Super Freezer

Super Freezer
68


__ADS_3

"iya, dia muslim, beberapa kali aku dapati dia melakukan ibadahnya orang muslim" kata jungkook


"kenapa aku tidak menyadari dia seorang muslim?" tanya hoseok


"aku rasa semua staff tau kok soal ini, sejin hyung, kwan hyung, Ming hyung, Song Hyun, adora, Na sya banyak yang tau, pak ceo juga tau pasti lah kan bio data diri yumi ada padanya" kata jungkook


sejak itu yoongi merasa ia sangat berdosa melakukan itu kepada yumi..


mereka membahas semuanya tentang kejanggalan yang masing masing rasakan tentang yumi kecuali yoongi


langkah selanjutnya, bangtan akan membuktikan setiap bukti satu persatu memastikan semua yang mereka dapati itu adalah kebenarannya


sementara yumi yang akan kembali bekerja dihari terakhirnya sebelum besok ia datang ke kantor untuk pengunduran dirinya


ia yang sedang makan siang mendapatkan telfon dari sang ibu tentang kabar neneknya


"ya ma?" sapa yumi


"yumi, waipo meninggal" kata suri


"apa ma? waipo? kapan ma?"


"dua jam lalu, mama baru ingat kabari kamu, tapi ini papa mu sudah dirumah waipo"


"iya ma aku pulang sekarang" kata yumi


"yumi, papa mu sudah berangkat jemput kamu" kata suri


"iya ma, aku telfon papa"


yumi mendapat kabar dari ibunya jika waipo meninggal seketika itu yumi kaget dan ia tak percaya


ia meminta izin kepada pak ceo menjelaskan yang terjadi untuk menemui keluarganya dan ia pun pulang lebih awal


"pak, saya minta izin untuk ambil cuti dulu" kata yumi


"cuti? berapa hari?"


"tiga hari saja pak, karna nenek saya dari ibu meninggalkan"


"astaga, iya sudah yumi kamu pergi saja"


"untuk pertemuan kontrak kerjanya bagaimana?"


"ditundah tidak apa, kamu harus temui keluargamu dulu"

__ADS_1


"makasih pak"


"saya minta maaf ya tidak bisa ikut, tapi saya ikut berduka cita atas kabar ini"


"iya pak"


setelah diizinkan dan yumi turun, ia pas sekali bertemu tasekawa yang bertanya kepada satpam jaga disana, mereka pun pulang kerumah waipo dan melihat kondisi nenek yumi


"pa" sapa yumi


"yumi, pas sekali, papa baru sampai baru tanya kamu, sudah dapat kabar kan dari mama?" tanya tasekawa


"sudah pa"


disana lah satpam merasa ada yang tidak masuk akal, karna satpam jaga disana sangat tau bagaimana sikap dan watak yumi yang freezer itu sangat jauh berbeda dari sang ayah yang begitu ramah menyapa satpam tadi


yumi pergi bersama sang ayah.. bahkan setelah pemakaman, yumi masih terasa sedih tapi ia tidak bisa menangis, ia tidak bisa menunjukkan rasa sedihnya


"maa.." sapa yumi kepada suri


"iya"


yumi hanya memeluk ibunya karna ia tau apa yang dirasakan sang ibu, sebenarnya sama dengannya hanya saja ia tidak bisa melakukan apa apa, untuk menangis saja ia tidak bisa


sedangkan bangtan di agenci seharian kemarin hanya sebentar ketemu yumi dan hari besoknya ia tidak melihat sama sekali


"yumi gak datang hari ini ya?" tanya jungkook


"bukan nya dia hari ini kan buat perpanjangan kontrak?" tanya taehyung


"ahh, apa dia sudah berhenti bekerja?" sambar seokjin


tak lama sejin masuk, dan bangtan menanyakan soal yumi kemana kenapa tidak terlihat sama sekali


"oh, yumi kemaren meminta izin untuk pulang cepat dan tidak akan datang beberapa hari kedepan kata pak ceo" kata sejin


"sudah mengundurkan diri dia?" tanya hoseok


"memang dia bilang mengundurkan diri?" tanya sejin


"hoseok maksudnya tanya hyung, apa yumi mengundurkan diri, kan kamu bilang tidak akan datang untuk beberapa hari kedepan" kata namjoon


"ya karna nenek nya meninggal, jadi dia izin untuk libur beberapa hari saja, gak ada bilang dia mengundurkan diri, justru malah karna masalah ini, pak ceo jadinya harus memundurkan dulu kontrak kerja yumi" kata sejin


"ahh" jawab namjoon

__ADS_1


mereka bernapas lega karna sebenernya yumi bukan mengundurkan diri tapi masih ada urusan keluarga penting, jadi bisa untuk bangtan mencegah yumi pergi


namjoon pun mulai menjelaskan kepada sejin tentang yumi yang merencanakan akan mengundurkan dirinya, sejin bingung karna memang ia tidak tau apa apa soal itu, tapi sejin setuju pada bangtan jika mempertahankan yumi, bukan karna yumi adalah temannya tapi karna ia tau bagaimana pekerjaan yang dilakukan yumi selama diagencinya


tapi bangtan memutuskan tidak menceritakan tentang apa saja yang menjadi kejanggalan yumi


"oh ya hyung, apa kamu tau soal agama yumi?" tanya hoseok


"agama? muslim, dia muslim, apa kalian tidak tau?" tanya sejin


"ah kamu tau? kita baru tau karna jungkook tau"


"ya aku sudah lama tau dia muslim, sebelum bekerja disini juga dia kan minoritas muslim di korea" kata sejin


sejin dan semua staff tau yumi memang muslim, minoritas muslim yang ada di korea hanya saja yumi tidak berhijap


balik lagi pada situasi yumi yang baru saja kehilangan, ia dan sang ibu pun memutuskan beberapa hal mulai dari sang kakek yang ternyata akan ikut dengan anak pertamanya yaitu inggrid ke amerika karna dari semua anaknya jika hanya inggrid yang tidak memiliki pekerjaan diluar rumah dan hanya mengurus anak dan rumah saja


"boodha disini bilang sekalian sama kalian kalau boodha akan ikut inggrid" kata boodha


"iya, jadi dia akan aku bawa saja, karna kan aku tidak ada kerjaan lagi diluar, fokus sama anak jadi bisa untuk jaga papa" kata inggrid


"iya udah kalau papa mau nya gitu pa" kata cansie


"suri?" tanya inggrid


"iya suri gak papa kok kalau papa mau ikut kamu, jagain papa disana beneran ya" kata suri


"oh pasti" jawab inggrid


keputusan boodha diterima oleh anak yang kain termasuk yumi karna mungkin memang seorang kakek butuh yang memperhatikannya penuh jadi bersama inggrid bisa terus diawasi anaknya dan kakek juga tidak kesepian karna anak anak inggrid terbilang paling banyak yaitu 4 anak perempuan


dan keputusan berikutnya dari sang ibu yang mengatakan kepada yumi jika ia sudah bisa fokus lagi bekerja, suri berjanji akan membuka lagi suri laundry nya tanpa ada kata libur


"jadi buat keputusan laundry nya mama, mama bisa nak, kamu gak perlu berhenti bekerja buat urusin, mama sudah siap, karna papa kan sudah ikut inggrid" kata suri


"oh, ya bagus kalau mama bisa, aku gak kuatir" kata yumi


"eh, tapi kamu mau ikut bantuin mama gak papa, mama mau kok dibantuin, biar barengan kerjaannya" kata suri


"enggak deh ma, aku fokus kerjaanku"


"katanya sudah berhenti?"


"belum kok"

__ADS_1


__ADS_2