Super Freezer

Super Freezer
30


__ADS_3

"rencananya yumi besok main kesana, pengen lihat usaha appa di butik" jawab yumi


"oh ya datang lah nak, appa gak kemana mana, kalau keluar nyari bahan selalu suruh staff" jawab tasekawa


"iya deh appa besok pagi aku kesana"


"kamu gak kerja lagi?"


"iya appa"


"kenapa?"


"mau cari baru saja, tapi masih sulit pekerjaan jadi lagi banyak waktu kosong kan bisa dipakai buat ketemu appa sama amma"


"oh gitu, iya udah sayang besok appa tunggu, apa appa jemput?"


"enggak pa, yumi berangkat sendiri"


"okeh"


lalu ia menelfon Min suri, ibunya


"halo amma?" sapa yumi


"iya yumi? ada apa kamu telfon malam, gak tidur?"


"belum ma, ini baru dirumah, oh ya ma besok amma dimana?"


"dimana?"


"enggak, maksudnya ada kerjaan atau apa"


"oh. enggak, ya dirumah saja yumi, nenekmu sakit"


"oh ya? besok aku datang kesana ma"


"loh, besok? kamu gak kerja lagi?"


"iya ma, lagi off dulu, nyari kerjaan lain tapi susah jadi sekalian banyak waktu kosong mau jalan ke tempat amma appa"


"oh gitu, yaudah, amma dirumah saja kok, datang kemari dah"


"iya ma"


setelah memastikan semua baru yumi tidur


sudah ada dalam pikirannya mengenalkan siapa yama moto itu kepada ayah. ibu, nenek kakek dan semua keluarga besarnya, tapi yang paling utama jelas ayah dan ibunya


hari berlalu, saat baru saja bangun, seperti biasa yumi terbangun sudah disamping meja makan dapurnya, yumi terbangun karna suara ketukan pintu


saat membuka pintu sudah ada yama moto disana sambil menggerutu karna yumi belum siap apa apa


"astaga Yumi, baru bangun? belum apa apa? belum mandi?" tanya yama moto


"bentar, aku siap siap ya"


"astaga anak satu ini" kata yama moto menggerutu

__ADS_1


yumi bersiap siap, lalu pergi bersama yama moto ke tempat toni, tapi yumi lupa mengabari toni jika hari itu ia akan datang


akhirnya karna kepepet juga, dan itu sudah cukup siang juga, yumi langsung datang tidak mengabari toni dulu


sesampainya, pelayan baru menyapanya dengan nada biasa saja, tapi pemilik usaha langsung keluar menyapa yumi ketika tau yang datang yumi


"selamat datang Miyumi" sapa pemilik konter itu


"pak, selamat siang, terimakasih loh sambutannya"


"waaah ada yang mau dibantu ini?"


"ini pak, teman saya butuh rekomendasi tempat penjualan untuk barang electronik" kata yumi


"oh mari sambil keliling jalan, kamu masih ingat kan tempat tempatnya?"


"masih kok pak, ini teman saya yama moto pak"


"oh ini yang mau cari barangnya? salam kenal"


"salam kenal balik pak" jawab yama moto


yama moto menjelaskan jika ia mengambil sistem simpan dulu uangnya untuk investasi karna masih proses pembangunan, nanti setelah selesai baru diambil dan untuk kurang lebihnya duit bisa dihitung hari pengambilan


setelah saling deal untuk kesepakatan itu, yumi dan yama moto pun berpamitan, tapi saat akan keluar, yumi melihat toni sedang memarahi staff yang tadi menyapa yumi


"toni?" sapa yumi


"yumiii?" sapa toni kaget


"hai" sapa yama moto


"ada apa?" tanya yumi


"ini, kerjaan, anak baru tapi gak mau belajar gimana jadi baik, kaku tetep, untung saja pak bos yang punya tempat ini, kalau aku, gak ada yang namanya staff begitu" kata toni


"ssst sabar, tahan lah"


"emang gak ada sih yumi, staff sesantai kamu bekerja tapi semua kerjaan nya hadilnya perfect, jalannya halus" kata toni


"ah biasa lah, kamu juga, penting kan sabar lah"


"eh kok kalian disini? ada urusan apa nih?" tanya toni


"tadi ketemu pak bos kok" jawab yumi


menjelaskan tentang alasan kedatangannya dan yama moto disana


setelah mengobrol dengan toni dan mereka berpamitan pulang, mereka pergi mancari makan, di salah satu makanan cepat saji


"yumi, kalau buat beli perabotan dimana? kalau di dong hyuk kan cuma alat alat bangunan" kata yama moto


"emm, buat sofa, almari, begitu kan?"


"iya dimana?"


"ada, di Noly"

__ADS_1


"noly bekerja ditempat perabot?"


"iya, dan aku tau alamatnya, dia cuma sekali pindah dari tempat lama tapi ditempat sekarang juga lumayan baru"


"habis ini kesana kamu bisa?"


"ayo"


"okeh deh"


setelah makan, mereka pergi ke tempat kerja Noly, dan disana disambut oleh Noly sendiri


"yumii, yama moto" sapa Noly


"hai, lagi sibuk?" sapa yumi


"begini saja tapi lagi gak ada pelanggan ya santai, ada apa?"


yumi menjelaskan tentang maksud kedatangannya dan begitu senangnya Noly dengar kabar akan memborong barang


Noly mengajak mereka bertemu bosnya dan mereka bicara dengan bos Noly untuk membahas pembayaran dan investasi sementara karna bangunan belum jadi


setelah deal, yumi dan yama moto berpamitan kepada bos Noly, diluar juga berpamitan pada Noly, tapi Noly berterimakasih karna sudah mempercayakan kepada tempatnya bekerja


"sudah jam 1 siang, aku mau ajak kamu ke tempat usaha appa" kata yumi


"appa mu?"


"iya, appaku, mau kan kamu?"


"jelas lah, ini kan aku pertama kali ketemu sama appamu, aku harus beli baju baru"


"apaan, gini saja bagus"


"gak, ayo beli baju dulu baru kesana"


"iya di butik ayahku saja belinya"


"ya jangan lah, di sini, deket sini ada butik aku mau beli dulu"


mampir dulu kebutik baru ketempat usaha tasekawa, dan sesampainya, yumi berjalan masuk, tapi melihat kearah yama moto seketika yumi tau jika yama moto takut dan grogi, akhirnya seperti yang sering dilakukan yama moto kepada yumi, yumi pun mengandengan tangan yama moto dan masuk ke butik itu


yumi menyapa ayahnya dengan mencium pipi kanan kiri ayahnya dan mengenalkan yama moto


"sayang, sini masuk" sapa tasekawa


"siang pa, kesiangan deh, soalnya aku ada urusan"


"iya gakpapa sayang, appa pikir malah gak datang"


"oh ya pa, ini yama moto, teman yumi"


"yama moto" sapa yama moto


"tasekawa" sapa appa yumi


mereka pun berkenalan, dan ayah tasekawa sangat mendukung jika anaknya dengan yama moto, bukan tanpa alasan tapi karna yama moto keturunan jepang korea yang sedikit banyak nya sama dengan tasekawa sendiri masih ada darah jepang korea nya

__ADS_1


sejak itu perkenalan yama moto pertama kali dengan salah satu yang utama dikeluarga yumi, sang ayah


yama moto tau tentang latar belakang ayah ibu yumi dan ia tidak mempermasalahkannya, bahkan ia tau jika yumi sengaja tidak mengenalkan dirinya kepada ayah ibunya bukan alasan karna tidak mau serius kepada yama moto tapi karna alasan lain yang membuat yumi malas berbasa basi soal hubungannya


__ADS_2