Super Freezer

Super Freezer
70


__ADS_3

"yumi, ini jalan nya memang kesini?" tanya jungkook


"ya" jawab yumi


"yumi, jalan nya memang gak bisa buat mobil?" tanya seokjin


"iya, hanya motor bisa masuk" kata yumi


"ahh kecil sekali tempat rumahmu" kata seokjin


mereka pun sampai dirumah yumi dan masuk, disana yumi langsung masuk kamar nya tapi para member malah berpencar sibuk masing masing


"kalian mencari apa sih?" tanya yumi


"yumi, ini kamar mandimu?" tanya taehyung


"iya" jawab yumi


taehyung melirik sana sini menciumi satu persatu botol botol dikamar mandi


"kamu cari apa sih?" tanya yumi


"aku cari wangi yang membuat badanmu tidak pernah bau, pakai parfum atau sabun apa kamu?" tanya taehyung


"astaga gak ada lah, memang aku gak pernah pakai apapun buat wangi tubuhku" kata yumi


ternyata member bangtan lainnya juga mencari hal yang sama dengan taehyung, apa yang mmebuat yumi selalu terasa wangi setiap hari


tapi mereka tidak menemukan apapun disana


"sudah? aku bawa baju ini saja, karna barangku cuma ini" kata yumi


"sini aku bawain" kata taehyung


taehyung, jimin dan jungkook membantu yumi membawa beberapa barangnya


yumi mampir sebentar kerumah jungsi yang disana sudah ada jungsi bersama diang..


yaap, jungsi semakin sibuk dengan hubungannya dengan diang membuat yumi merasa itu menjadi perubahan dimana dulu jungsi memerhatikannya sekarang tidak


"permisi" kata yumi


"yumi" sapa jungsi


"aku mau kembali kan kunci kontrakan, ini sekalian uang selama aku belum bayar, terimakasih untuk kebaikannya selama ini untukku bu" kata yumi


"yumi, kenapa kamu pergi?" tanya jungsi


"saya permisi bu" kata yumi


yumi masuk menyapa jungsi dan memberikan kunci itu lalu pamitan pergi tanpa menjawab apapun pertanyaan jungsi kenapa memutuskan pergi

__ADS_1


yumi pun pergi kembali bersama bangtan, sesampainya di dorm, yumi menurunkan barangnya dibantu jimin dan jungkook


"selamat datang" sapa sejin


"sejin, aku dapat kamar dimana?" tanya yumi


"ada kok kamarmu, sudah aku beresin barang barangnya"


"dikamar tidak ada kunci itu?"


"tidak, itu aku jadikan gudang, gudang dibelakang aku bersihkan untukmu, karna itu kamar ada kuncinya dan sedikit luas" kata sejin


"nah bagus, kalau ada kuncinya" kata yumi


yoongi seketika langsung paham kenapa yumi mengatakan itu tapi tidak dengan member lain


malam nya, yumi sibuk dengan beberapa baju nya yang ia bawa untuk di tata di lemari yang ada dikamar itu, lalu hari berikutnya ia kembali sibuk dengan pekerjaan nya seperti sebelumnya


malam itu, yumi bersantai, di mini bar dapur dengan segelas teh panas buatannya, sambil terdiam sendiri


"yumi" teriak namjoon


"ya"


"disini, barengan, ngapain disitu"


"ya" jawab yumi


bangtan berjalan satu persatu duduk di mini bar bersama yumi


"apa?" tanya yumi melihat mereka mendekati nya


"aku khawatir padamu" kata jimin


"kenapa?"


"kita tau kamu sedih kehilangan nenek, semoga nenekmu baik baik disana" kata jimin


"iya yumi, maafkan kita gak sempat datang, kita janji akan datang ke makam kalau sedang kosong jadwal sama sekali" kata taehyung


"hemm. terimakasih" kata yumi menunduk


dan kali pertama dimana selama bangtan mengenal yumi, yumi mengatakan ucapan "terimakasih"


hoseok menyentuh lengan yumi dan mengatakan alasan mereka ingin dekat denganmu agar disaat begini bisa menguatkan


"yumi, sekarang kamu tau kan alasan kita ingin dekat denganmu, jadi teman mu, bukan hanya ingin menaklukan sikap kaku mu, tapi karna untuk ini, saling menguatkan" kata hoseok


"hemm, aku salah berpikir buruk pada kalian" kata yumi


sejak itu hubungan mereka lebih baik, tapi bukan berarti hubungan baik tapi member bangtan tetap diam saja, apalagi mereka memiliki bukti tentang beberapa kejanggalan dari yumi

__ADS_1


besoknya, yumi bangun pagi, mengurusi semua kebutuhan wardrobe bangtan, baik wardrobe pribadi atau kebutuhan syuting dan konser dan acara acara lainnya


disini lah bangtan pun mulai melakukan misinya


dimulai saat bangtan makan, tapi bangtan menyutuh sejin untuk menyiapkan makan mereka bersama, jadi biar bangtan bisa makan bersama staff lainnya


"kemana saus tiramnya?" tanya yumi


"ahh di belakang yumi, iya kamu ambil dah" jawab song yung


"baiklah"


saat makan bersama, yumi pergi kedapur mengambil saus tiram di dapur yang tertinggal, saat yumi pergi, seokjin dengan cepat memasukkan bubuk cabai agar tidak ada yang tau


yap.. bubuk cabai tapi bukan pada makanan yumi tapi malah kepada lemon tea buatan yumi, bubuk cabai dimasukkan tentu akan membuat rasanya aneh kan


yumi pun kembali dengan saus tiram lalu memberikan pada song yung


"ini.. aku sudah" kata yumi


"okeh, terimakasih" jawab song yung


saat yumi kembali makan, bangtan memerhatikan yumi detik demi detik setiap suapan hingga makanan yumi habis dan benar saja saat yumi meminum lemon tea nya seketika bangtan membelalak karna apa yang dikatakan seokjin benar soal yumi tidak memiliki indra perasa


yumi dengan santai nya menghabiskan minumannya tanpa merasakan rasa pedas di minumannya lalu berjalan pergi ke dapur untuk mencuci piringnya sendiri


seketika itu semua member bangtan hanya diam dan sesekali saling memandang satu dengan lainnya..


waktunya berlalu, dimana tengah malam, yumi terbangun untuknya sholat malam, tapi setengah sholatnya, yoongi masuk kedalam kamar yumi diam diam dan melihat pertama kalinya dalam sejarah yumi mengenakan mukenah


yumi sendiri sedang sholat seketika mendengar pintunya terbuka, ia sedikit takut karna ia lupa menguncinya


pintu kamarnya itu akan berbunyi ketika dibuka sementara yumi tidur dikamar bekas gudang dan tempatnya diluar pula, tidak jadi satu dengan dorm utama


saat selesai sholat, yumi bangun dan menoleh kearah belakangnya dan melihat yoongi sudah duduk diatas ranjang tidurnya seketika yumi kaget dan berjalan selangkah kearah belakang


yoongi seketika melihat wajah yumi begitu sejuk dan tenang ketika mengenakan mukenah itu


"ada apa?" tanya yumi


"aku datang cuma mau minta maaf soal malam itu, aku hanya memikirkan nafsuku, maafkan aku" kata yoongi sambil menunduk


"tidak masalah, keluarlah saja, aku akan tidur" kata yumi


tapi saat yoongi berdiri, seketika ia membelalak kaget karna suara ketukan dari pintu kamar itu


"siapa?" tanya yumi


"aku, hoseok, aku boleh masuk?" tanya hoseok


seketika yoongi bingung, ia berdiri dibalik pintu saat yumi membukakan pintu untuk hoseok

__ADS_1


yumi pun keluar tapi ia lupa jika masih memakai mukenah nya membuat hoseok speechlees melihat betapa cantiknya dan sejuknya melihat wajah yumi sedang memakai mukenah seperti ini


__ADS_2