanya Lucas menatap Kiana dengan lebih penasaran.
Apakah menurut kalian Kiana akan terus membela Wessica atau sebaliknya?