
yumi tidak mau melakukan sesi foto, karna itu akan mengganggu privasi yoongi, ia memutuskan turun dan ayah baru yumi disana sadar ia tidak akan memaksakan anak sambungnya itu dalam hal apapun, karna menerimanya saja sudah cukup untuknya
"kamu makan dulu aku ambilkan" kata yumi
yumi yang akan mengambilkan makan untuk yoongi, tapi yoongi tidak mau ditinggal yumi disana sendirian dikeramaian, ia pun mengikuti yumi
"tunggu saja, aku ambil kan masih" kata yumi
"iya aku gak mau sendirian"
"itu rame"
"gak ah, gak ada yang ku kenal disana"
"bentar kok, balik lagi habis ini"
"gak mau yumi, ikut ya ikut, jangan tinggal, aku ikut"
"iya udah, ayo"
yumi mengiyakannya saja, yumi pun memberikan piring nya kepada yoongi lalu ia juga ambil sendiri tapi yoongi melarangnya
"jangan, ngapain kamu ambil piring?"
"loh kenapa?"
"kamu makan di piringku juga saja"
"mana ada?"
"aku yang suapi buat kamu makan" kata yoongi
"yoongi? apa apaan lah?"
"yaudah gak jadi aku makan, biar kamu saja ini yang makan"
"yadah ayo"
"iyaa gitu lah"
"yaudah sini, aku yang suapin kamu" kata yumi
"gak, aku ya aku"
"emm"
yumi tidak pernah bisa menolak apapun diminta yoongi melihat dirinya yang keras, yoongi lebih keras
jadilah yumi makan berdua di piring sama, yoongi menyuapi yumi dan makan sendiri, yoongi memberikan perhatiannya kepada yumi, yumi butuh banyak perhatian akhir akhir ini
yoongi juga paham jika yumi lagi begitu banyak beban pikiran jadi kalau bukan dia ya siapa lagi memerhatikan yumi
yoongi makan selalu berdua dan dengan satu piring sama kecuali minumnya, baru setelah acara selesai, yumi dan yoongi berpamitan kepada ibunya akan pulang ke hotel tapi yoongi memberikan amplop sebagai sumbangan untuk pernikahan ibu yumi
"jangan bilang bilang yumi ya bi, ini dari yoongi" bisik yoongi
"astaga kamu ini, makasih ya nak" kata suri
__ADS_1
"ya bi, saya pamit ya, bibi, paman, permisi"
yumi tidak tau yoongi memberikan uang kepada ibunya, yumi pun pergi mengantarkan yoongi balik ke hotel
sampai di hotel, yoongi menahan tangan yumi ketika yumi siap akan pergi
"kenapa?" tanya yumi
"kamu meminta ku untuk tidak meninggalkanmu, kamu kenapa meninggalkan aku?" tanya yoongi
"ya aku besok balik lagi kan, temani kamu"
"gak, aku mau kamu disini, jangan tinggalin aku sendirian yumi, aku tidak biasa"
"mana ada kamu gak biasa, jelas sering kan keluar negri?"
"ya kan sama member, sama staff staff"
"tapi aku besok balik kok"
"jangan yumi" ucap yoongi memohon
karna tak tega juga, jadilah yumi tidak pergi, tapi ia memutuskan untuk tidak tidur, ia diam sambil membaca beberapa doa doa, yumi juga lagi memperdalam hapalan doa dan artinya juga
melihat jam sudah tengah malam, ia pun pergi ke toilet dan mengambil untuk air wudhu lalu pergi sholat, setelah sholat, melihat yoongi tidur, yumi hanya berdoa untuk yoongi
"ya Allah, jatuhkan hatinya untuk mau ikut agama ku karna aku tidak mau memaksanya atau hanya memintanya masuk agama ku, aku menunggunya masuk lebih dulu, jika dia memang jodoh dari-Mu" ucap yumi diselesai sholatnya
yumi menyimpan lagi mukenah nya dan kembali membaca beberapa buku buku ajaran doa doa dan artinya juga
tak lama beberapa saat setelah yumi sholat subuhnya, suri menelfonnya
"kamu dimana nak?"
"di hotel ma, sama yoongi"
"kamu sama yoongi dihotel?"
"iya tapi yoongi tidur, aku tidak tidur semalaman, aku membaca beberapa buku doa"
"pagi ini kerumah ya, kamu pulangnya nanti malam kan?"
"iya ma, kenapa ma?"
"gak, mama mau masakin buat yoongi karna sudah kesini buat datang ke acara nikahan mama"
"oh ya nanti yumi tanyakan ma, dia mau atau tidak"
"rayulah biar mau, ya"
"yaudah deh yumi coba nanti"
paginya.. yoongi bangun, melihat yumi duduk di kursi depan meja dalam kamar hotel itu sembari membaca buku
"yumi gak tidur?" tanya yoongi
"sudah tadi, kamu sudah bangun? ayo siap siap, kita pergi kerumah mama, mama baru saja kabari lagi masak buat kamu"
__ADS_1
"buat aku? untuk apa?"
"ya karna kamu kesini demi datang ke pernikahan mama, kalau tidak mau tidak apa"
"mau mau"
yoongi siap siap, mereka akan pergi, saat baru keluar hotel untuk sekalian cek in, yoongi tetap diam didepan pintu hotel
"ayo, kok diam?" tanya yumi
"tangan!" ucap yoongi
"astaga, ini, ayo" kata yumi memberikan tangannya
mereka pergi ke admin hotel untuk cekout, tapi setelah yumi mengurus hotel disana, yumi lanjutkan jalannya tapi lagi lagi yoongi masih berdiri disana
"kak, itu temannya ketinggalan" kata staff disana
"loh, yoongi ayo" kata yumi
"berapa kali aku bilang, jangan lepas tangan" kata yoongi
"astaga, malu ih, ayo ini" ucap yumi bisik
"biarin, biar kamu terus aja begitu ya, aku gak akan jalan kalau lepas tanganku"
"iya ayo"
"jangan tinggal tinggalin aku ya yumi, aku tidak meninggalkanmu kok, aku kan selalu ada" kata yoongi
"iyaa yoongi, kamu ini kenapa beda sekali saat jadi member bangtan?"
"saat dengan member bangtan, itu min suga, aku disini yoongi" kata yoongi
mereka pergi, masuk mobil, sampai di mobilpun yoongi tidak lepas tangan yumi
"lepas lah, aku gimana menyetir?" tanya yumi
yoongi melepaskan tangan yumi tapi menyentuh lengan yumi ketika yumi menyetir, yumi hanya tersenyum melihat kelakuan yoongi itu, bagaimana bisa semanja itu, bisa jauh berbalik ketika yoongi bersama bangtan
kesempatan untuk yoongi bersikap manja karna tidak ada member lainnya disana jadi bebas
setelah sampai dirumah baru suri, mereka masuk, disambut keluarga dari ayah baru yumi, mereka pun makan bersama, mendapatkan hal baru, yoongi merasa kehangatan keluarga yumi meskipun berawal dari kehancuran hubungan dulu
setelah makan, baru yumi pergi jalan jalan lalu siangnya balik lagi kerumah itu untuk antarkan balik mobil dibawa yumi, baru suri antarkan pulang ke bandara untuk keduanya balik ke korea malam nya
sampai di korea, mereka pergi ke dorm dan beristirahat, hingga esoknya mereka kembali kekesibukan bangtan
"wih udah pulang kalian? kapan kok aku gak tau?" sapa hoseok
"hobi yang tidur kesorean ya, aku datang semalaman juga" jawab yumi
"oh ya? mana ini hadiah nya? bawa oleh olehnya kali" sindir taehyung
"ada, ini, souvenir buat kalian, dari mamaku" kata yumi
"waah serius ini souvenirnya? bagus banget?" ucap jimin
__ADS_1
yumi membagikan souvenir mama nya menikah dan sudah dapat izin juga dari mama nya, untuk ia bagikan kepada member bangtan