Super Freezer

Super Freezer
34


__ADS_3

hari keduanya yumi pergi bekerja dan seperti yang kemarin sudah dipelajarinya, yumi bekerja sebaik mungkin


saat bekerja, salah satu staff meminta buatkan kopi hitam dan susu coklat kepada yumi


"nuna, bisa buatkan aku satu gelas kopi hitam lalu satu gelas lagi susu coklat?" tanya Ming


"iya bisa pak" jawab yumi


"dianter diruangan saya, nomer tiga kekanan dari ruangan pak ceo"


"iya pak"


setelah jadi, yumi masuk kesalah satu ruangan Ming, staff utama mengantarkan minuman pagi lalu keluar


"pak, minumannya" kata yumi


"iya taruh saja" kata Ming


"iya"


yumi keluar dan kembali ke pekerjaannya


tapi salah satu member bangtan yaitu hoseok akan membahas soal beberapa gerakan tarian dengan Ming, seketika mencium aroma ruangan dengan wangi yang sama dengan gadis ia sukai wanginya itu (yumi)


"duduk hoseok, ada apa kamu melihat sekeliling gitu?" tanya Ming


"tidak hyung" kata hoseok


"gila sih staff baru wanginya bisa nempel tahan lama begini, enak lagi segar" kata Ming


"oh, ada staff baru? ini wangi dia? siapa? perempuan?"


"iya perempuan, tidak tau siapa, tapi cantik, wajahnya agar horor" jawab Ming


"horor gimana?" tanya hoseok


"dingin, cuek, tapi kopi buatannya enak, pas, kalau enggak, aku bakalan demo ke pak ceo" kata Ming


setelah mengobrol tentang beberapa tarian dengan Ming, hoseok pun berpamitan dan keluar dari ruangannya, karna penasaran ia mencari yumi di ruangan biasa anak anak office berkumpul disana


tapi ia melihat tidak ada orang sama sekali, tapi ia mencium aroma tubuh yumi yang artinya tidak lama yumi dari ruangan itu


karna tidak menemukan yumi, hoseok menyadarkan dirinya sendiri agar tidak mencari lagi gadis itu, ia mulai positif mungkin saja itu parfum dari staff lain


yumi sendiri kembali bekerja, mengantarkan makanan makanan dibeberapa meja kerja para staff disana


tapi saat yoongi salah akan masuk ke ruangan kwan untuk penyerahan untuk single baru, untuk menunjukkan nada musik, genre, dan tarian dan beberapa yang terkait single baru bangtan, ia mencium aroma dari gadis ia cari (yumi)


sama dengan hoseok, ditarik oleh rasa penasaran, yoongi mencari sumber aroma itu, tapi karna hidungnya merasakan flu beberapa hari ini jadi tidak maksimal mencari wangi itu


lalu ia juga sama menyadarkan dirinya agar tidak memikirkan gadis itu lagi

__ADS_1


beberapa hari kemudian, yumi sedang bekerja seperti biasanya, lalu salah satu staff office terburu buru karna sakit perut


"kamu mau antar minuman?" tanya yumi


"iya yumi tolong deh anter ya keruangan rapat, itu untuk 10 orang jadi 10 gelas, tolong banget" kata teman yumi


"iya udah iya"


yumi pun menggantikan temannya mengantarkan minuman itu sebelum rapat dimulai, setelah diruangan rapat, tidak ada orang, ia menata satu persatu minuman disana lalu keluar setelah rapi


tapi beberapa saat akan bangtan masuk, ia mencium aroma yang sama dengan wangi itu lagi


"apa gadis itu ada disini?" tanya seokjin


"iya mungkin, aku tadi menciumnya juga saat aku mau laporan ke kwan hyung" jawab yoongi


"ahh sama, aku juga merasa mencium aromanya tadi ruang kerja ming hyung" jawab hoseok


"ahh apa menang kata ming hyung?" tanya namjoon


"tadi kata ming hyung sih memang ada gadis yang datang mengantarkannya minuman tapi dia tidak tau namanya" kata hoseok


"oh, anak office?" tanya yoongi


"emm"


tapi saat yumi sampai diruangannya lagi


"iya"


"loh, ini. kok gak kamu bawa?"


"loh ini juga?"


"iya lah, ini malah minuman buat pak ceo, pak ceo gak mau minuman sama seperti tadi selalu minta susu stroberi panas ini"


"bah terus?"


"anterin lah sana" kata temannya


akhirnya yumi kembali dan masuk ruangan tadi lalu memberikan minuman itu kepada ceo


"pak, maaf minuman nya terlambat" kata yumi


"iya iya gak apa, taruh situ" kata ceo


"iya pak"


yumi kembali keluar dan semua member bangtan sama sama menatap kearah yumi disana, dan mereka benar benar tak percaya akan dalam satu kerjaan bersama gadis itu


langkah selanjutnya dipikirkan oleh bangtan adalah mendekati yumi, membuat yumi menjadi staff pribadi mereka agar bisa selalu bersama dengan mereka karna itu cara mereka bisa menghirup aroma itu sepanjang waktu

__ADS_1


tapi mereka belum tau bagaimana dinginnya seorang yumi


karna banyak sekali staff lain yang sudah mengenal yumi dengan julukan "super freezer"


membuat para staff banyak membicarakan satu ke staff lainnya karna selain cuek dan dingin terkenal dengan ucapan pedas yumi


seperti contohnya ketika yumi berada di ruangan office ia mengobrol dengan Ming tentang beberapa List makanan yang diminta oleh ming sebelum ia pulang


"yumi, ini belikan ini buat saya, saya akan bawa pulang" kata Ming


"ya" jawab yumi


"ingat semua jangan yang rasa pedas ya, karna buat anak saya"


"ya"


tapi yumi yang melihat Na sya, temannya, membuatkan kopi hitam tapi karna lama tidak diantarkan jadi kopinya hangat seketika yumi menarik gelas kopi itu dan membuangnya


"yumi, apa kamu lakukan?" teriak Na sya


"kamu buat kopi hitam harus di suguhkan panas, memang mau di komplain, tanya sama atasan mu kalau kamu mau dikomplain cara kerja begini" kata yumi


"tapi aku sudah mau pulang, bagaimana ini membuatnya"


"buat saja lagi, saya juga ada urusan sebelum pak Ming pulang" jawab yumi


"sudah kerjakan saja, sebentar kok buat kopi" kata Ming


setelah yumi selesai dengan urusannya membelikan makanan untuk Ming, Ming menegurnya


"sudah pak" kata yumi


"iya sudah ini benar, oh ya, saya mau bicara soal Na sya tadi, apa kamu tidak keterlaluan pada teman mu?" tanya ming


"soal kopi tadi?" tanya balik yumi


"iya, harusnya kan bisa bicara baik"


"maaf pak, ini nada saya memang, lagipula Na sya tau apa maksud saya tadi bukan karna marah, tapi memberi masukan" kata yumi


"iya saya tau"


"kalau hidangan kopi hitam itu harus panas, karna kalau dingin itu pasti sudah tidak enak, saya yakin na sya akan di komplain" kata yumi


"iya kamu juga benar"


memang benar dikatakan yumi, ming membenarkan yumi juga karna semua yang dikatakan benar, kalau kopi hitam justru saat panas memang di suguhkan


hari berlalu, dimana ketika yumi melakukan pekerjaan nya dengan sangat mulus, menoreh prestasi memang, pengalamannya cukup dibilang banyak tapi hanya saja satu kurangnya, sikap dinginnya saja


hari berlalu, saat yumi tengah bekerja, ia sedang membuatkan teh matcha untuk salah satu staff yang meminta dibuatkan teh dari ruangan office itu

__ADS_1


__ADS_2