
"aku gak pakai parfum jonghyuuuun, beneran, aku pakai tidak begitu sering, hanya selesai mandi jujur saja mandi saja aku tidak sering" kata yumi
"berarti parfum mahal" kata jonghyun
"apasih, ini parfumku" kata yumi mengeluarkan parfumnya
parfum itu bekisar ratusan ribu saja tapi saat mencium aroma parfum, jonghyun merasa jika itu bukan bau dari tubuh yumi
hari berbeda dimana yumi mulai kembali dengan pekerjaannya, ia merasa sudah mulai bosan, karna ia berpikir pekerjaan yang sangat menguras waktu, pikiran dan tenaga, tapi dengan upah minim
terbiasa dengan gaji yang besar dan kerjaan mudah, yumi berpikir akan berhenti lagi bekerja, dan ia menemui Diang menceritakan pengalaman kerjanya disana
ketika akan berangkat kerja, yama moto datang dengan motor milik yumi yang selalu dibawa oleh yama moto bekerja
"yumi" sapa yama
"yama, hai, kamu ada apa?" tanya yumi
"aku antar kerja ya?"
"kamu gak kerja?"
"enggak lagi santai saja jadi anter kamu" kata yama
"iya udah, ayo dah" kata yumi
yumi mulai malas berangkat bekerja, ia meminta agar yama moto mengantarkannya dan nanti menjemputnya, yama moto tidak masalah soal itu
mereka jalan ke dorm shinee karna yumi akan berangkat ke agenci dari dorm dulu, setelah sampai, jonghyun melihat yumi diantarkan pacarnya pun berjalan masuk ke dorm tapi yumi memanggilnya
yumi mengajak yama moto untuk berkenalan dengan salah satu member shinee itu
"kok dah mau masuk aja, aku mau kenalin kamu ini yama moto" kata yumi
"yama moto" sapa yama
"jong hyun" sapa jonghyun
"dia paling banyak waktu didorm dan lebih suka diam, mencari inspirasi karangan lagu" jelas yumi
"wah hebat ya kalau bisa bikin lagu itu" kata yama
setelah berkenalan itu, jonghyun tidak berubah sedikitpun, ia masih sama, baik kepada yumi
ia berpikir, hanya pacar, bahkan suka seorang lelaki pada perempuan apapun caranya juga akan dia tempuh
hari berlalu, saat jam kerja sudah selesai, yumi bersiap siap pulang, jonghyun menyapanya
"hai yumi, dah mau pulang?" sapa nya
"iya, ini udah selesai kerjaan, jam balik"
"kemana terus?"
"ya kerumah, tapi aku mau janjian sama temanku" kata yumi
"pacarmu?" tanya jonghyun
"bukan, teman ku lain" kata yumi
"ahh, besok jam berapa kesini lagi?"
"aku lanjut ke agenci aja dah"
"oh iya udah"
__ADS_1
"byebye jong"
"bye"
yumi pun pulang, sesampai dirumah, ia disambut oleh yama moto yang sudah ada dirumahnya
"yama, kamu kok disini?"
"iya, aku capek dirumah"
"kerjaan mu?"
"ada yang mengurus kan, aku santai datangnya"
"emm iya deh yang udah jadi manager nya jadi santai" ledek yumi
"haha"
jadi yama moto memang tidak punya kunci sendiri atau kunci serep nya rumah itu karna jungsi, ibunya, sudah berikan semua pada yumi, tapi sejak mereka pacaran, yumi kasih saja kunci serep nya
yumi mandi, beres beres rumah juga dibantu oleh yama moto jadi lebih cepat selesai
"aku mau telfon paman diang" kata yumi
"kamu kenapa tiba tiba mau nyari kerjaan baru?" tanya yama moto
"aku bosan, kerjaannya berat, upahnya dikit"
"namanya kerja yumi" kata yama moto
yumi pun duduk dan mengambil hapenya untuk menelfon Diang menanyakan keberadaannya
"halo paman, dimana?" tanya yumi
"ya yumi, paman di toko paman ini, kerja" kata Diang
"kalau urgent datang saja ke tempat ku yumi, aku tunggu disini" kata Diang
"alamatnya?"
"ya aku kirim"
"okeh paman aku kesana"
"iya kutunggu, ini kukirimi langsung ya"
"iya"
setelah menelfon dan janjian bertemu, yumi bersiap siap, ia pergi ditemani yama moto, ia pun mencari jalan dengan alamat yang dikirim oleh Diang
setelah sampai, mereka malah menemukan toko besar dan lengkap peralatan meubel
"ini?" tanya yama moto
"katanya di toko, iya bener toko mebel, cobak saja masuk, tanya" kata yumi
mereka masuk dan disapa salah satu staff bekerja disana, sedang menanyakan pemilik toko tapi dong hyuk memanggil yumi
"pak, saya Miyumi, mau ketemu sama paman Diang nya ada kan?" tanya yumi
"yumi" teriaknya
"dong hyuk" sapa yumi
belum sempat jelaskan, orang itupun berpamitan pergi, yumi dan yama moto disambut oleh dong hyuk
__ADS_1
"kok disini?" tanya dong hyuk
"aku dikasih alamat nya sama paman, paman mana?"
"ada diruangannya, hai yama moto" sapa dong hyuk
"hai hyuk" sapa yama
"ayo masuk, aku antar ke papa" kata dong hyuk
"okeh"
mereka jalan sambil dong hyuk menjelaskan usaha milik ayahnya itu
"oh jadi kamu kerja ikut paman?" tanya yumi
"iya kan mulai awal juga aku ikut appa ku, aku males yumi kerja diluar kaya kamu, makanya appa ku buka usaha ini" kata dong hyuk
"ya usaha ini banyak peminat kan, pasti semua orang butuh barang mebel" kata yama moto
"iya juga sih" jawab dong hyuk
"jadi kamu kerja ikut paman, berapa dapat upah?" tanya yumi
"aku sama dengan staff yng tadi kalian sapa, pekerja lainnya sampai aku benar benar bisa mengolah nya ini dengan baik, appaku kan siapkan ini untukku" jelas dong hyuk
"waaah enak ya" kata yumi
setelah sampai, yumi diiringi dong hyuk masuk keruangan kerja Diang
"halo yumi, halo yama moto" sapa Diang
"udah aku tinggal lanjut kerja ya" kata dong hyuk
"okeh" jawab yumi
yumi bicara dengan Diang disana soal rencananya mencari kerjaan baru, ia sudah merasa tidak kuat disana karna kerjaannya sulit dan upah sedikit
"loh kamu bukannya sudah kerja di agenci besar itu?" tanya diang
"iya paman, tapi aku gak kuat, upahku sedikit, kerjaan nya sulit paman"
"namanya kerjaan yumi, kamu selama ini kan dapat yang enak ada juga gak enaknya pasti kan"
"iya tapi ini apa enaknya?" tanya yumi
"ya mungkin kerjaan sama upah gak enak sih tapi kan kamu bisa setiap hari ketemu sama idol besar kan, banyak yang pengen di posisi mu loh"
"ahh itu mereka, aku kan bukan penggemar idol begituan" kata yumi
"siapa dah yang kamu urusi di agenci itu?"
"shinee"
"nah, itu idol besar loh yumi, terkenal" kata Diang
"tetap saja paman"
"yumi, bukannya gak mau nyarikan kerja, iya paman akan carikan, paman akan sangat usahakan tapi kerjaan sekarang sulit yumi" kata Diang
"memang iya paman?"
"iya, setahun ini lah sulit banget, makanya pas kamu dapat kerjaan hasil sendiri ya aman"
"paman, bantu lah" kata yumi
__ADS_1
"iya yumi, paman bakalan bantu, paman janji beneran, tapi kan paman dah selalu bilang kalau kamu juga"