
bukan soal tega atau jahat tapi memang setiap orang memiliki cara masing masing menyikapi situasi termasuk yumi yang ia lakukan adalah untuk kebaikannya agar tidak terus berduka dan untuk kebaikan jonghyun agar ia tidak terus menangis karna itu hanya akan menghambat jalan jonghyun
"kemana jalan?" tanya yama moto
"kemana saja, kamu mau pergi"
"aku mau makan dulu pagi belum makan kita loh, ayo"
"siap"
mereka jalan makan, memesan makanan disalah satu tempat restoran yang penuh kenangan bersama jonghyun
saat ia turun dari motor dan membaca caffe itu bernama "Doggies" ia teringat dulu ia selalu datang kemari jika suntuk di pekerjaan dan selalu jonghyun ikut dengannya
"ayo, kata teman temanku, disini banyak selebritis datang buat makan, rekomendasi banget karna menu masakan nya selalu berbeda dari negara lain" kata yama moto menjelaskan
yumi berjalan dengan senyum, tidak mau menunjukkan lagi rasa sedihnya dan harus bisa tegar
"kak, menu nya dari mana hari ini?"
"hari ini untuk seminggu kedepan kita sajikan untuk masakan turki" kata pelayan
"waaah pas ini, buat kamu yumi, oh ya nuna halal kan semua?" tanya yama moto pada pelayan itu
"halal kak, ini memakai bahan olahan daging ayam dan sapi saja, chef juga khusus dari turki kebetulan muslim" kata pelayan
"waah iya sudah saya pesan makanan untuk semur daging ini khas nya bumbu turki kan?"
"iya pak"
"kamu apa yumi?" tanya yama moto
"tortilla ada?" tanya yumi
"oh untuk kulit kebab, ada mau pakai isian apa?" tanya pelayan
"ayam suwir yang bumbu kecap saja"
setelah memesan makanan, mereka menunggu sambil mengobrol soal setelah makan akan kemana
"yumi, menurut kamu saja nih ya, mobil dulu apa bangun nyicil usaha?" tanya yama moto
"usaha lah, kalau usaha kamu bisa lah lepas dari ibumu kan, gak jadi tanggungan lagi tapi mobil? masih harus tinggal di rumah ibu jungsi"
"usaha dulu ya?"
"iya, oh ya, memang sudah ada tanah yang buat dibangunnya?"
"ada, tanah kosong, punya ibu, jadi dipakai saja, sama ibu gak apa juga" kata yama moto
"emm, apa buka?"
__ADS_1
"sama lah, kan bidangku di perawatan kecantikan"
"oh perawatan kecantikan? bukan salon berarti?"
"gak mau ah bilang salon, bilangnya perawatan saja"
"oh ya gakpapa"
setelah makan, mereka lanjut jalan pertama kali didatangi adalah dong hyuk, karna untuk memesan beberapa kebutuhan bangunan untuk usaha yama moto nanti
"yumi, yama moto?" sapa dong hyuk
"hai, lagi sibuk?" tanya yama moto
"gak dong, ada apa ini, kok tumbenan, ada keperluan sama appaku?"
"ya bisa juga, sama kamu bisa juga" kata yama moto
"woah, ada apa nih"
yumi menjelaskan jika yama moto akan membangun rumah usahanya, dan yama moto juga sudah menulis di kertas untuk apa saja akan ia beli dan berapa stok ia butuhkan
"waaah, hebat kamu, iya iya, ayo ketemu appa" kata dong hyuk
"kamu memang gak bisa melayani?" tanya yumi
"ehh, yumi, yama moto, biar kalian dapat potongan beda harga" kata dong hyuk berbisik
"bah, iya beneran, ayo ayo"
mereka menemui Diang juga menjelaskan sama kepada Diang, Diang senang karna yama moto hanya sekali bekerja dengan orang kurun waktu setahun setengah sudah bisa kumpulkan uangnya untuk buka usaha sendiri
sementara yumi adalah tipe yang memilih membahagiakan dan memberikan kekayaan pada keluarganya untuk buka usaha
dan memilih hanya menjadi pemegang uang saja tanpa mengolah kembali jadi usahanya
setelah semua disiapkan oleh donghyuk dan para staff disana, lalu diantarkan ke lokasi, dan yama moto menghubungi para pekerja pembangunan untuk mulai bekerja
beberapa hari berikutnya, yumi dan yama moto yang selalu datang mengecek para pekerja pembangunan sekalian mengecek apa saja stok yang kurang dan dibutuhkan
"hari ini kita tinggal saja ya" kata yama moto
"loh, ada apa?"
"aku ajak kamu ke mall, jalan jalan, mau kan? sekalian kamu kan jarang tuh jalan, lagipula kita gak jalan bareng kan selama ini" kata yama moto
"iya udah ayo"
yama diajak lagi untuk jalan ke sebuah mall, karna yama moto sudah tau semua dari dong hyuk jika yumi sejak lulus sekolah, tidak pernah lepas pekerjaan, selalu bekerja dan bekerja tidak pernah menghibur diri sendiri
yama moto mengajak jalan ke mall agar yumi semakin merasa senang dan mereka pun berpamitan pada para pekerja bangunan yama moto disana
__ADS_1
mereka habiskan waktu untuk jalan bersama di Fast mall, salah satu mall terbesar di seoul.
saat jalan melihat sekeliling, mereka berbelanja cukup banyak, mulai dari baju couple, celana couple, jam tangan non couple hanya sama warna, sepatu couple, dan jaket levis juga disana
setelah puas berbelanja, yumi dan yama moto pulang kerumah yumi untuk beristirahat setelah jalan bersama
hari hari pun dilalui yumi dan ia benar benar bisa melupakan semua hal tentang jonghyun, ia benar benar lupa segalanya seketika juga atas bantuan yama moto yang mengajaknya jalan jalan kemana mana
"yumi, aku pulang ya" kata yama moto
"emm, yama" kata yumi
"iya?" tanya yama berbalik badan
"thanks for today"
"iya, asal kamu selalu bahagia, karna aku ingin selalu buat orang yang kucintai bahagia" kata yama moto
mendengar itu, seketika yumi merasa melupakan jika sebenernya yama moto adalah pacarnya, yama moto pernah menyatakan perasannya dan yumi menerimanya yang itu artinya mereka berpacaran
tapi yumi sadar tentang itu malah menutupi setiap ayah ibunya datang kerumahnya
yumi selalu menghindar untuk mengenalkan sosok lelaki yang bisa mengambil hatinya sekarang yang ada didepannya itu
"besok ada agenda kemana?" tanya yumi
"aku pengen datang ke tempat kerja lama mu, di konter electronik itu, buat memesan beberapa barang buat ditempat kerjaku" kata yama moto
"kan masih lama bangunan selesai?" tanya yumi
"iya kan investasi saja dulu, nanti selesai pembangunannya tinggal ambil barang dan totalan saja berapa kurang atau berapa lebih duitnya"
"oh gitu? oya sudah"
"kamu ikut kan?" tanya yama moto
"iya ikut ikut" kata yumi
"yasudah, sana masuk, tidur, jangan melek malam" kata yama moto
"emm"
yumi mandi, setelahnya membersihkan ranjangnya untuk tidur malam, tapi ia kepikiran untuk menelfon ayah ibunya
pertama ditelfonnya adalah tasekawa, ayahnya
"halo, appa?" sapa yumi
"ya yumi? kamu belum tidur nak?" sapa tasekawa
"belum appa, aku mau tanya besok kamu kosong jadwal diluar kantor gak?"
__ADS_1
"enggak, appa besok di kantor saja, di butik saja nak, memang kenapa sih?"