
saat makanan diantarkan oleh pelayan lain, anak laki laki ibu itu memerhatikan wajah pengantar makanannya tapi bukan staff yang tadi lagi ia lihat
mereka makan malam bersama disana, sementara yumi yang mengurus pelanggan lain pun mulai mengurang pekerjaannya karna resort akan tutup sekitar jam 7 malam
yumi bersiap siap pulang dan sesampainya dirumah, ia mandi, lalu istirahat tidur untuk esoknya kembali bekerja
esoknya yumi kembali bekerja..
"yumi, siapkan untuk dua tempat ya, di balkon atas lantai dua, sisi kiri saja sudah dibooking, kamu kasih tulisan ini dikedua mejanya ya" kata bos
"iya bos"
"ini dilantai kedua tapi bagian dalam, dekat jendela yang kearah view belakang resort"
"baik, oh ya untuk menu hari ini berarti yang dipesan akan ditutup saja?" tanya yumi
"iya, karna kemungkinan mereka akan memesan cukup banyak, jadi pesanan untuk menu itu ditutup sementara, bilang sama pelanggan kosong saja"
"baik"
yumi kembali bekerja seperti apa yang diperintahkan oleh bosnya,
hari berjalan, dimana waktu berjalan begitu cepat dan masuk di tahun ketiga sejak yumi lulus dari sekolahnya
dan dari hasilnya bekerja di resort itu, yumi lebih cepat mengumpulkan uang karna gajinya memang lebih tinggi dibanding gaji gaji sebelum nya
ia juga sudah mendapatkan orang yang akan ia beli tanahnya untuk ia membangun rumahnya sendiri tapi baru akan pergi bertemu pemilik tanah, yumi mendapat kabar jika kakak pertama dari ibunya sedang ada masalah dengan suaminya di amerika
yumi menemui suri dan disana ibunya menjelaskan tentang yang dialami oleh bude yumi itu
kakak pertama dari ibunya itu bernama inggrid bercerai dengan suaminya kasus selingkuh dan paspor kepulangannya ke korea sudah di robek oleh suaminya, tapi identitas warganegara inggrid di amerika sudah dibakar habis oleh suaminya
"terus? berarti harus mengurus untuk visa paspornya dulu kan, kembali kesini?" kata yumi
"iya yumi, tapi kita juga harus mengurus kembali kependudukan inggrid kan, jika tidak bagaimana dia tinggal, tidak akan tenang"
"iya ma gak masalah, yumi bantu, yumi sudah sisihkan uang" kata yumi
"beneran yumi? makasih ya nak"
"iya lah, bibi inggrid kan juga keluarga yumi, jadi yumi wajib membantunya"
yumi tidak jadi membeli tanah dan ia memutuskan membantu inggrid saja mengurus semua urusan inggrid di amerika bersama suami inggrid
__ADS_1
hari berlalu, yumi yang masih bekerja pun mengerjakan pekerjaan nya seperti biasa
tapi ia kepikiran jika ia harus pindah tempat kerja lagi. ditempat itu sudah membuatnya merasa sial sudah mendapatkan masalah
yumi sangat percaya jika ada masalah meskipun tidak ada sangkutan dengan pekerjaan, artinya udah sial dan harus ia keluar dan mencari baru pekerjaan
saat yumi menghubungi kembali diang untuk mencarikan pekerjaan baru, diang kaget karna itu baru pertama kali yumi bekerja belum genap setahun sudah berhenti
"loh, yumi, ini kamu kerja baru 8 bulan loh" kata Diang
"iya paman, sudah bosan, aku baru saja sudah mengurus keperluan bibi ku yang di amerika karna ada masalah dengan suaminya disana, jadi aku pakai uangku buat urus itu"
"oh, jadi kamu batalin itu karna bantu inggrid?" tanya Diang
"iya paman"
yumi menjelaskan semua kepada diang dan diang pun langsung paham
diang begitu kenal semua keluarga yumi, bahkan hingga ke bibi yumi yang ada di luar luar negri, juga bahkan dengan masalah masalah mereka semua diketahui oleh diang
karna Dong hyuk sudah seperti anak ketika ia datang kerumah yumi, entah kerumah keluarga yumi yang mana, begitupun dengan yumi jika datang ke rumah dong hyuk sudah apa apa tinggal ambil layaknya rumah sendiri
itu juga berlaku dengan dua teman dekat yumi dan dong hyuk juga yaitu Lini dan Noly tapi spesialnya lagi karna diang dan tasekawa adalah bersahabat sejak kecil
"iya paman saya tunggu saja" kata yumi
banyak hal mengapa yumi dan dong hyuk sudah layaknya adik kakak kembar beda rahim, karna mereka sama sama dari keluarga hasil perceraian hanya saja yumi lebih beruntung karna ibu dan ayahnya masih kompak mengurus nya berbeda dengan dong hyuk yang ibu kandungnya sudah beberapa kali menikah disana
hanya tersisa diang lah yang penuh mengurus dong hyuk tanpa menikah lagi dengan wanita lain
hari berlalu, tidak ada pekerjaan dirumah, kesempatan untuk yumi melakukan banyak hal dirumahnya, mulai dari mencuci semua baju yang kotor, bahkan yang baru dipakainya juga langsung di cucinya
lalu membersihkan seluruh sisi rumahnya, menyapu, bahkan mengepel rumahnya, lalu memasak, meskipun rasanya begitu saja dimulutnya
selesai semua urusan pekerjaan, tak lama seseorang mengetuk rumah yumi, yumi pun berjalan dan membukakan pintu rumahnya dan yang datang adalah Lini
"Lini ayo masuk sini" sapa yumi
"yumi, aku gak kerja ini"
"oh ya? terakhir dimana?"
"di rumah makan di itaewon kan, aku kerja masih disana dan ini baru berhenti"
__ADS_1
"oh ya? sejak lulus sekolah itu kan kamu kerja disana? tiga tahun dong"
"iyaa lebih"
"terus kok berhenti mendadak?"
"akhir akhir sepi pelanggan, jadi aku dan staff lainnya diberhentikan untuk mengurangi pengeluaran keuangan mereka"
"astaga, ya terus gimana?"
"aku nyari paman Diang, lagi keluar kota"
"oh iya ada kerjaan dia, tapi ini besok dia janji kasih aku, aku juga baru selesai kerjaan di resort"
"lah, resort? kamu kerja pertama bukannya di butik?"
"itu dua tahun lalu kan, awal keluar sekolah"
"terus sekarang maksudnya kemaren di resort?"
"ya sebelum resort di pabrik kemeja" kata yumi
"astaga masih aja ini anak tukang bosan" kata Lini
"hahah biasa kan"
hari itu, Lisi seharian dirumah yumi mengobrol dan berbagi banyak cerita selama mereka bekerja
"tae yan lagi apa dia sekarang ya?" tanya Lini
"oh kamu udah putus kata dong hyuk?"
"iya, aku putus baik baik kok, aku gak bisa pacaran jauh"
"lah, bukannya tae yan hanya di jeju kerjanya?"
"ya tetap itu jauh kan dari sini"
"hala dasar kamu ini memang dasarnya kamu manja jadi jauh lama lama gak bisa" kata yumi
"tau lah, jadi susah lah buat pacaran jauh jauh" sambar Lini
"emm iya juga ya"
__ADS_1
tae yan yang dulu sempat menyapa yumi saat akan pergi dari sekolah adalah pacar dari Lini, tapi mereka sudah putus sejak 2 bulan lalu karna LDR yang tidak bisa dijalani keduanya