
tapi petaka besar karna yumi terlalu capek dan ia lupa melepas kunci pintu kamarnya
saat tidur, yumi sudah mulai masuk alam bawa sadar nya, dan dua jam setelahnya, yumi kembali bereaksi, dimana ia mulai bangun dari tempat tidurnya dan berpindah tempat ke kamar mandi
saat dua jam berlalu, ia pindah lagi dan bahayanya yumi membuka pintu kamarnya dan keluar lalu tidur di balkon kamarnya
beruntung yumi tidak bangun lagi dan berpindah ke tempat lain sampai paginya dimana membuat toni kaget karna saat akan membangunkan yumi, malah ia menemukan kamar yumi terbuka dengan yumi tidur dibawa
"yumi, bangun yumi, kamu kok tidur disini yumi?" tanya toni
"ahh di balkon?" tanya yumi
"iya, kamu gak terjadi apa apa kan?"
"emm, oh ini semalam aku cari sinyal hape gak ketemu, dan diluar baru dapet, eh ketiduran" jawab yumi mengarang
"perasaan semalam enak aja sinyal, gak ada kosong sama sekali" kata toni
"lah itu, aku bingung juga, aduh, ayo masuk kamar aku mandi dulu ya, udah pada bangun anak anak?" tanya yumi mengalihkan pembicaraannya
"noly sama Lini sudah, tau tuh anak anak lakinya, makanya aku ke kamu dulu"
yumi terbangun dan mencoba mengingat mengapa ia tidur diluar dan ia baru ingat kalau semalam ia lupa melepas kunci kamarnya
ia lanjut mandi, lalu bersiap siap akan jalan jalan sekeliling pantai sambil jajan jajan di pinggiran jalan depan pantai itu
seharian bersama, semua teman yumi melihat ada yang berubah drastis dari yumi soal agama, semua melihat beberapa kejanggalan
mereka pun mengobrol membahas ada yang berubah pada yumi yang terlihat drastis
seperti ketika Noly mendapati mukenah untuk sholatnya orang muslim di koper bawaan yumi
Lini melihat yumi memegang kitab yang dipakai orang islam (al-qur'an)
dan bahkan toni juga sempat melihat yumi melakukan gerakan gerakan sholat
"berubah apa sih, aku kan masih yumi yang sama" kata yumi
"jujur aja nih yumi, aku pernah lihat pakaian untuk sholatnya orang muslim di koper bawaanmu" kata noly
"oh itu mukenah namanya" jawab yumi
"terus aku pernah lihat pas kamu selesai mandi kalau gak salah, kamu pegang semacam kitab gitu" kata Lini
"itu al-qur'an" jawab yumi
"kamu muslim?" tanya toni
"kamu kan sejak dulu bukan muslim yumi, kita kenal kamu lama kan" kata Lini
__ADS_1
"aku muslim" kata yumi
"haaah" ucap semua teman yumi termasuk taeyan, yama moto dan dong hyuk
"ketenangan tersendiri ketika aku melakukan banyak kegiatan orang islam, apalagi aku butuh yang bisa buat aku tenang karna perpisahan kedua orang tuaku" jelas yumi
"tapi mereka masih menemanimu kan, perhatian padamu, berikan kasih sayang juga" kata dong hyuk
"semua gak ada guna nya kalau dalam hubungan kehancuran" kata yumi
"tapi apa kamu yakin yumi?" tanya Noly
"berarti masuk islam gitu ya, bukan islam dari awal" tanya toni
"iya, aku masuk islam, sebelumnya aku juga tidak tau agamaku apa karna keluargaku banyak agama berbeda tapi aku ada keturunan islam" kata yumi
yumi menjelaskan alasannya masuk muslim dan kini semua tau jika yumi paling berbeda dari agama mereka
tapi bukan alasan untuk mereka memusuhi atau menghindari yumi hanya karna soal perbedaan agama, karna mereka sudah kenal sejak lama jauh sebelum yumi masuk islam bahkan
menghabiskan tahun baru bersama, hingga pulang kembali kerumah masing masing, mereka pun pulang untuk sehari istirahat sebelum kembali lagi aktifitas mereka semula
"yama, besok saja kamu dateng kerumahku ya, ketemu appa ku, sepertinya dia tidak dirumah" kata dong hyuk
"okeh deh, besok jam berapa?"
"pagi saja, sebelum jam kerja, biar nanti enak ketemu appanya kan"
yumi dan yama moto pun pulang, sesampainya dirumah yumi, yama moto berpamitan pulang dan beristirahat begitupun dengan yumi
malamnya yumi sudah selesai semua aktifitas di rumah nya, giliran ia akan mencari makan, saat keluar dan mengunci pintu, yama moto memanggilnya
"yumi" sapa yama moto
"yama, kenapa?" tanya yumi
"kok mau keluar lagi?"
"aku mau cari makan"
"pas, aku juga rencananya mau nyari makan, ayo bareng"
"boleh deh, ayo"
mereka pun pergi berdua mencari makan dan jalan jalan sebentar baru pulang, esok paginya, yama moto menemui yumi di rumah yumi
"hai" sapa yama
"hai, yama, kok kesini?"
__ADS_1
"iya, aku mau ajak bareng, kamu mau kerja kan?" tanya yama
"iya mau kerja ini makanya aku nanya kamu, kamu gak janjian sekarang sama dong hyuk?"
"iya, siapa tau mau bareng"
"ah enggak deh, tapi kamu tau kan rumah dong hyuk?"
"tau lah, masih inget kok, itu kan kemaren"
"iya yang kemaren, kamu sudah kukirimi nomornya dong hyuk kan semalam"
"sudah"
"iya udah, yang satunya itu nomor paman Diang, papanya dong hyuk, dia yang banyak banget informer yang bakalan nyarikan kerjaan"
"oh iya"
mereka pun berangkat masing masing dan yumi sampai di tempat kerjanya, ia kembali kerja seperti biasa, ditahun baru itu
sepulang nya kerja, yumi kembali aktifitas dirumah, seharian berlalu, belum sempat ketemy yama tentang pekerjaan baru yama, yumi mampir kerumah jungsi, sekalian membayar angsuran rumah yang dikontraknya 6 bulan kemaren karna sudah tanggal pembayaran
"yumi?" sapa jungsi
"bu, apa kabarmu?" tanya yumi
"baik nak, kamu gimana kerjaan?"
"lancar kok bu, terus yama moto?" tanya yumi
"yama moto kan sudah seharian kerja, ini dia hari kedua" kata jungsi
"oh ya? waah, dimana kerjaan dia dapat?"
"di salon perawatan kecantikan, dia kan ambil jurusan itu di perkuliahan dulu" kata jungsi
"waah langsung dapat kerjaan itu? enak lah" kata yumi
"iya karna kamu" kata jungsi
Jungsi mendekati yumi dan menyentuh tangan yumi, lalu mengatakan terimakasih karna sudah membantu anaknya mencari pekerjaan dengan mudah, jungsi juga mengatakan agar yumi tidak pernah pergi dari rumahnya yang di kontrak yumi sekarang
"yumi, makasih ya karna kamu yama moto dapat kerjaan, dia itu orang yang susah berteman" kata jungsi
"iya bu, saya bisa bantu ya saya bantu, itu juga bantuan appa dari teman saya juga" kata yumi
"yumi, saya mohon ya sama kamu, jangan pergi dari rumah saya, saya tidak akan lagi menarik uang itu, kamu pakai saja rumah itu semau kamu, terserah selama nya juga tidak apa apa" kata jungsi
"loh tapi bu, saya sudah siapkan uang bayarannya, ini kan saya kesini karna jadwal per 6 bulan" kata yumi
__ADS_1
yumi memang sudah menyiapkan uangnya untuk ia bayarkan