
awalnya tidak ada yang tau jika yang bayar semua biaya kelahiran itu adalah yumi, tapi saat suri datang menyapa nura sebagai tanda pedulinya kepada nura
sejak dulu, memang suri sangat peduli pada nura karna ia tidak punya adik perempuan, adiknya hanya satu dan itu mori, laki laki
"aku berharap semoga kamu lancar semuanya ya" kata suri
"makasih ce, sudah mau datang buat aku"
"ngomong ngomong ini kamar pasti nambah uang ya?"
"tadinya aku minta memang yang biasa, tapi yumi memaksa aku disini agar bisa lahiran dan istirahat dengan tenang" kata nura
"yumi?" tanya suri bingung
"kenapa yumi? apa hubungannya?" tanya tasekawa
nura dan suaminya menjelaskan jika mereka meminta bantuan yumi membayarkan semua pengrluaran mereka selama kelahiran dirumah sakit itu, dan tasekawa kaget karna ternyata semua yang biayai adiknya lahiran adalah yumi, anaknya
padahal ia sudah meminta kepada suri agar tidak menyusahkan anak nya dengan urusan adik dan kakak kakaknya, tapi ternyata adiknya sendiri mengalami kesusahan dan yang bantu adalah yumi
pagi tiba, dimana nura sudah masuk hari kelahiran sang bayi, sementara yumi datang setelah bayi itu lahir
saat akan pergi, yama moto siap mengantarkan yumi ke rumah sakit, tapi yumi menolaknya
"ayo kuantar kamu jadi kerumah sakit kan?" tanya yama moto
"iya, tapi aku biar sendiri saja"
"loh, kenapa? aku sudah kok kerjaannya"
"enggak, aku mohon dulu yama jangan ikut ya" kata yumi
"tapi kamu gak papa sendirian?"
"iya"
yumi berangkat kerumah sakit, ia tidak mau ditemani yama moto bukan karna ia tidak mau mengenalkan yama moto adalah pacarnya tapi ia tidak mau mengenal kan yama moto karna malas menjelaskan kepada ayah dan ibunya
baginya kini urusan pribadinya sudah tidak perlu diikutcampurkan oleh orang tuanya
__ADS_1
sesampainya dirumah sakit, ia sampai di kamar nura dan melihat bayinya sudah lahir, ia senang lalu menyapa bayi itu seolah mengajak bicara, dan saat malamnya akan berpamitan pulang, tasekawa menahan tangan yumi
"kamu yang membayar semua?" tanya tasekawa
"iya pa, bibi tidak ada biaya jadi aku akan bantu biaya, kalau soal biaya aku gampang, yang penting bayi itu lahir kedunia dengan selamat" kata yumi
"berapa semua, appa ganti keluaran uang mu"
"tidak perlu pa, aku begitu tulus membayarkan biaya persalinan ini" kata yumi
"tapi amma yakin, biaya nya gak sedikit, kamar serba lengkap, perawatan nya juga terbaik" kata suri yang tiba tiba menyambar
"yumi tau, tapi yumi ada untuk membayar, jadi kalian tenang saja" kata yumi
hari berlalu, kini kelahiran bayi Nura sudah selesai, dan merekapun kembali kerumah mereka begitupun yumi yang kembali dengan aktifitasnya dirumah
malamnya, yumi janjian bertemu dengan Diang, seperti biasa, yumi sudah merasa jika ia juga harus selesai bekerja ditempat itu
setelah malamnya bertemu dengan Diang, yumi menjelaskan niatannya mencari kerjaan baru
"gini ini yang kutunggu baru datang, kamu betah di toko electronik itu ya?" tanya Diang
"kerjaan? pas, ini ada, tadi mau kutawarkan ke anak teman ku yang lain" kata Diang
"dimana itu paman?"
"di toko besar buku tulis"
ia meminta agar Diang membantunya lagi mencarikan kerja dan ia pun langsung dapatkan pekerjaan barunya di toko yang menjual khusus buku tulis saja
yumi mulai bekerja seminggu lagi jadi ada waktu untuk yumi berpamitan dulu kepada konter electroniknya
"berpamitan kok mendadak yumi, sayang sekali ya, kamu kerja nya itu rapi banget, tapi kok kenapa kamu malah risign?" tanya bosnya
"iya pak ada beberapa hal tidak bisa saya ceritakan, saya terimakasih juga anda telah menjadi bos tang baik dan bijaksana, semoga usaha mu ini terus berkembang pesat" kata yumi
"selama kamu kerja, tidak membeli barang electronik apapun, saya akan kasih kamu harga murah jika kamu ambil barang saya" kata bos
"iya pak, saya mau, tapi posisi saya kan hanya mengontrak rumah, tidak enak jika membeli banyak barang electronik"
__ADS_1
"iya nanti kalau misalkan membutuhkan, datangi saya ya"
"siap pak"
bos disana menyayangkan sebenarnya jika yumi berhenti karna pekerja yang paling baik etitude nya adalah yumi selama sejarah bosnya membuka toko konternya
yumi resmi berhenti bekerja disana dari toko electronik itu, ia tidak sempat berpamitan pada toni disana karna dihari yang sama, toni ada pelanggan
hari berlalu, yumi kembali bekerja di toko besar buku tulis, yumi bekerja disana sebenarnya tidak begitu sulit, meskipun tugasnya mempacking buku, menyiapkan buku yang akan dikirim lagi ke toko dan lain
ketika pulang kerja, yama moto datang ke rumah yumi, membawakan boneka sedang oren dan peach kesukaan yumi
"kamu suka enggak? aku sengaja beli ini dua pasang" kata yama moto
"waah pasangan ini doang? oren peach?"
"sebenernya banyak tapi warna oren peach jarang ada peminat barang, tapi buat kamu aku tawar ambil dua pasang ini" kata yama moto
"emm makasih yaa"
"iyaa, gitu dong aku jadi seneng lihat kamu seneng" kata yama moto
hari berlalu, dimana yumi sedang bekerja dan ia merasa toko buku sepi akhir akhir ini, yaa karna memang peminat buku tidak sebanyak dulu
sekarang ada sosial media, ada alat alat electronik canggih, bahkan sebagian besar sekolah tinggi dan sekolah umum biasa menggunakan email untuk laporan pekerjaan
melihat toko besar tempat nya bekerja semakin mengurang beberapa barangnya, yumi merasa ia harus keluar sebelum perusahaan yang memberhentikannya
tapi sebelum ia mengundurkan diri, tentu ia harus mencari lebih dulu pekerjaannya, saat dirumah, ia bertemu dengan yama moto dan ia menceritakan jika ingin berhenti lagi bekerja dan menjelaskan alasannya, yama moto menawari pekerjaan ditempatnya tapi yumi menolak
"loh kenapa? kan bisa pulang berangkat bareng" kata yama moto
"justru karna itu, aku kan sudah bilang aku gampang bosan"
"iya juga sih, iya udah, aku terserah kamu saja"
yama moto pun mengajak yumi jalan, karna di hari week end ini mereka kebetulan sama sama ambil jatah libur mereka berniat agar bisa berduaan karna sudah masuk bulan ke tiga berpacaran mereka belum sempat jalan berdua quality time
yumi dan yama pun jalan berdua ke pusat perbelanjaan, yumi juga teringat tentang jaket yang akan ia berikan kepada dong hyuk yang ia berikan kepada dua orang idol yang dikejar wartawan saat itu
__ADS_1
yumi dan yama moto pun mampir ke toko baju dan membeli jaket couple untuk dong hyuk, dan membayarnya lalu lanjut jalan