Super Freezer

Super Freezer
97


__ADS_3

karna kesal akhirnya yumi mengatakan semuanya kepada hoseok alasan ia tidak mau menerima hoseok meskipun ia sebenarnya juga cinta pada hoseok


"memang kenapa denganmu?" tanya hoseok


"karna aku bekas yoongi, aku tidak akan memberikan kepada siapapun bekas yoongi kepada siapapun kecuali pada yoongi" kata yumi dengan tegas


"meskipun aku mencintai kamu bukan yoongi" ucap yumi lagi dengan nada sedikit pelan dan lembut


seketika hoseok memeluk yumi dari belakang dan menangis disana, ia rela dan menerima semua yang sudah jadi bekas orang lain pun


"yumi, aku rela menerima kamu meskipun bagaimana kamu" kata hoseok memeluk yumi dari belakang


yumi membalikkan badannya dan membalas pelukan hoseok dengan pelukannya, yumi menangis disana


"aku tidak pernah menangis dalam hidupku karna itu akan membuatku terlihat lemah, tapi aku kali ini benar benar lemah, maafkan aku hoseok, aku memang mencintai kamu, tapi aku juga tidak bisa bersama mu" kata yumi dalam pelukan hoseok


disana mereka saling peluk dan saling mengatakan perasaan mereka yang ternyata sama sama menyukai tapi situasi tidak membolehkannya bersatu


yumi keras dengan pilihannya, jika ia tidak akan pernah memberikan hidupnya atau separuh cerita dan kisah nya untuk lelaki selain yoongi


bukan karna cinta, tapi karna yumi sudah memprinsipkan hatinya, siapa yang telah mengambil kehormatannya dia yang harus bertanggung jawab


ingat bukan berarti cinta, tapi bekas itu tidak bisa diberikan pada orang yang baik sebersih hati hoseok


"aku mencintai kamu, tapi aku akan menyimpannya, tidak untuk kita bersatu dalam ikatan hubungan tapi dalam pertemanan" kata yumi menatap tajam kedua mata hoseok


"apa kamu melupakan aku?"


"tidak, aku tidak pernah melupakan kamu, aku akan ingat hari ini, aku menyatakan perasaanku kepada lelaki pertama kalinya" kata yumi


"kamu bahagia bila dengan yoongi hyung?"


"biar itu urusanku, bukan urusanmu, urusanmu ya kebahagiaanmu sendiri" kata yumi


"yumi"


"ya?"


hoseok memeluk sekali lagi yumi tidak bisa menahan tangisnya, tangisan yang akan membuatnya jauh lebih lega


lega karna sudah mengatakan perasaannya


lega karna yumi juga menyukainya

__ADS_1


lega karna segala penat di hatinya tercurahkan dalam dipelukan yumi


"aku percaya sekarang cinta memang tidak harus memiliki" kata hoseok


"sekarang waktumu untuk membuka hati untuk orang baru, hoseok, kamu orang paling baik yang pernah aku kenal jadi tidak akan ada yang menggantikan posisi mu dari hati ku sebagai yang paling spesial meskipun aku bukan ditakdirkan bersama denganmu" kata yumi


disana, keduanya melepas pelukan mereka, mengusap air mata mereka masing masing, tapi tak lama hoseok menyentuh pipi yumi


"terimakasih karna kamu sudah menyukai ku setidaknya aku menyukaimu tidak bersebelah tangan" kata hoseok


yumi pun melakukan kerjaannya lagi, sementara hoseok pergi keluar dari ruangan wardbrobe


sore pun tiba, bangtan pulang, yumi melihat kearah hoseok yang sudah bisa tertawa lagi dengan member lain, sudah bisa melupakan apa yang mereka batu saja lewati


mungkin langkah berikutnya, yumi akan bertahan sendiri dan menahan rasa sakit jika nanti hoseok benar benar membuka hatinya untuk wanita lain


dan yang ia lakukan, membuka hatinya untuk lelaki yang mengejarnya hingga kini yaitu yoongi


ia mulai membuka mata dan hati nya untuk yoongi dimana ia baru sadar sekarang bagaimana yoongi belajar menjadi pria yang menghargai wanita muslim


ia baru sadar yoongi tipe yang tidak membuka auratnya


tipe yang tidak mau menyentuh fans muslim nya


dan menghargai segala ajaran ajaran dalam muslim


tidak hanya muslim, yoongi juga menghargai agama lain selain agama nya sendiri sebagai bentuk bagaimana ia begitu besar menyukai yumi, gadis muslim yang dicintainya


saat malam tiba, yoongi terbiasa tidak tidur karna ingin melihat yumi dengan pakaian ibadahnya ditengah malam


"yoongi?" sapa yumi kaget


"kamu mau kemana?" tanya yoongi


"ke kamar mandi, ambil air wudhu untuk sholat" kata yumi


"aku temani?"


"mana ada ditemani pria, kamu tunggu disini saja, memang ada apa?"


"tidak, aku ingin ada yang mau aku tanyakan saja, aku ingin kita mengobrol santai saja, seperti kamu dengan hoseok jika hoseok tidak tidur kamu selalu menemani"


"iya, tunggu"

__ADS_1


yumi melakukan sholatnya lalu menypa yoongi yang diam di depan kamarnya


"kamu kenapa masih pakai itu?" tanya yoongi


"diluar dingin, sekalian ini (mukenah) kotor" kata yumi


"memang kamu melakukan ibadah harus jam segini?"


"iya, jika bisa melakukan, tapi bukan wajib, yang wajib pada saat pagi hari, siang hari, sore lalu awal awal malam, begitu diulang sampai kembali paginya, siangnya dan seterusnya" kata yumi


"apa tidak capek lebih banyak melakukan itu?"


"tidak lah, namanya kewajiban" kata yumi


"ahh... oh, bukannya kamu sebenarnya bukan muslim kan ya?" tanya yoongi


"bukan, ayah ibuku katolik dan kristen, tapi aku tidak perna menggolongkan diri ku memihak ayah atau ibuku, aku mencari diriku sendiri, dan aku masuk dalam islam"


"ahh"


disana awal dimana yumi mulai menjelaskan beberapa hal dalam agamanya, lalu yoongi mendengarkan dengan teliti, dan mulai belajar menghargai agama muslim dari yumi


paginya..


mereka bersiap siap untuk pergi ke agenci, untuk latihan disana dan siangnya akan pergi ke tempat konser mereka


yumi tidak ikut karna memang bukan pekerjaanya mengawasi bangtan latihan, jadi yumi tinggal di agenci


sibuk masing masing, membuat yumi dan bangtan jarang bertemu karna yumi juga sering pergi keluar agenci utnuk membeli beberapa wardrobe baik make up, costume dan aksesoris lainnya


hari dimana yumi sedang sibuk membelikan beberapa barang untuk bangtan atas suruhan kerjaan. sepulang dari sana, yumi mendapatkan selembaran dari karyawan dealer yang menyebarkan brosur untuk promo besar besaran mobil showroom nya


"kak, permisi, mungkin minat dengan mobilnya, bisa langsung datang atau tanya tanya hubungi saja yang tertera" kata karyawan itu


"emm kak, kalau saya cari mobil untuk masuk setidaknya 10 orang?" tanya yumi


"ada kak, silahkan datang ke lokasi"


"okeh, di alamat ini?"


"ya"


yumi pun datang dan melihat lihat disana, lalu bicara dengan bos pemilik tempat showroom mobil disana dan yumi akhirnya membeli mobil piknik yang cukup untuk 10 orang yang sudah terdapat mini dapur, mini toilet hingga televisi disana, untuk bangtan pergi berlibur agar tidak terpisah mobil antar member satu dengan member lainnya

__ADS_1


setelah memesan, memberikan uang untuk dp pembayaran mobilnya lalu menyiapkan semua sendiri tanpa sepengetahuan bangtan


yumi mendekorasi sendiri untuk mobil yang ia beli itu dengan banyak aksen unik bertema bangtan


__ADS_2