Super Freezer

Super Freezer
54


__ADS_3

"waaah kamu masak ini?" tanya yumi


"iya, sengaja, tau kamu pulang hari ini pagi tadi aku belanja sekalian masak"


"emm, aku cobain langsung ya"


"iya iyaa"


yumi menikmati makan paginya disana ditemani yama moto dan merasakan lezatnya makanan buatan yama moto


setelah makan, yumi mandi, lalu tidur dan beristirahat, yama moto seharian menjaga yumi disana rela tidak pergi bekerja karna yumi pertama kalinya pergi keluar kota untuk bekerja bukan berlibur


malamnya yumi bangun sudah ada yama moto, dong hyuk dan toni diruang tamunya


"dong hyuk, toni?" sapa yumi


"hai yumi" sapa toni


"hai, kamu bagaimana, kabarmu dan pekerjaanmu?"


"baik dong"


"ahh lama kamu tidak kesini sibuk terus"


"haha iya, sorri deh"


mereka mengobrol berempat malam itu, yumi, yama moto, dong hyuk dan toni


dan melakukan aktifitas seperti biasa dan merencanakan akan mengadakan liburan pergantian tahun seperti yang sering mereka lakukan


"dua bulan lagi ya? aduh, seperti nya aku tidak bisa" jawab yumi


"loh, kenapa?" tanya toni


"iya yumi gak biasanya, apa tahun baru ada pekerjaan?" tanya dong hyuk


"iya, pekeejaanku akhir tahun harus mengurus bangtan, mereka tidak ada libur sebenernya" kata yumi


"ahh iya sih, bangtan terkenal banget namanya, dia itu banyak keluar luar negri juga untuk konser" kata toni


"emm, begitulah, kok kamu tau ton?"


"iya lah, secara bangtan idol paling besar di korea, kan mereka didapuk jadi aset negara karna kesuksesannya" kata toni


"iya juga sih" kata dong hyuk


"terus gimana sama liburan akhir tahun?" tanya yama moto


"ya kalian pergi saja gak apa kok" kata yumi


"ya beneran nih, soalnya sudah pada siapin uang di aku, buat beli tiket jalan jalan dan nginep" kata dong hyuk


"iya udah"


"iya aku gak ikut juga dah" kata yama moto


"loh, gimana kamu ini" kata dong hyuk


"ya kasihan yumi kan"

__ADS_1


"lah, ikut saja kamu mau ikut, aku gakpapa beneran, ini aja aku jadwal nya ke australia mulai dari tanggal 15 desember nya sampai 3 januari tahun depannya


"wooh, kok lama?" tanya toni


"iya begitu lah"


malam berlalu, mereka berempat masih disana, dong hyuk dan yama moto membahas dekatnya orang tua mereka masing masing dan toni memang tidak ada kerjaan jadi ingin memaksa dong hyuk mengajaknya kerumah yumi, hingga satu persatu mereka pulang


paginya, yumi ada jatah libur dari kwan karna memang untuk beristirahat setelah kerja keluar kota, setelah makan pagi, yumi lanjut tidur dan siangnya ia pergi menemui jungsi dulu di rumah baru menemui diang


setelah sampai dirumah Jungsi..


"yumi, kamu nyari yama ya? kan kerja" kata jungsi


"enggak bu, nyari nya ibu"


"ibu? ada apa nak? ayo masuk"


jungsi mengajak masuk lalu mengobrol dan mulai menanyakan apa hubungan dengan diang yang jungsi mengatakan itu pertemanan saja


"soal kabar saya dapat dari yama sama dong hyuk, ibu bener deket ya sama paman diang?" tanya yumi


"ahh apa saja yang mereka katakan? kami hanya berteman yumi, diang memang sering menghubungi saya" kata jungsi


"iya gak masalah bu, soalnya saya memastikan saja, saya kenal ibu juga kenal paman diang keduanya baik, jadi memastikan, kalau memang ibu mau, aku bantu biar paman diang serius" kata yumi


"ahh yumi, jangan sudah, ibu mau serius tapi biar diangnya saja yang menyatakan"


"bener bu? ah aku baru tau kalian dekat, sejak kapan itu?" tanya yumi


"hemm, sejak seminggu setelah aku ketemu dia dirumah kamu sana" kata jungsi


setelah dari sana, tidak jadi yumi pergi ke diang karna merasa jungsi tidak perlu untuk diikut campuri, mereka sama sama dewasa dan berpengalaman jadi lebih tau dari pada yumi harusnya bagaimana


"bu, saya pamit deh, saya kesini cuma mau tanya itu saja" kata yumi


"oh, iya iya, eh kamu gak kerja ya?"


"iya, libur pagi siang, masuk sore nanti"


"ahh, ini mau kemana?"


"jalan aja bu, kemana" kata yumi


"ke tempat kerja yama sana loh"


"jangan ah bu"


"loh kenapa?"


"gak enak lah, masak saya mau temani yama kerja takutnya nanti gak fokus sama saya" kata yumi


"ahh ya gak apa lah sekali kali kan"


"iya, bye bu"


yumi pergi berkeliling seoul saja, menikmati liburnya dari pagi hingga siang sebelum sore kembali bekerja


ia mengelilingi kota dengan berburu makanan, meskipun sendirian, ia merasakan sendiri lebih asik, tanpa harus menunggu teman, tidak enak kepada teman, ia bisa jalan kemana pun, kapanpun sendirian..

__ADS_1


saat sedang menikmati kopi yang ia beli di pinggiran jalan, yumi duduk dengan melihati jalanan, dari salah satu arah, akan mendekati truck coffe itu, ada seseorang mengenali yumi dan menyapanya


"yumi" sapa eunsoo


"eunsoo? hai" sapa yumi


"kamu disini? lagi ngapain?" tanya eunsoo


"aku lagi jalan jalan saja" kata yumi


"ahh, sendirian?"


"iya"


"yama moto?"


"kerja"


"kamu gak kerja?"


"libur, kemaren dari luar kota"


"ahh, gimana sama rasa coffe nya?" tanya eunsoo


"hem, kopi ini? lumayan lah" jawab yumi


"kurang manis? atau kelebihan manis?"


"tunggu, kenapa kamu tanya itu, memang siapa pemilik coffe truck ini?"


"jadi ini adalah usaha kecil ku, aku persediaan saja sewaktu waktu kerjabdi berhentikan atau ada masalah jadi gak bingung kerjaan"


"oh ya? yama moto gak pernah bilang"


"iya yama moto belum tau juga, ini masih baru"


"baru tapi rame"


"begitulah"


"yang penting lancar dah ya eunsoo" kata yumi


"iya" jawab eunsoo


yumi melanjutkan menikmati kopi nya tapi eunsoo menatap arahnya sambil tersenyum dan merasa hari itu ia bisa mendekati yumi dengan yumi yang bukan gadis dingin


setelah duduk lama disana, yumi pun pulang, persiapan ia berangkat kerja, dan ia pun mandi


sesampainya di agenci, seperti biasa tanpa halangan, ia melakukan banyak kegiatan


saat ia berjalan melewati salah satu ruangan, ia tak sengaja melihat namjoon dengan sejin, karna penasaran dengan yang terjadi karna melihat didalam namjoon sedang menangis, ia pun masuk perlahan


dan mendengar tentang namjoon yang memiliki beban dipikiran nya beberapa hari itu dimana ia memikirkan perkataan hatters tentang dirinya tidak pantas menjadi pemimpin


"lalu kamu bersedih? ya berarti kamu menunjukkan apa dikatakan mereka itu benar" jawab yumi


"yumi" kata sejin dan namjoon


"lebih baik kamu berhenti deh dari bangtan, biar bangtan jalan berenam, karna bangtan atau grup idol apapun itu butuh pemimpin yang tekad dan strong bukan lemah" jawab yumi

__ADS_1


yumi benar benar memaki tanpa henti kepada namjoon


__ADS_2