
mereka juga selalu memerhatikan yumi, apa apa yumi, segalanya sepertinya yumi yang mereka utamakan dari staff lainnnya, tapi bangtan bukan tipe pilih piluh kok, nasih baik kesemua member tapi tetap paling baik kepada yumi
tapi itu sebanding dengan apa yang staff lain lihat dari yumi yang berbeda sikap kepada bangtan dan kepada orang lain seperti saat yumi mampu tersenyum dan tertawa dengan bangtan tidak seperti yumi yang biasanya, yang selalu diam dan cuek dengan wajah datarnya bahkan terkesan jika yumi sangat perhatian
jadi wajar lah timbal baliknya sepadan dengan dilakukan keduanya kan
waktu tiba, seperti yang sudah direncanakan bangtan, yumi yang sibuk didalam dorm pun dipanggil oleh taehyung untuk mengajaknya keluar
"yumi" sapa taehyung diruang wardrobe bangtan di dorm
"ya"
"ayo ikut"
"kemana?"
"ayoo" ajak Taehyung menarik tangan yumi
mereka jalan sampai diluar melihat member lain didepan mobil baru berwarna hitam, mereka mempersembahkan itu untuk yumi
taehyung dan yumi berjalan mendekati ke arah mobil itu juga kearah member bangtan yang ada disana
"yumi, kamu suka?" tanya namjoon
"ini buat ku?" tanya yumi
"emm, kamu mau kan, suka kan?" tanya namjoon
"dari kalian?"
"iya, kami patungan, buat belikan ini" jawab seokjin
"kenapa belikan?"
"rasa terimakasih sudah belikan kami mobil itu, ambil ini ya, terimalah, aku rasa harga mobil ini tidak semahal mobil darimu" kata hoseok
"benar kah untukku? ini sangat bagus bangtan" kata yumi
yumi senang mendapatkan mobil itu, dan nasib motor yumi akan di eksekusi oleh bangtan
"kami berikan ini tidak gratis" jawab yoongi
"ooh?" tanya yumi kaget begitupun member lain
"apa yang kamu katakan hyung?" bisik namjoon
"iya, ini kami kasih kamu, tapi kami akan meminta kunci motor kamu itu, kami akan mengeksekusinya" kata yoongi
"oh, motor itu? ambil saja, ini kuncinya dan ini surat surat nya, aku juga sudah tidak mau pakai motor itu ada mobil ini" jawab yumi
"kami akan menjualnya" kata yoongi
"silahkan, kerjakan saja, terserah kalian, yang penting dapat mobil baru ini, waah bagus bangtan makasih" kata yumi
yumi pun begitu senang mendapatkan mobil itu dan melupakan tentang motornya yang memang masih banyak menyimpan kenangan bersama yama moto
sementara yumi tau mengapa yoongi meminta melakukan itu, member bangtan juga tau tentang permintaan yoongi yang pasti akan membuatnya bisa lega jika yumi tanpa bayang bayang sang mantan
kembali ke pekerjaan bangtan..
__ADS_1
dimana sedang sibuk mempersiapkan beberapa persiapan untuk show mereka
"bangtan" teriak yumi
"ahh" jawab namjoon
"baju sudah disiapkan, kalian langsung ganti pakai baju ini ya" kata yumi
"ya"
sibuk mempersiapkan satu persatu kebutuhan untuk show mereka, yumi menunggu di belakang stage bareng staff lainnya
tak lama yumi dapat kabar tentang ayah dan ibunya yang baru ia sadar sudah sama sama mengepost tentang hubungan mereka masing masing dengan pasangan mereka masing masing
melihat itu, yumi kaget karna tidak ada pembahasan dari orang tuanya tapi ia masih dalam jam kerja, tidak mungkin mengurus pribadinya
setelah bangtan selesai acara itu, mereka kembali ke dorm dan beristirahat, tapi yumi masih sibuk dengan pekerjaannya
tak lama, seseorang datang, akan menemui hoseok, menanyakan kepada staff yang ada disana
"hoseok kemana ya?" tanya sejin
"diruangan latihan sih tadinya" kata yumi
"ahh"
"kenapa?"
"tidak, aku ada urusan saja, kamu lanjutkan kerjaan deh"
"oh okeh pak bos"
yumi berjalan kearah ruang tamu dan melihat ada bulan disana, bulan adalah gadis yang dikenalkan yumi kepada hoseok
yumi mengenalkan bulan karna satu satunya teman muslim, dan yumi rasa jika hoseok dekat dengan bulan akan sangat cocok
"bulan?" sapa yumi
"hai yumi" sapa balik bulan
"kamu ngapain?"
"aku janjian sama hoseok"
"uhuy, ada apa tuh?"
"yumi, jangan menggodaiku"
"hehe, canda saja, beneran gakpapa, aku kan sengaja mengenalkan"
tak lama hoseok datang menyapa bulan...
"dia maksa datang mau kasih aku masakan buatannya, yumi" kata hoseok
"oh ya? waah ganggu aja aku dong"
"ya gakpapa lah, gimana lagi, nanti aku yang antar kamu ya" kata hoseok
"ooh, iya udah"
__ADS_1
"ciye astaga gak kuat aku, aku masuk deh" kata yumi
yumi hanya diam dan masuk meninggalkan mereka berdua, disana awal masalah hati sakit dimulai dimana yumi merasa sakit padahal dia yang mengenalkan mereka berdua
karna bagaimana pun yumi menyukai hoseok, dan didepannya, hoseok sudah bisa melupakan nya dan mendekati bulan, itu sangat sakit tapi ia menahannya
"gakpapa yumi, dia bahagia, kamu harus bahagia, kan kamu yang kenalkan mereka" gerutu yumi disana
setelah pekerjaan yumi selesai sekitar jam satu malam, yumi meminta izin lagi untuk pulang lebih awal karna kebetulan masuk week end, jadi besok tidak ada pekerjaan sama sekali
"sejin? kemana hoseok, tadi diruang tamu ini?" tamya yumi
"dia pulang antarin gadis tadi" jawab sejin
"oh, bulan ya?"
"ada apa yumi?"
"aku mau pamit pergi ya, kan week end, besok aku tidak ada kerjaan, ada urusan keluarga" kata yumi
"yumi, semalam ini?" tanya sejin
"iya, boleh gak?"
"aku antar ya"
"tidak lah, aku pulang sendiri"
yumi memaksa akan pulang sendiri dan sejin pun mengiyakannya, apalagi yumi tidak mau diantarkan
sampai dirumah..
lalu paginya, yumi bangun...
lalu menyuruh kedua orang tuanya datang dan mengobrol tentang story di sosial media mereka masing masing
dan disanalah baru suri dan tasekawa menceritakan hubungan mereka dengan pasangan masing masing yang membuat yumi kaget selama ini disembunyikan darinya
"sebenernya yang duluan itu mama kamu, dia ada lelaki lain" kata tasekawa
"akhirnya kamu juga ada kan, aku tidak mungkin terus diam disituasi gak jelas dengan kamu" jawab suri
"kenapa pada salah salahan? lalu keputusannya?" tanya yumi
"mama berencana menikah tahun ini, akhir bulan ini, dan setelah menikah, akan kembali ke negara waipo di china karna pacar mama orang sana" kata suri
"lalu papa?" tanya yumi
"papa sama pacar papa akan pergi melanjutkan usaha baru yang di jepang, karna pacar papa orang jepang" kata tasekawa
dua tahun menyembunyikan hubungan dibelakang yumi, bisa merasakan bagaimana sakitnya jadi yumi tapi yang dilakukan yumi diam, menerima dan tidak marah, itu keputusan tersulit bagi seorang yumi
"jadi kalian meninggalkanku? memilih kehidupan baru?" tanya yumi
"kamu sudah bisa tentukan jalan mu nak, papa tau kamu bisa sendiri" kata tasekawa
"maafkan mama sayang, mama tidak membahagiakan kamu tapi mohon mengertilah nak, kamu akan tetap anak aku" kata suri
"aku butuh kalian bagaimana?"
__ADS_1