Super Freezer

Super Freezer
81


__ADS_3

yama moto melirik kearah eunsoo seolah menuduhnya yang memberitahu langsung eunsoo menjawabnya


"bukan aku" kata eunsoo


"aku tau dari ryu san sendiri, jangan salahkan eunsoo" kata yumi


"kamu membela eunsoo? teman aku, didepan aku?" tanya yama moto


"karna aku tau kebenarannya bukan eunsoo yang memberitahuku" kata yumi


"aku sudah bilang yumi kepada ryu san aku masih mencintaimu" kata yama moto


"lupakan saja tentang kita semuanya yama, aku tidak mungkin masih menahanmu sementara ryu san hamil"


"kamu tau darimana?" tanya yama moto kaget


"harus aku katakan lagi, kalau aku tau semua dari ryu san?"


yumi pun masuk dan tidak mau bertemu yama moto, yumi tidak mengizinkan yama moto masuk rumahnya dan meminta agar pulang saja


"yumi.. aku jelaskan dulu" kata yama moto


"yama.. tolong hargai yumi, lebih baik kamu pulang" kata eunsoo


"tega kamu eunsoo padaku melakukan ini" kata yama moto


"aku kenapa?" tanya eunsoo


"kamu tau dia pacar aku"


"tapi aku lebih tau kamu dan ryu san"


"eunsoo" bentak yama moto


"apa yama, bisa tidak dibilangin, pergi dari rumahku" kata yumi


"baiklah, aku datang juga untuk meminta maaf saja. aku harus pergi dari kehidupan kamu, terimakasih juga sudah pernah mencintai aku" kata yama moto


yama moto pun pergi dan meninggalkan rumah yumi, setelah nya, yumi masuk tanpa peduli lagi tentang yama moto


"yumi?" sapa eunsoo


"tolong jangan pernah membahas apapun tentang dia" kata yumi


"baiklah"


sore tiba, yumi pun pergi menemui toni ditemani oleh eunsoo yang diantarkan dengan mobil eunsoo


"hai toni" sapa yumi


"yumi, apa kabarmu?"


"baik"


"ini?"


"ah kenalkan, dia eunsoo, teman ku"


"ah salam kenal, aku toni"


"yaa, salam kenal"


mereka berkenalan dan yumi mengatakan kedatangannya urusan apa


"jadi aku tadi, baru tadi pagi, datang ke toko electronik, ketemu bos, kamu berhenti ya?" tanya yumi


"iya, itu yang minta pak bos, kasian kalau aku menunggu sampai bangkrutnya, jadi kamu tau ya?"


"iya, pak bos cerita semuanya, aku beli semua barang sisanya, jadi biar sekalian habis kan"


"ah oh ya? untuk apa kamu?"

__ADS_1


"pakai sendiri"


"habis berapa?"


"890 juta"


"ahh banyaknya"


"aku ada, dan niatnya bantu karna pak bos memintaku membeli semua sekalian"


"emm, begitu lah yumi, mana aku susaaaah dah nyari kerjaan kesana sini"


"kamu mau tidak kalau kerjaan di truck coffe, dia, eunsoo, memiliki usaha truck coffe tapi staffnya berhenti semua"


"ahh serius? mau mau"


"tapi bayaran nya gak seberapa" jawab eunsoo


"tidak apa apa kok, yang penting ada kesibukan tiap harinya" kata toni


"ahh kalau begitu ya sudah"


"butuh lamaran tidak? aku ada kok"


"sudah gak perlu, disimpan saja"


"jangan lah, semua butuh lamaran, aku ambil"


"biarin sudah, dia memang begitu" bisik yumi


"ini, lamaranku" kata toni kembali datang


"ahh hahah okeh aku simpan" jawab eunsoo


"hehe, makasih loh sudah diterima, selamat bekerja sama pak" kata toni


"eh panggilnya eunsoo saja, jangan pak, aku belum tua"


"hahah iya maaf, boss saja"


"haha siap"


setelah berkenalan, yumi lega bisa membantu 2 orang dalam satu waktu, sampainya dirumah yumi


"gak turun?" tanya yumi


"ahh iya, lupa"


"apa yang dipikirin?"


"tadi teman kamu lucu, baik ya"


"ehh suka ya?"


"apa sih. baru ketemu masak iya langsung suka"


"ada begitu kok, tidak apa pak, dia juga gak ada pacar"


"emm yumiii" ucap eunsoo malu


"benar deh. kalau kamu sama dia, aku setuju"


"apasih, udah lah"


sampainya dirumah yumi mengabari teman teman kantornya untuk datang malam itu dan mereka siap semua untuk datang


satu persatu datang, yumi harus menunggu di depan rumah untuk menyambut teman temannya karna sebelumnya memang tidak ada yang tau rumah yumi


"ayo masuk" sapa yumi dengan wajah datar


"yumi, ini rumah kamu?" sapa Na

__ADS_1


"ya"


"besar juga"


"biasa, mana besar, ayo masuk"


setelah sampai semua, yumi mempersilahkan semua masuk, duduk diruang santai belakang karna cukup luas dan memanfaatkan sisa lahan belakang rumah untuk berkumpul


"ini banyak sekali kado?" tanya adora


"iya, aku sudah ada buat kalian semua, tunggu aku cari namanya" kata yumi


yumi memberikan setiap 1 orang 1 kado dan itu bermacam macam, yumi memberikan berdasarkan apa yang menjadi kesukaan mereka masing masing


seperti adora mendapatkan box musik, song yung mendapatkan keyboard komputer yang keren, Na dapat sepatu kerja, jun bae dapat lemari es mini karna sering meminum minuman kaleng yang selalu dingin


dan kasih banyak hadiah lainnya yang yumi berikan berdasarkan kesukaan dan akan begitu bermanfaat bagi pemiliknya


"ada acara apa sih?" tanya adora


"rayain karna staff terbaik disana" kata song yung


"iya" jawab yumi


"ahh, terimakasih yumi, kadonya" kata Na


"dibuka dirumah kalian saja, jangan disini ya" kata yumi


"iya siap"


semua datang, bagian office full datang termasuk Na, cleaning juga semua datang, tapi masih banyak beberapa yang berhalangan hadir apalagi staff yang libur bersamaan dengannya termasuk bangtan


meskipun begitu, banyak teman datang kerumahnya, yumi tetap dengan citra seorang "super freezer" didepan semua teman kerjanya karna ia tak mau menghilangkan citra dirinya itu


semua makan bersama menikmati malam beramai ramai sambil saling cerita soal pribadi disana kepada yumi meskipun yumi tidak


"kamu tinggal sendirian yumi?" tanya song yung


"iya. disini sendirian"


"orang tuamu?"


"kerja"


"ahh, oh ya, aku tidak lihat bangtan? kamu tidak mengundang mereka"


"tidak, takutnya pada sibuk urusan masing masing"


"iya juga, kan hari liburan mereka"


"emm"


"eh. bangtan cuma ambil seminggu loh, aku lupa mau kabari"


"liburnya? memang mau ngapain? ada kerjaan dadakan?"


"tidak tau, kata kwan hyung sih begitu, katanya mau sisa liburnya di dorm saja"


"ahh, kalau begitu bisa juga aku tawari mereka datang kemari buat makan bareng"


"iya bener juga" kata song yung


hari mulai terang, satu persatu mulai pamit pulang dan tinggallah yumi sendirian, yumi mandi lalu tidur, siang bangun menghubungi teman temannya untuk datang kerumah dan berkumpul


malamnya, semua datang, tidak ada yang tersisa, teman bermain, teman lama, teman sekolah terutama Noly, Lini, dan Dong hyuk, begitupun dengan toni dan eunsoo yang datang lebih awal dengan mobil truck coffe mereka karna baru tutup


"buat kalian, satu persatu" kata yumi


"apa ini?" tanya dong hyuk


"bukanya dirumah kalian saja" jawab yumi

__ADS_1


"ahh memang apa yumi?" tanya noly


"aku yakin kalian suka, aku tau semua kesukaan kalian" kata yumi


__ADS_2