Super Freezer

Super Freezer
32


__ADS_3

"kok gak bilang ke aku kalau mau berhenti?" tanya yumi


"ya gak apa lah, yang penting aku berhenti bukan karna kamu" jawab yama moto


"heem, tapi kita kan setiap hari selalu datangi pembangunan kan, untung saja kita sering kesana, kalau kamu sering nemenin aku dan gak ngurusi pembangunan, aku yang merasa bersalah"


"ah aku biasa" kata yama moto


mereka lanjutkan makan camilan itu, setelah malam, mereka masak mie cup yang tadi mereka beli


sambil makan malam dengan mie cup itu, mereka sambil merencanakan akan pergi ke beberapa tempat wisata di beberapa kota kota di korea


"oh, berarti bebas dong gak ada sama sama ikatan berapa hari libur, kan kamu dah gak kerja lagi?" kata yumi


"makanya aku berani ajak jalan, kalau masih kerja, libur kan gak bebas" jawab yama moto


"iya ayo alu mau"


"tapi yumi, kemaren kan kita sudah ketemuan sama keluargamu dari ibu, aku juga sudah kenal waipo sama boodha" kata yama moto


"emm. terus?"


"aku pengen kenal sama keluarga paman tasekawa" kata yama moto


"oh, appa? terus gimana? mau ada janjian ke luar kota dulu kita pergi apa ketemu keluarga appa dulu?" tanya yumi


"terserah kamu saja"


"ya aku akan telfon dulu appa"


"ya kalau gitu kayanya masih ribet kan, pergi dulu ke luar kota"


"oh yaudah, karna juga hubungi appa terlalu mendadak, nenek kakek dari appa juga belum siap nanti malah ditundah"


"iya sambil jalan dulu saja hubungi appa"


saat mereka berlibur ke beberapa kota, lalu juga mereka sempat berada di gyeongnam ternyata sejin dan beberapa kru termasuk bangtan idol yang difokuskan oleh sejin sedang melakukan syuting disana juga


tiba pagi ketika bangun selesai sholat subuh, yumi duduk didepan penginapannya menunggu yama moto selesai lalu akan lanjutkan jalan hari itu


"sudah" kata yumi sambil keluar


"sudah, kita masih mau jalan kan?" tanya yama moto


"iya lah, ayo kemana dah"


"aku tidak tau daerah sini, tapi dulu aku pernah diajak ibu beberapa wisata disini"

__ADS_1


saat setelah selesai, mereka berpamitan untuk cek out dan memutuskan jalan dulu seharian sebelum sore mereka pulang


mereka membagi pengeluaran, untuk menginap dan makan urusan yama moto sedang kan untuk tiket masuk tempat hiburan, jajanan, makanan ringan urusan yumi


dan merekapun menuju kesebuah taman karna disana sangat enak untuk duduk berpiknik, tapi karna hari itu bukan hari libur, jadi kondisi jalan sedikit sepi


"di taman itu aku pernah sampai, enak suasananya, sejuk" kata yama moto


"iya? waah jadi tak sabar, tapi jalanan sini memang sepi?" tanya yumi


"lagi sepi saja, kan bukan hari libur ini"


"oh iya sih, biasanya liburan rame?"


"rame"


saat tengah jalan sambil mengobrol berdua yang akan menuju taman dimaksud yama moto, mereka melewati penginapan milik bangtan dan sejin


kebetulan sejin sedang mengawasi beberapa kru untuk set bangtan syuting youtube


jelaslah sejin melihat mereka jalan seketika seperti mengenal, tapi karna takut terlalu jauh jadi sejin memanggil mereka saja


saat yumi dan yama moto melirik barulah sejin mengingat itu adalah yumi dan pacarnya


"yumi?" sapa sejin


"sejin" sapa yumi


"ahh, aku jalan habis kan waktu saja, kamu ngapain?"


"aku urus syuting idolku" kata sejin


"ahh"


mereka pun duduk bertiga disana juga sejin menanyakan soal kerjaan yumi, yumi juga menjelaskan selepas ia berhenti dari SM, ia tidak lagi mendapatkan pekerjaan karna memang yumi tidak tau pekerjaan sekarang begitu sulit


"ahh, iya memang, sulit kerjaan, aku dengar diluar begitu, tapi aku mau berhenti juga kerjaan yang pas" kata sejin


"iya juga, aku juga sudah kupikir capek kerjaan gini aja terus"


"oh ya, kamu di SM berapa tahun?"


"setahun saja sejin, gak betah lagi sudah" kata yumi


"terus soal kematian jonghyun, apa kamu sudah berhenti bekerja atau masih disana?" tanya sejin


seketika yumi terdiam, yap saat sejin menanyakan tentang kabar jonghyun, seketika, yumi terdiam, menatap kearah wajah sejin dengan wajah berbeda dari baru saja ia menjelaskan tentang pekerjaan

__ADS_1


seketika yumi berpamitan pergi, tapi yama moto menjelaskan singkat tentang sikap yumi


"pak, maafkan dia, dia hanya sedang tidak mau membahas yang sudah terjadi" kata yama moto


"ahh yama, maafkan aku kalau aku salah, bilang kepada yumi" kata sejin


"baik pak, permisi" kata yama moto


yama moto berjalan mengikuti yumi dan mereka lanjutkan jalan, yama moto mencairkan suasana dengan mengajak yumi mengobrol membahas beberapa daun daun yang ada di beberapa pohon disana


"semacam musim gugur ya?" tanya yama moto merubah suasana hati yumi


"iya, sejuk beneran" kata yumi


"anginnya memang enak terasanya makanya jadi destinasi paling disukai" kata yama moto


sementara sejin melihat kearah yumi merasa bersalah, mungkin begitu menyakitkan memang kehilangan jonghyun apalagi seperti sejin tau, yumi adalah pengurus utama mereka kan, sejin pun kembali kearah bangtan


hari berlalu, yumi dan yama moto kembali dengan kesibukan mereka di seoul, kota mereka


setelah berlibur ke gyeongnam, mereka menghentikan dulu bersenang senang karna yumi akan berusaha lagi mencari pekerjaan


tapi ia menolak untuk ditemani oleh yama moto, karna yumi tau yama moto ada kesibukan sendiri dengan pembangunan usaha yang sudah hampir finishing


saat yumi berjalan berkeliling mencari pekerjaan, ia berjalan melewati salah satu caffe, ia pun penasaran dan masuk lalu melihat menu di caffe itu hanya minuman ia memesan segelas minuman kopi putih dan menikmati nya siang itu


tapi seseorang disana terkesan dengan aroma tubuh pada yumi, ia melewati yumi dengan mengendus tapi ia melihat kearah wajah yumi yang melirik balik arahnya lalu kembali membuang muka


beberapa hari berlalu, dimana yumi sudah hampir menyerah mencari pekerjaan, tapi seperti malaikat penolong, saat yumi duduk sendirian disalah satu kursi pinggiran jalan, dong hyuk menyapanya


"yumi" teriaknya


"dong hyuk?"


"lagi ngapain?"


"lagi santai saja sambil istirahat"


"kamu gimana dapat kerjaan?"


"tidak, aku juga hampir menyerah, paman Diang benar, aku yang keras kepala, sok bisa nyari kerjaan sendiri"


"kamu mau ikut aku? aku kasih deh kamu kerjaan, tapi yaa di tempat usahaku" kata dong hyuk


"mau banget mau" kata yumi dengan semangat


"benar? kalau mau ayo ikut, nanti ketemu sama appa ku juga ya"

__ADS_1


"iya deh ayo"


setelah sampai ditempat usaha miliknya, lalu bertemu dengan Diang diruangan kerja, yumi akhirnya dapatkan kerjaan baru, ia tidak peduli harus angkat berat yang penting ia kerja lagi


__ADS_2