
setelah bangun, ia berencana untuk pergi berbelanja lagi pagi itu membeli minuman kaleng, buah buahan, dan masakan matang karna semalam memang ia tidak sempat beli semua yang dia akan beli
setelah pergi, bersiap siap, ia melihat hapenya dan lupa tidak mencharger hapenya jadi ia meninggalkan hapenya dengan menchargernya terlebih dahulu
yumi pun keluar dan membeli beberapa kebutuhannya, satu jam berlalu eunsoo datang, melihat rumah masih tertutup dipikirnya masih tidur tapi telfon tidak aktif
ia pun menunggu disana sendirian duduk di teras depan rumah yumi sementara yumi melanjutkan belanjaannya
setelah semua selesai, eunsoo melihat taksi berhenti dan melihat yumi turun membawa banyak barang bawaan, ia pun membantunya
"eunsoo, kamu sejak kapan?" tanya yumi
"dua jam saja"
"astaga iya, kenapa gak kabari aku?"
"kamu tidak aktif"
"astaga iya sih, hape ku mati" kata yumi
mereka pun menata beberapa barang yang sudah yumi belanjakan dan mengobrol bersama
"yumi, ini banyak sekali bungkusan kado? siapa kasih?" tanya eunsoo
"ahh itu milikku, aku mau bagi kesemua orang terdekatku"
"ahh"
"kamu, ada kok, dapat juga, ini" kata yumi
"apa ini?"
"buka saja nanti dirumah, jangan disini" kata yumi
"okeh, aku simpan sini dulu boleh?"
"boleh, sekarang kita beli makan diluar saja ya" kata yumi
"bukannya tadi kamu beli banyak makanan matang?" tanya eunsoo
"jangan ganggu, itu buat teman teman kantorku mau datang kesini, buat aku rayain" kata yumi
"rayain?"
"iya, aku dapat kedudukan staff terbaik di agenci"
"ahh oh ya? bagus dong"
"makanya aku ajak kamu makan diluar biar aku kasih kamu traktiran"
"seriusan?"
"iya"
"okeh deh"
mereka jalan dan makan berdua, lalu memesan makanan untuk makan pagi mereka, sambil menunggu makanan, yumi menyalakan hapenya dan melihat banyak pesan masuk dari banyak grupnya tapi ia mengabaikan karna pesanan pun datang dan mereka pun makan berdua
"emm eunsoo, hari ini aku mau pergi dulu ke tempat kerja teman ku" kata yumi
"oh, kemana?" tanya eunsoo
"di toko electronik, aku mau pergi membeli beberapa barang electronik, televisi terutama, kan rusak di rumah"
"ahh baiklah aku bisa antar kok" kata eunsoo
"tunggu, kamu gak buka truck coffe mu?"
"aku tidak buka karna tidak ada teman, aku tidak mungkin buka sendirian" kata eunsoo
"loh, staffmu? kan masih ada satu?"
__ADS_1
"dia berhenti juga kerjaan baru, jadi aku malas buka"
"waah sayang ya, aku mau bantu tapi aku juga sibuk"
"iya gampang kalau itu yumi, kamu gak usah pikirin"
"ehh kalau begitu hari ini ikut aku ke toko electronik saja"
"iya tadi aku bilang kan" kta eunsoo
"emm"
setelah makan mereka pergi ke tempat lama kerja yumi dan menemui pemilik bos disana
"siang pak" sapa yumi
"iya? cari apa?" sapa bos utama
"bapak jangan bilang lupa sama saya"
"ahh siapa ya?"
"yumi"
"miyumi? astaga kamu?"
"iya pak, masak sih bisa lupa?"
"beda loh, jauh banget, dulu masih buluk"
"astaga pak, kenapa bicara gitu"
"haha beneran, sekarang bening"
"iya biasalah pak, jaman sekarang lagi perawatan"
"ahh iya juga"
yumi memang berubah dari sebelum ia kenal yama moto sampai ia menjadi pacar yama moto
sekarang selain perawatan rutin dengan yama moto, pekerjaan nya sejak dimulai dari SM hingga Bighit selalu didalam ruangan
yumi pun membeli beberapa barang yang cukup terbilang banyak itu membuat sang bos kaget
"jadi gimana ini, apa yang mau saya bantu?" tanya bos
"saya datang mau beli beberapa barang bos, buat dirumah, saya biar baru semua"
"apa saja"
"catat, karna agak banyak"
yumi membeli mulai dari lemari es dua pintu, jadi yang satu pintu khusus minuman dan makanan sementara dua pintu untuk semua bahan masakan
lalu membeli mesin cuci baru, ac baru, terutama televisi dan alat electronik yang lain yang semua ditotal sekitar 570 juta
"serius segini?" tanya bos
"iya lah, saya lagi bersihkan rumah banyak yang rusak sekalian saya ganti pak"
"jadi saya mau menjual semua barang disini yumi, lalu saya akan jual tempat nya, saya bangkrut, mau cari pekerjaan lain"
"loh kok begitu pak?"
"iya, pemasukan nya, saya gak kuat, sepi, kalah sama sebelah"
"waah sayang pak"
"ayolah beli semuanya" kata bosnya bercanda tapi ditanggapi serius oleh yumi
"ahh, yaudah boleh, catat semua"
__ADS_1
"serius ini?"
"iya pak, serius, sudah catat lah"
"okeh"
karna pemasukan sekarang sepi dan bahkan bos berencana akan menutup dan yumi membeli semua barang disana karna bos memotong setiap barangnya
"yumi, buat apa kamu beli semua?" tanya eunsoo
"kasihan bos ku, aku juga butuh semuanya kok"
"ahh"
tak lama semua selesai dan pak bosnya menyuruh beberapa karyawan untuk pengantaran barang tak lama yumi, eunsoo dan bos mengobrol disana
"terus setelah ini?" tanya yumi
"ya saya berhenti saja kerjaan lain"
"ini karyawannya?"
"dia adik saya, dia ada kerjaan lain kok, baru"
"ahh"
"terimakasih kak sudah membantu menghabiskan semua barang" kata adik sang bos
"iya" jawab yumi
"saya bimgung pekerjaan susah, saya mending melamar pekerjaan sekalian pada saingan saya, biar gak mikir bayaran staff kan, malah dibayar" kata bos
"terus toni? aku lupa tanya dia?"
"dia sudah saya suruh berhenti dulu sebelum saya pecat, tadinya masih mau bantu sampai tutup tapi saya gak tega" kata bos
setelah mengobrol banyak disana, yumi menelfon toni dan mengajaknya bertemu sore itu dirumah lama nya tapi karna toni tidak tau jadi yumi bersedia menjemput toni dan akan membahas soal pekerjaan dengan toni
"emm eunsoo, bagaimana toni bekerja denganmu di truck cofee?" ucap yumi
"boleh, tapi apa dia mau?"
"mau kok"
"memang siapa toni?"
"oh kamu belum kenal ya? toni ini teman ku, barengan sama lini, noly juga, tapi memang jarang kumpul sih, sibuk terakhir dia"
"perempuan?"
"iya, nanti aku tanyain dia mau atau tidak"
"emm"
pas, karna toni tidak ada kerjaan dan ia mengenalkan kepada eunsoo, sekalian eunsoo kenal dengan toni, karna belum mengenal toni
saat mereka kembali kerumah, tiba tiba saat yumi membuka pintu, yama moto datang menyapanya
"yumi" sapa yama moto
"yama?" ucap yumi kaget melirik arah yama
"kalian?" tanya yama moto menunjuk kearah eunsoo
"kamu ada apa?" tanya yumi
"ada yang mau kubahas"
"soal ryu san?"
"kamu tau?"
__ADS_1
"iya, tau, semua nya aku tau"
"dari siapa tau?" tanya yama moto