
"datang ya ke jepang, papa akan memperlakukan mu seperti tamu kehormatan, papa janji"
"mama beri kabar setiap hari ya nak, dari china" kata suri
yumi hanya menarik napasnya, menahan kesal nya, ia tidak bisa melarang, keduanya memiliki hubungan tak baik dan mendapatkan kehidupan baik jadi tidak pantas jika yumi melarang itu
sementara didorm, yoongi bangun lebih awal, tapi ia menyadari tidak ada yumi, ia pikir masih tidur atau sibuk
hingga saat hoseok menyadari yumi tidak terlihat sejak pagi hingga siang itu
"kemana yumi, hyung?" tanya hoseok
"dia pamit pulang kerumahnya" kata sejin
"ahh, kapan? kok gak lihat aku dia perginya?"
"semalam, jam satu malam"
"ahh, tengah malam sekali?" tanya namjoon
"tidak tau, dia tetap mau izin pulang, kukasih karna kan ini week end, masuk hari liburnya juga" jawab sejin
yoongi berusaha menghubungi yumi beberapa kali tapi tidak ada yang angkat, member lain meminta agar yoongi bersikap lebih dewasa lagi memikirkan untuk tidak kuatir berlebihan
"sudah lah hyung, jangan telfon yumi, siapa tau dia sedang butuh waktu sendiri" kata namjoon
"iya, tapi aku kuatir padanya" kata yoongi
"ya kan dia pulang kepada orang tuanya juga" jawab hoseok
"tetap saja, kalian tidak tau bagaimana rasa kuatir"
"iya jangan berkali kali telfonnya juga hyung, nanti terganggu" jawab Jungkook
"udah lah aku yang paham sama dia ini"
sementara yumi, mencoba menutupi rasa sedihnya, ia tidak lagi peduli dengan apa yang akan di lakukan oleh orang tua nya, ia pasrah
keputusan orang tuanya adalah pilihan mereka dan yumi tidak bisa terus menolak keputusan yang menurut orang tuanya baik
"yumi, mama pulang dulu ya, persiapan untuk balik ke china" kata suri
"ya ma"
"papa juga pulang saja kerumah papa, papa juga akan persiapkan pernikahan meskipun masih lama" kata tasekawa
"ya pa"
"kamu baik baik disini, kabari ada apa apa" kata suri
__ADS_1
"ya ma"
"kamu kenapa tidak menjawab bersemangat?" tanya tasekawa
"tidak kok pa, biasa saja, belum makan, bentar lagi aku makan kok" kata yumi
sore itu, ayah ibu yumi berpamitan pulang, yumi mengiyakannya saja, sementara yumi masih di rumahnya, malamnya, yumi hanya diam dalam kamar
belum selesai masalah ayah ibunya yang akan memilih hidup dengan pasangan mereka masing masing, yumi dapat notifikasi banyak yang memberikan ucapan selamat kepada yama moto atas kelahiran anaknya
semakin dibuat sakit hatinya, semalaman ia berpikir tentang bagaimana kehidupannya yang benar benar merasa telah hancur
dimana masalah sebelumnya ia baru saja kehilangan waipo, orang paling dekat dan peduli dengannya dibanding keluarga nya yang lain
bahkan ia mendapatkan situasi dimana hoseok mulai bisa membuka hatinya untuk gadis yang dikenalkan oleh yumi sendiri bahkan
yaa, rasa sakit itu dirasakan begitu banyak, begitu bertubi tubi dirasakannya
paginya . . .
setelah semalaman merenung dan diam, yumi hanya diam di dalam kamarnya, ia tidak keluar sejak semalam, tidak makan, tidak mengunci pintu sejak semalam juga
semalam itu pula, yumi memikirkan banyak hal, bagaimana ia terbayang soal sahabatnya, pria pertama bahkan pria satu satunya yang mencintai yumi penuh ketulusan
mengingat jonghyun, betapa merasa sakitnya ia rasakan apa ini dirasakan nya juga sampai akhirnya memutuskan pergi?
"apa ini yang kamu rasakan jonghyung?" teriak yumi dari kamarnya kearah langit dari jendela
banyak hal ia pikirkan, mungkin akan disambut kedatangannya ke-kematian nya bersama jonghyun, itu jalan paling tepatnya, yumi mulai frustrasi tingkat tinggi saat ini
didorm, bangtan yang mulai pada bangun melihat yoongi sudah rapi
"akan pergi kemana?" tanya namjoon
"aku tidak bisa tanpa kabar darinya, aku akan menjemput yumi karna perasaanku tidak enak" kata yoongi
"ya, aku ikut saja" jawab namjoon
"aku juga akan ikut yoongi" kata seokjin
"hyung, aku juga pergi ikut kamu" jawab jimin
"iya, aku kuatir kepadanya jadi" kata namjoon
akhirnya member lain ikut dengan yoongi...
sesampainya dirumah yumi, yoongi langsung membuka pintu rumah itu tanpa mengetuknya lagi
"hyung, kamu tidak mengetuknya lebih dulu?" tanya Taehyung
__ADS_1
"tidak, aku sudah biasa, ini pintunya juga tidak dia kunci, aku makin kuatir"
dan mereka mencari yumi, dan benar saja, yumi ditemukan dikamar nya sudah dengan segelas obat nyamuk cair yang sudah hampir ditegak oleh yumi
beruntung yoongi sigap langsung menarik gelas dan melemparkannya hingga pecah
"yumi, gila kamu?" bentak yoongi
yumi pun meringkuk dan menangis disana, melihat itu, yoongi tidak tega, dipeluk oleh yoongi juga membuat yumi menangis dengan kencang, hanya cara ituyoongi menenangkan yumi disana sambil memeluk nya dengan sangat erat
disana member lain kaget melihat situasi yumi yang benar benar berantakan, mereka baru melihat kondisi ketika yumi depresi, dibalik sikap dingin yumi, yumi menyimpan masalah terbesar dalam kehidupannya
"jonghyun?" ucap yumi memanggil yoongi
"aku yoongi"
"yoongi? aaaas kamu seperti jonghyun" ucap yumi kembali menangis
member lainnya kaget karna tiba tiba saja yumi menyebut nama pria yang sudah lama meninggalkan dunia
"apa yang kamu lakukan? kamu mau bunuh diri?" tanya yoongi
"maafkan aku yoongi, aku tidak tahan" kata yumi
yumi terus menangis tanpa henti dalam pelukan yoongi agar melepaskan semua yang membuat yumi sakit, tapi yoongi paham pelukan yumi semakin kencang
yoongi paham, ia pun memberikan kode kepada member lain agar meninggalkannya berdua dengan yumi dan member lain menurutinya
"katakan, mereka sudah pergi" kata yoongi
"jangan lepaskan pelukan mu yoongi" kata yumi
"iya, tidak kok tidak"
yumi baru menjelaskan tentang beberapa masalahnya dari sang ayah dan ibu akan pergi menikah dengan pasangan mereka masing masing
pacar yama juga akan melahirkan
belum pagi aku tau soal hoseok yang mulai dekat dengan bulan
"aku ingin mengakhiri semua nya saja, aku ingin menemui jonghyun, hanya dia yang bisa mencintai aku dengan tulus" kata yumi
"yumi, dengarkan, ada aku disini, aku jauh lebih tulus dari siapapun orang didunia ini yang dekat denganmu" kata yoongi
yoongi meyakinkan yumi dengan sepenuh hatinya dan membuat yumi akhirnya mengurungkan niat nya untuk bunuh diri meskipun sempat berontak, teriak dan marah marah tapi yoongi terus berusaha agar yumi melihat kepadanya dan usahanya
"aku disini yumi, aku berjanji pada jonghyun disetiap doa ku, aku akan menjagamu, aku kenal jonghyun" kata yoongi
"kamu tidak akan meninggalkanku?" tanya yumi
__ADS_1
"tidak akan yumi"
"bahkan pria yang pernah berjanjipun kepadaku seperti kamu pada akhirnya meninggalkanku"